Planet Proxima b di bintang Proxima Centauri kandidat bumi kedua


Kategori : Science | Date : 28 February 2018
Planet Proxima b sepertinya akan di coret dari daftar exoplanet
Satu lagi planet ditemukan di tata surya Proxima Centauri, mungkin di masa depan menjadi planet yang dihuni oleh manusia sebagai tetangga planet Bumi

Sebuah bintang disebut Proxima b adalah bintang tipe katai merah atau bintang kerdil.

Di bintang Proxima Centauri juga berdekatan dengan 2 bintang kembar lainnya. Dimana pernah ditemukan planet yang disebut planet Alpha Centauri Bb

Berbeda dengan 2 bintang, satu bintang paling kecil temukan sebuah planet yang disebut Proxima b. Bahkan penelitian memerlukan waktu 10 tahun sampai akhirnya dikonfirmasi memang terlihat sebuah planet mengorbit disekitar Proxima Centauri

Rumor, mirip seperti Bumi dan ukuran sedikit lebih besar sekitar 1,27x dari ukuran Bumi kata nara sumber yang tidak ingin disebutkan namanya dari observasi La Silla. Membuat impian menjadi kenyataan bagi para astronom, sebuah planet yang dekat, ukuran tidak terlalu besar, serta berada di zone habitat yang mendukung kehidupan.

Planet Proxima b begitu dekat mengorbit ke bintang Proxima Centauri, tapi tidak terjemur oleh panas bintang. Karena bintang disana relatif lebih dingin dengan suhu 2800 derajat Celcius.

Diperkirakan planet Proxima b tidak membuat cairan membeku, artinya planet tersebut cukup hangat dan cairan juga tidak membeku. Tapi tidak terlalu panas seperti planet Venus, walau posisinya berada begitu dekat bintang.

Jarak tata surya Proxima Centauri sekitar 4,25 tahun cahaya dari Bumi.

Pemimpin proyek dari universitas Queen Mary Guillem Anglada mengatakan planet baru tersebut terlihat pertama di tahun 2013. Tapi belum ditemukan bukti cukup keberadaannya.

Penelitian terakhir dari proyek Pale Red Dot, melibatkan 31 ilmuwan dari 8 negara. Akhirnya terditeksi sebuah planet melintas di depan bintang tersebut. Tim ESO sudah mengumumkan melalui telekonferensi oleh perwakilan proyek Pale Red Dot



Planet Proxima b memiliki orbit 11,2 hari dengan kecepatan 5km perjam, lebih cepat dibanding Bumi yang menyelesaikan satu putaran ke matahari selama 365 hari.

Penelitian Proxima b memerlukan data selama 10 tahun. Mengapa begitu lama. Peneliti mengatakan bintang disana berubah ubah kcerahannya secara alamih, membuat cahayanya meniru bentuk planet sehingga menganggu pengamatan.

Tidak dijelaskan apakah planet Proxima b memiliki suasana seperti Bumi. Bintang Proxima Centauri adalah bintang cukup aktif, dan radiasi X-ray bintang ke planet mencapai 400x lebih besar dibanding radiasi matahari ke Bumi.

Planet Proxima b di bintang Proxima Centauri berada di zona habitat

Proxima b sangat menarik, karena usia bintang kerdil Proxima Centauri dapat mencapai triliuan tahun dan jaraknya paling dekat ke Bumi. Seandainya manusia pindah kesana, maka kehidupan dapat berlangsung sangat lama. Yang perlu diteliti adalah bentuk planet tersebut. Diperlukan pengiriman pesawat ruang angkasa, dan melihat lebih jelas isi planet. Apakah disana ada air, planet berbatu dan lainnya.

Kami berharap suatu hari nanti kita bisa mengirim probe nano kata Peter Warden dari Breakthrough Prize Foundation. Sekarang kita tahu setidaknya ada satu target yang menarik dalam jangkauan.



Bila pindah ke planet Proxima b
Mungkin kita bertanya apakah planet tersebut tandus, gurun, banyak kehidupan atau jangan jangan ada alien yang sudah menetap disana. Astrobiologi dari universitas Cornell, untuk kehidupan maka mahluk hidup harus bertahan dengan radiasi tinggi bintang

Bintang tipe M dari Proxima Centauri adalah bintang berukuran kecil  dan redup. Usia bintang sangat lama sebelum akhirnya mati.

