Astronom menditeksi sinyal di konstalasi rasi bintang Hercules, mungkin sinyal kuat tersebut berasal dari alien pintar.

Jarak sinyal yang terditeksi berasal dari 100 tahun cahaya. Indikasi kuat adanya kontak dari dunia luar. Alexander Panov fisikawan Lomonosov Moscow mengatakan sumber sinyal tersebut berasal dari tata surya HD164595.

Bila sinyal tersebut memang ada dan dikirim oleh mahluk hidup lain. Artinya sinyal mulai dipancarkan sejak 100 tahun lalu atau sudah dipancarkan sebelum 1916 dan baru sampai di Bumi pada 2016.

Terditeksi pada 15 Mei lalu oleh teleskop radio Ratan 600 yang ditempatkan di Karachay-Cherkessia Rusia.

The signal was received on May 15, 2015, 18:01:15.65 (sidereal time), at a wavelength of 2.7 cm. The estimated amplitude of the signal is 750 mJy.

Berdasarkan kekutan sinyal yang jauh tersebut. Peneliti menghitung sinyal mercusuar isotropik radio mungkin berasal dari peradaban maju. Mungkin peradaban tingkat 2 dari skala Kardashev. Artinya mereka memiliki peradaban beberapa ribu tahun dari kita. Tapi, bila sinyala tersebut ditujukan langsung ke arah kita yaitu Bumi. Artinya peradaban mereka malah sudah ditingkat 3, atau jauh lebih cerdas dari manusia. Mereka sama saja mahluk yang sudah lebih maju 10.000 tahun bahkan 1 juta tahun di depan kita.

Tetapi sinyal yang diterima mungkin saja salah, bisa saja dari sumber lain yang tidak diketahui.

Dibawah ini grafik sinyal dari frekuensi radio yang diterima oleh antena teleskop Ratan 600

Alien HD164595 terditeksi di Bumi Mei 2016 sinyal dari 100 tahun cahaya
Update September 2016
Dr Ellie Arroway mengkoreksi bahwa sinyal tersebut kemungkinanbukan datang dari alien, tapi dari bumi sendiri. Teleskop Ratan-600 dapat mendengar frekuensi antara 1-22,7Ghz untuk mencari sinyal sangat lemah. Tapi sinyal yang terditeksi memiliki panjang gelombang 2,7 meter. Dan hanya 1 sinyal terditeksi dari 39 kali percobaan. Mungkin sinyal berasal dari peawat atau satelit di atas Bumi.
Mungkin hanya alarm palsu, seperti penemuan dari teleskop Parkes di Australia. Ketika tim astronom salah menditeksi suara dari microwave dan tertangkap di teleskop radio.

+ Centauri Dream