Update November 2016
Pemilik Samsung Galaxy J5 Lamya Bouyirdane di Pau Perancis mengatakan ke AP.

Dia meminta anaknya mengambil smartphone J5, tapi terdengar di lempar. Karena ponsel tersebut membengkak dan mengeluarkan asap. Smartphone J5 yang baru di beli Juni 2016, pernah di awah ke Maroko dan tidak ada masalah. Samsung belum memberi komentar, sampai memperoleh dan memerika unit yang terbakar tersebut.
Kelihatannya hanya satu unit ini saja yang bermasalah, karena sudah dipasarkan tahun 2015, dan setahun kemudian satu unit dibawah ini yang di publikasi.


Baterai Galaxy J5 meledak di Perancis

 Update Oktober 2016
Pemilik Galaxy Note 7 menukar smartphone dengan Galaxy S7 Edge. Tapi meledak ketika di charger semalaman. Pemiliknya mengatakan mengunakan charger original.
30 Mei 2016, penguna Galaxy S7 Edge Daniel Ramizer telah mengajukan tuntutan ke pengadilan New Jersey. Karena smartphone meletup di kantung ketika di abekerja di proyek konstruksi Amazon Bookstore 30. Dia mendapat luka bakar tingkat 2 dan 3. Smartphone dibeli di Best Buy pada Maret 2016.


Unit penganti Galaxy Note 7 meledak ketika pemilik boarding ke pesawat Southwest Flight 994 di Louisville International Airport. Unit yang meledak tersebut bukan model Galaxy Note 7 yang bermasalah, tapi unit baru yang menjadi penganti. Pemilik smartphone mengatakan, smartphone mendadak menjadi panas dan asap keluar sampai 75 penumpang di evakuasi keluar dari pesawat. Menurut laporan The Vergi, pemilik smartphone menegaskan bahwa smartphone yang dibawa adalah unit penganti yang diberikan oleh AT&T pada 21 September 2016. Smartphone tersebut sudah dimatikan dan ditaruh di saku pemilik ketika meledak. Pemilik smartphone Brian Green mengatakan smartphonenya asli sebagai unit penganti. Dengan icon baterai berwarna hijau.

Karyawan kantor pos di Inggris (Royal Mail) dilaporkan menolak pengiriman Galaxy Note 7. Karyawan kantor pos diberi arahan untuk memeriksa denganketat dan menanyakan isi paket bila berisi smartphone tersebut. Karyawan kantor pos menolak pengiriman smartphone yang bermasalah untuk dikirim ke Samsung.

Di Taiwan seorang wanita sedang berjalan jalan pada jam 7. Kantung celana terasa panas, dan dia mengeluarkan smartphone Galaxy Note 7 dari kantong dan menjatuhkan ke tanah. Smartphone terlihat terbakar dengan asap putih. Setelah menunggu satu menit terlihat asap keluar dari smartphone dan mengambil kembali smartphone yang rusak. Unit yang dibeli pada bulan Agustus dan telah ditukar dengan unit baru 10 hari lalu sebelum kejadian

Satu lagi penguna Galaxy Note 7 membeli bulan Agustus, dan ditukar dengan unit baru 21 September 2016. Pemiliknya Abby Zuis 13 tahun, merasakan bau terbakar. Dia menjatukan smartphone setelah ibur jarinya sempat terbakar. Smartphone kembali mengeluarkan asap dan membengkak sampai merusak bodi. Laporan kedua terjadi di Farmington Minnesota Amerika

Badan pengawas keamanan produk konsumen mengeluarkan pengumuman kedua untuk mengembalikan Note 7. Sudah 23 smartphone meletup, karena user masih mencoba mengunakan smartphone Note 7.

Baterai Galaxy Note 7 meledak kedua di Farmington Minnesota

6 Oktober 2016. Michael terbangun jam 4 pagi. Setelah mendengar suara ditempat tidur. Mic mengatakan baru seminggu mendapatkan unit penganti, dan dia melihat ruang kamarnya sudah berasap. Smartphone tidak di charger dan dibiarkan sendiri. Samsung menghunghi Mic dan meminta penyelidikan dengan smartphonenya, tapi ditolak.

26 September, unit penganti dari penguna di Korea Selatan mengatakan, smartphone Galaxy Note 7 penganti juga bermasalah. Katanya menjadi panas dan masalah di baterai.

Dari harian Korea Times, mengabarkan Samsung menghentikan sementara produksi Galaxy Note 7 setelah 5 kejadian terbaru dari unit penganti.