Tetapi planet Proxima b duduk sangat dekat ke bintang, jauh lebih rapat dibanding planet Merkurius sebagai planet panas. Hanya 1/10 jarak planet Merkurius ke Matahari. Memungkinkan planet Proxima b akan terkunci, artinya orbit planet siang dan malam realtif akan tetap. Dampaknya pada iklim disana, terjadi angin atmofer yang kuat.

Masalah lain, bintang disana memang kecil tapi tidak mengabaikan kilatan bintang seperti kilatan matahari yang disebut flare. Dengan radiasi X-ray 400x lebih besar, tentu sangat berbahaya bagi kehidupan.
  • Berapa jarak Proxima b ke Bumi = 25 triliun km.
  • Berapa ukuran planet Proxima b = 30% lebih besar dari masa Bumi.
  • Berapa hari dalam setahun disana =11 hari.
  • Apakah planet Proxima b berputar = ada kemungkinan planet ini tidak berputar. Siang tetap siang, dan malam tetap malam. Dan disatu tempat matahari terbit dan akan terus terlihat terbit. Alasannya, kemungkinan besar planet ini terkunci, karena terlalu dekat ke bintang.
Bila posisi planet sedemikian rupa, dan ukuran lebih besar dari Bumi. Mungkin bobot disana menjadi lebih berat. Apakah manusia bisa keluar tanpa perlindungan, peneliti hanya mengatakan kemungkinan kita harus mengunakan tabir surya.

Karena cahaya bintang yang sangat kuat. Bintang disana mengeluarkan cahaya ultraviolet dan flare (kilat bintang) secara terus menerus. Tapi ilmuwan tidak mengesampingkan bahwa planet ini ada di posisi yang tepat bagi kehidupan, khususnya suhu yang cukup panas.

Karena terlalu dekat, kemungkinan bintang radiasi saat ini disana terlalu tinggi untuk mahluk hidup.

Penelitian terbaru dari Harvard Smithsonian Center for Astrophysics / CFA
Brad Wargelin member alasan lain dengan kehidupan di planet Proxima b. Sebelumnya peneliti lain menyebut bintang Proxima b tidak seperti Bumi kita. Dingin, terlalu dingin bahkan hanya 1/10 atau 1/100 cahaya matahari. Masalahnya bukan radiasi dan dingin saja.

Brad mengatakan disana terdapat slot bintik bintang yang terjadi seperti di matahari kita. Spot hitam akibat dorongan medan magnit bintang. Membentuk bintik hitam, dan akibat medan magnet bintang bisa mempenguhi dan pembentukan distribusi titik tersebut.

Matahari memiliki siklus 11 tahun sekali, memiliki sekitar 100 spot bintik hitam.
Proxima Centauri mengalami siklus yang sama dan berlangsung selama 7 tahun. Tapi siklus lebih dramatis, di sana spot hitam menutup 1/5 dari permukaan bintang.

Posisi planet Proxima b terhadap bintang Proxima Centauri  memang memiliki posisi yang tepat, tapi tetap tidak ramah untuk kehidupan

Kira-kira seperti gambar ilustrasi dibawah ini, pemandangan di planet Proxima b



Planet Proxima b di bintang Proxima Centauri ilustrasi

Februari 2017
Kabar buruk dari astronom. Alex Gloger astrofisikawan Goddar mengatakan planet disana terlalu tinggi radiasi sinar X-Ray dan ultraviolet. Efeknya sangat sensifif dari jumlah energi yang dipancarkan bintang disana. Artinya planet ini akan di coret dari daftar exoplanet.

Tim mengihitung tingkat oksigen di atmofer yang hilang dengan mempertimbangkan usia bintang kerdil yang bercahaya merah serta jarak planet ke bintang tersebut. Dalam perhitungan planet Proxima b mengalami badai bintang setiap 2 jam, dan oksigen / atau atmofer planet disana hilang dalam waktu 10 juta tahun. Karena jarak planet ke bintang mencapai 20x lebih dekat antara jarak matahari dan bumi.

Singkatnya, planet ini terlihat tidak baik untuk kehidupan. Karena lapisan atmofer disana sudah pergi tertiup kuatnya angin bintang.

