Opera Max Data Saver dikeluarkan dari Google Play Store

Salah satu browser yang menjanjikan dapat menghemat bandwidth ketika smartphone browsing dengan paket data.

Tetapi Google memutuskan mengeluarkan Opera Max Data Saver dari daftar aplikasi dan dihentikan permanen.

Alasannya tidak dijelaskan lebih lanjut, tetapi dari blog Opera menyebutkan seperti ini.

Opera Max bergeser terlalu jauh dari produk browser Opera lainnya.

Penguna dapat menanyakan, dirancang seperti apa browser Opera Max Data Saver tersebut.

Untuk penguna yang sudah menginstall Opera Max Data Saver tetap berjalan. Tetapi Opera tidak akan memberikan pembaharuan untuk sementara, seperti kapan layanan dari sisi server dimatikan nanti.

Opera Max Data Saver Android diluncurkan tahun 2014.

Tujuan pembuatan aplikasi untuk menghemat paket data internet.

Juli 2016, perusahaan pembuat software Opera kabarnya akan dijual ke pihak lain.

Browser Opera Max Data Saver dikeluarkan dari Play Store melenceng terlalu jauh

Di bulan Oktober 2016, Opera Max kembali di update dengan fitur Privasi dengan mengacak data aplikasi penguna, dan lalu lintas browsing melalui jaringan WIFI publik yang tidak aman.

Tetapi fitur tersebut menganggu tampilan website, seperti pelajakan tidak dapat dilakukan oleh pemilik website dan Opera Max Data Saver memblokirnya.

Setelah digunakan 50 juta penguna di seluruh dunia. Opera kembali meluncurkan mode VIP.

Mode VIP terakhir ini kabarnya dapat menganggu penguna dari disain awal browser yang baik. Setelah pengembang browser kelihatannya mulai mengambil keuntungan untuk mereka sendiri.