Komet Kreutz menguap karena terlalu dekat matahari


Science | 8 August 2016

Sebuah komet dari kelompok Kreutz tertangkap oleh teleskop pengamatan matahari atau SOHO langsung menghantam masuk ke matahari.

Tertanggal 3-4 agustus 2016, komet Kreutz terlihat terbang melintas ke arah matahari, tapi orbit komet tidak lolos dan langsung menuju ke matahari.

Komet tipe ini disebut Sungrazing dan telah diamati ratusan tahun. Pada akhir tahun 1880 dan awal 1890, Heinrich Kreutz mempelajari komet Sungrazing. Dan sebagian besar memiliki orbot yang sama.

Kemungkinan kelompok komet berasal dari framen atau pecahahan komet tunggal tapi terpecah akibat melintas di dekat matahari. Dan komet yang lebih besar terpecah dan beberapa bagian menjadi potongan kecil komet. Kelompok tersebut dinamakan kelompok komet Kreutz. Pecahan komet mungkin mencapai 20.000 potongan.

Komet Kreutz adalah komet dalam kelompok batuan es yang mengorbit selama 800 tahun sekali. Pecahan komet kali ini terlihat pada 1 Agustus, dan menjadi objek paling terang dari kelompok komet Kreutz.

Satu komet tersebut terlihat terlalu dekat ke matahari. Komet tidak menabrak ke matahari dan langsung terkoyak dan menguap oleh panas matahari.

Komet melaju dengan kecepatan 800km perdetik atau setara 1.34 juta mil perjam. Pada gambar kiri dari gambar teleskop satelit SOHO sebuah cahaya disamping matahari terdapat garis putih sebuah komet. Dan terlihat langsung menuju matahari

Komet Kreutz menguap karena terlalu dekat matahari

Apa yang disebut Komet Sungrazing atau Sungrazer Comet. Tipe komet ini memiliki orbit sangat dekat ke arah matahari atau jarak Perihelion paling dekat yang memungkinkan komet suatu hari dapat menabrak ke matahari. Beberapa komet memiliki lintasan orbit sangat dekat, dan tidak lebih dari 850 ribu mil atau sekitar 1,3 juta km. Kadang komet melintas sangat dekat, mencapai ribuan km saja.

Komet yang usianya mungkin ribuan tahun, selalu melintas di dekat matahari. Beberapa komet terpecah menjadi beberapa bagian. Komet Lovejoy tahun 20015 yang melintas, akhirnya bisa lolos dan kembali mengorbit. Komet Ison tahun 2013 memiliki nasib yang sama, melintas ke dekat matahari dan lolos. Orbit komet Ison tidak lagi kembali ke tata surya selamanya.



Dapat dilihat video dibawah ini



Berapa banyak komet yang diamati oleh satelit SOHO. Jumlahnya mencapai 3000.


Berita terkait
Pada tahun 2012 terlihat disana terdapat 5 planet yang mengitari mataharinya. 2 di antaranya diperkirakan berada pada daerah yang tepat untuk manusia tinggal "nanti". Tapi peneliti mengatakan kondisinya berbeda dengan Bumi.

Penelitian mengunakan teleskop Wise, ditemukan sekitar 7 komet berukuran besar. Peneliti dapat mengungkap seberapa besar komet tersebut mengunakan pencitraan inframerah. Bila Bumi suatu hari ditabrak komet atau asteroid. Itu bukan kejadian luar biasa lagi



Komet 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak terditeksi pertama tahun 2858. Dan mengitari matahari setiap 5 tahun sekali.Asteroid 2017 FU102 lewat pada tanggal 2 April 2017 (3 April WIB). 19 April 2017 Asteroid 2014 JO25 masuk kategori berbahaya hanya lewat.

Ilmuwan Neowise mengatakan sebuah komet lewat di malam tahun baru, dan sampai 2 minggu ke depan. Begitu terangnya, C/2016 U1 NEOWISE dapat dilihat dengan binocular atau kekeran. Cahaya akan bersinar mulai 31 Desember 2016 sampai 14 Januari 2017.

2 minggu setelah NASA memberi peringatan bumi sangat rentan terhadap jatuhnya meteor besar. Seorang astronom China memperingatkan sebuah asteroid besar yang dapat menghancurkan bumi, dengan kekuatan kerusakan 3 miliar bom nuklir. Bumi tidak pernah lepas dari ancaman asteroid di ruang angkasa

2 komet kembar P/2016 BA14 dan 252P/LINEAR melintas dekat Bumi 22-23 Maret 2016. Disebut komet kembar karena satu komet lebih kecil adalah pecahan dari komet lebih besar. Komet P/2016 BA14 berukuran 230 meter pertama terlihat oleh teleskop PanSTARRS d Hawai bulan Januari 2016.

Pernah menonton film Star Wars episode ke IV A New Hope. Memberi gambaran sebuah planet memiliki 2 matahari. Tentu 2 matahari tidak terjadi di bumi. Secara umum dua bintang kembar terjadi dimana planet disana lebih di dominasi planet gas seperti Jupiter. Planet seperti .Bumi dengan matahari kembar mungkin hal umum di alam semesta ini.



Disebut hipotesa Grand Tack Jupiter bukan saja sebagai planet penyelamat Bumi. Jupiter bisa saja membuat ukuran bumi lebih kecil dan layak huni. Dahulu planet di tata surya kita tidak seperti posisi sekarang ini.

Komet LoveJoy akan mendekati Bumi. Tampak dari tanggal 9 Januari 2015 sampai 31 Januari 2015. Spot LoveJoy berada antara Pleiades. Komet ini gampang ditelusuri dari smartphone. Setelah Januari 2015, komet LoveJoy akan pergi dan baru kembali 8000 tahun kemudian

30 November 2013. ISOn kabarnya akan habis terbakar matahari. Tetapi data dari NASA menyebutkan ISON bisa lolos melintas. Terlihat pada data 29 November kemarin, komet ISON kembali tampak setelah melintas di belakang matahari




No popular articles found.
< /body>