Oktober 2017
2 peneliti universitas Herfordshire Inggris melakukan simulasi keberadaan dari bintang Proxima Ccntauri dengan 2 bintang yang di dekatnya yaitu bintang kembar Alpha Centauri A dan B.

Mereka mengatakan Proxima itu bukan bintang yang lahir disana, mungkin dicuri dari tempat lain sampai berada disana.
Dan bintang Proxima Centauri tertarik oleh gravitasi 2 bintang tersebut sampai perjalanannya berhenti menjadi 3 bintang tersebut.

Peneliti melakukan simulasi dengan perhitungan mundur 7 miliar tahun kebelakang dan kedepan.  Proxima Centauri terlihat 23% adalah bintang yang terlempar dan sekarang berada disana. Nanti, 15$ juga akan keluar dari orbit ke 2 bintang lain.

Penelitian tersebut beralasan, ketika bintang lahir yang terbentuk satu bintang atau dua bintang. Sedangkan Proxima Centauri terlihat datang setelah bintang telah terbentuk. Jadi satu bintang tidak lahir di tempatnya melainkan bintang dari luar.

Masih ada lagi, bila bintang sama sama lahir maka relatif memiliki kandungan yang sama. Dari analisa kandungan logam di bintang Proxima Centauri berbeda. Hal ini menjadi alasan bila salah satu dari 3 bintang tersebut berbeda, bintang liar yang datang dan terkunci oleh bintang lain.

Tentu hitungan tersebut dibuat untuk analisa, seperti apa kejadiannya tidak ada yang tahu. Ini urusan miliaran tahun lalu dan kedepan.

Desember 2017
Sebuah planet memiliki kondisi tertentu untuk kehidupan. Bukan di zona aman saja yang menentukan planet bisa ditinggali.
Bumi memiliki perisai atau magnetik bumi seperti yang kita ketahui dalam bentuk magnit kompas. Magnet bumi bukan berfungsi penunjuk arah utara dan selatan, tapi di ruang angkasa menjadi perisai.
Perisai magnit bumi disebabkan oleh inti bumi dalam bentuk magma cair logam, ditambah rotasi bulan seperti generator.
Magnit bumi menangkis angin matahari, dan menjaga atmofer planet seperti oksigen tetap bertahan di sekitar planet.

Penelitian Chuanfei Dong dari Universitas Princeton mengatakan di planet Alpha Centauri b belum tentu layak untuk hidup. Perlahan tapi pasti angin dari bintang disana akan meniup atmofer planet, walau dalam jangka waktu sangat lama.
Bila planet disana memiliki kandungan air, berapa lama akan bertahan. Karena hidup membutuhkan miliaran tahun untuk berevolusi.
Alpha Centauri b hanya akan bertahan jika angin bintang disana yang rendah, dan planet memiliki medan magnet.
Bila tidak memiliki keduanya, planet akan terkikis perlahan dan atmofer akan tertiup dan meninggalkan planet. Perlahan semakin tipis dan air disana menguap tapi tidak jatuh sebagai hujan.

Walau disebut bintang yang ada disana termasuk kategori katai merah atau bintang kerdil yang tidak panas. Tetapi bintang tipe ini juga agresif, dan menghasilkan angin matahari yang tinggi. Kemungkinan ketika planet Alpha Centauri b terbentuk, atmofer disana perlahan sudah terkikis dan kehidupan tidak mampu berkembang lebih jauh.
Teori Dong dapat mengubah persamaan Drake yang terkenal, yang menyatakan akan sangat banyak kehidupan di galaksi kita bila disamakan dengan kemungkinanukuran planet yang ada.

Konformasi dengan bintang Proxima
2 tim peneliti mengunakan 10 jam data dari teleskop Alacama Large Milimeter tipe teleskop radio. Dengan 66 antena dan pengambilan data sampaia 25 April 2017.
Tim IAA mengamati selama 3 bulan, termasuk cahaya bintang dan terjadinya suar terkait adanya awan dan debu di sekitar bintang.
Kilat matahari disana mencapai 10x lebih terang dibanding matahari kita.