Galaxy Note 7 untuk pasar US ditarik oleh Samsung karena masalah baterai. Penguna bisa mendapatkan penganti unit yang bermasalah
Samsung mendapatkan 35 laporan kerusakan smartphone akibat baterai Galaxy Note 7 meledak.
Smartphone Galaxy Note 7 untuk versi China tidak ditarik dari pasar, karena mengunakan suplier pabrik baterai berbeda

Samsung dikabarkan tidak mengunakan baterai SDI lagi untuk Galaxy Note 7. Dimana perusahaan tersebut adalah bagian dari Samsung sendiri, dan menyuplai 70% baterai untuk perangkat Samsung.
Pabrikan lain yang membantu membuat baterai untuk Samsung adalah pabrik ATL China, sebelumnya hanya menyuplai 30% baterai untuk Samsung.
Perusahaan SDI mulai mengembangkan baterai permanen di akhir 2014. Awalnya membuat baterai permanen ke Samsung untuk Galaxy S6 dan Edge.

Dampak penarikan baterai.
Samsung menarik 2,5 juta Galaxy Note 7 dari pasar. SDI akan mengalami kerugian besar, mencapai 16 juta dollar akibat masalah baterai yang disuplai ke Samsung. Sedangkan Samsung memperkirakan biaya kerugian penarikan Galaxy Note 7 mencapai 1 miliar dollar

Samsung resmi menarik semua produk dengan baterai bermasalah tersebut. Pembeli mendapatkan pengembalian uang atau menunggu untuk mendapatkan unit penganti. Di Amerika sebagai pasar smartphone Galaxy Note 7 pertama, sudah mendapatkan smartphone penganti.

Bloomberg 13 Sep 2016, mengutip masalah lempeng baterai lihtium Samsung Galaxy Note 7, dan baterai yang bermasalah dibuat oleh anak perusahaan Samsung SDI.
Kesimpulan sementara, adanya kesalahan produksi yang menempatkan lempeng di sel baterai. Sisi kutub negatif dan positif dapat terjadi kontak, lalu memicu kelebihan panas. Samsung membutuhkan waktu lebih lanjut untuk penyelidikan menyeluruh, untuk memastikan penyebab pasti dari kerusakan baterai SDI.

Seperti berita dibawah, kesalahan diperkirakan bukan dari sistem charger dan kabel. Melainkan produk baterai yang tidak aman.


Baterai smartphone Galaxy Note 7 meledak ketika di charge dengan USB tipe C.
Smartphone Galaxy Note 7 adalah model baru, dan relatif memiliki baterai dalam kondisi baik. Tapi smartphone tersebut terlihat membuat isi smartphone rusak, karena baterai membengkak dan meledak.
Insinyur Google sudah mengumumkan pengujian dan test pengunaan kabel USB tipe-C harus mengunakan standar kabel yang sudah di sertifikasi. Beberapa kabel tidak memenuhi syarat yang ditentukan. Bukan kabel dengan merek tidak jelas saja akan berbahaya digunakan. Termasuk produsen bermerek mengalami masalah pada produk kabel USB tipe-C buatan mereka. Satu kabel USB tipe-C memberikan power sampai 15V/DC, bila tersambung ke smartphone dapat merusak perangkat kata insinyur Google

Baterai Galaxy Note 7 meledak ketika di charger

Tapi kali ini bukan masalah di charger. Sistem pengaman pengisian baterai smartphone dimulai dari :
  • Adaptor charger atau charger dari computer.
  • Lalu arus melewati kabel USB, dan disini diperlukan standar kabel tersendiri.
  • Lalu arus pengisian baterai masuk ke sirkuit charger smartphone, memonitor kondisi baterai dan mengkontrol pengisian.
  • Sampai disana arus DC diberikan ke baterai, tapi tidak langsung ke baterai lithium. Melainkan melewati satu sirkuit diatas baterai.
Di sirkuit baterai litihium dengan sistem proteksi adalah pertahanan terakhir. Dimana arus langsung untuk mengisi baterai lihtium yang terdiri dari 2 lembar anode dan katode

Terlihat pada smartphone Samsung Galaxy Note 7 memiliki masalah yang sama, dari 35 kasus untuk bagian yang rusak memiliki kehancuran disisi kiri smartphone. Letak tersebut adalah letak baterai, dan sirkuit pengisian baterai dari smartphone Samsung ada di sisi kanan bawah. Dan tidak terjadi kerusakan pada adaptor yang diberikan oleh Samsung, serta kabel USB charger

Jadi kerusakan baterai Samsung disebabkan baterai gagal kerja. Samsung sudah mengkonfirmasi baterai tersebut diproduksi dari perusahaan lain. Dan sebagian besar di jual ke pasar Amerika.
Smartphone Samsung Galaxy Note 7 yang baru dipasarkan ke China tidak bermasalah. Karena baterai disuplai dari pabrik lain.

Letak baterai Samsung Galaxy Note 7

Berita lain dari Australia yang sedang melakukan perjalanan dan menginap di sebuah hotel. Galaxy Note 7 yang dibawa meledak di kamar hotel. Menghancurkan ruang kamar lebih dari $1383. Samsung Australia memberi pinjaman smartphone tipe Galaxy J1 dan berjanji mengurus biaya kerugian dari hotel.

Baterai Galaxy Note 7 meledak di australia