Memperkuat kesimpulan sebelumnya bahwa bintang Proxima ternyata agresif. Sebuah planet Proxima b dipastikan akan terkikis oleh kekuatan angin bintang.
Walau bintang Proxima menjadi bintang paling dekat. Peneliti belum melihat adanya planet lain di sekitar bintang. Sementara planet Proxima b dengan ukuran 1,3x lebih besar dari Bumi sangat tidak dimungkinkan mahluk hidup dapat tinggal disana.


Kandidat planet terdekat lain adalah Ross 128b, dengan jarak 11 tahun cahaya. Disana kemungkinan lebih memiliki kesempatan hidup. Karena bintang di sana lebih tenang tanpa menimbulkan letusan yang menganggu planet disekitarnya.

Ilmuwan NASA solar Vladimir Airapetian mengatakan sesuatu yang menghibur. Seperti kita mempelajari bintang dengan planet, tapi matahari kita adalah salah satu bintang tua yang sempurna dan mendukung kehidupan. Penelitian planet Proxima b tentu akan berlanjut, tapi menunggu teleskop terbaru James Webb


Planet Wasp-104b diperkirakan menjadi planet paling gelap yang pernah ditemukan. Benar benar gelap, sampai 97-99% cahaya diserap oleh planetnya sendiri layaknya rumah kaca di dalam planet

Tata surya Trappist terlihat ada 7 planet. Tapi hanya 3 planet berada di zona habitat. Apakah bintang yang lebih kecil membuat planet layak huni. Peneliti mengatakan itu hanya salah satu faktor, update jarak antar planet.

Ilmuwan di Nasa melihat kemungkinan mengirim pesawat ruang angkasa ke antar bintang. Targetnya bintang Alpha Centauri, disana pesawat diharapkan dapat tiba dan mengambil data. Dibutuhkan pesawat ruang angkasa, setidaknya dengan 10% dari kecepatan cahaya



Sebuah tata surya dengan bintang 55 Cancri, terdapat sebuah planet yang diketahui seperti tidak berputar. Planet 55 Cancri e masuk kategori super earth, tapi orbitnya lebih parahnya dengan  satu putaran 18 jam. Data tahun 2013 ditemukan kandungan atmofer planet, tetapi tetap saja menjadi planet panas

Mendeteksi sebuah planet yang memiliki atmofer seperti Bumi bukan hal istimewa. Tapi menemukan planet dengan atmofer dengan ukuran kecil seperti Bumi, ceritanya berbeda. Planet GJ 1132b ini menarik, diketahui memiliki atmofer dengan ukuran 1,4x lebih besar dari Bumi.

Astronom melihat sebuah lubang hitam bergerak liar di sebuah galaksi. Ukuran lubang hitam yang diberi nomor XJ1417 + 52 tersebut diperkirakan mencapai 100 ribu kali dari massa matahari, yang biasanya ada ditengah galaksi. Cukup aneh bila sebuah lubang hitam berukuran besar bisa berada disisi luar sebuah galaksi.

Planet baru yang terlihat oleh tim ESO dapat diperkirkan seperti apa bentuk planet nantinya terbentuk. Awalnya masih sebatas teori, sekarang mulai dibuktikan bahwa planet baru akan menyapu debu dan gas dari sisa bintang dan membuat planet tumbuh menjadi besar.



Planet 3470b atau dengan ukuran 3470 b berada di tata surya Gliese 3470. Satu planet ini berwarna biru seperti Bumi. Dikonfirmasi planet ini memang ada pada tahun 2012 dari observasi Las Cumbress (LCOGT), melihat planet ini memiliki atmofer. Posisi tata surya Gliese 3470b berada 100 tahun cahaya dari Bumi.

3 planet kecil di tata surya Koi 961. Ukurannya mungkin sebesar planet Mars. Ketiga planet tersebut memiliki ukuran 0.78, 0.73 dan satu lagi lebih kecil 0.57 kali dari Bumi. Jarak ke planet di tata surya Koi 961 tidak terlalu jauh, hanya 120 tahun cahaya yang terletak di konstelasi bintang Cygnus.

Matahari saja sudah lebih dari cukup, tapi di tata surya Ari 30 memiliki lebih dari satu matahari. Ada 4 matahari dengan sebuah planet, terletak di daerah rasi bintang Aries. Uniknya sejauh ini baru satu planet yang terlihat berada disana.


No popular articles found.