Teleskop Radio MeerKat bagian dari teleskop SKA selesai dibangun menjadi bagian teleskop radio terbesar di dunia


Science | 14 July 2018

2016
Teleskop radio SKA mengambil gambar pertama dengan ratusan galaksi.

The Meerkat teleskop belum selesai dibangun, setidaknya sudah menditeksi 1300 galaksi dalam satu bidang kecil.

Padahal dengan teleskop biasa hanya terlihat 70 galaksi dari bidang 0,01%.

Teleskop yang berada di Afrika Selatan akan dipasang 64 piring teleskop radio, tapi pembangunan secara bertahap untuk Melihat masalah yang mungkin timbul.
Sedangkan China memiliki teleskop radio Fast sebagai teleskop radio terbesar dan akan beroperasi tahun ini. Teleskop SKA tidak mengunakan satu piring sebagai penerima, tapi dibuat array atau antena terpisah untuk membentuk satu bidang antena radio lebih besar.

Tahap pertama disebut AR1, terdiri dari 16 disk, artinya gambar dibawah ini baru 25% kapasitas dari seluruh kemampuan teleskop SKA.

SKA adalah singkatan Square Kilometer Array, meliputi teleskop yang Array dengan luas bidang 1km persegi. Nama AR1 adalah Array Release 1 atau antena array yang digunakan untuk menangkap gambar galaksi berdasarkan frekuensi radio.

Teleskop SKA dengan panjang 1km

SKA phase 1
Teleskop SKA dibangun di Afrika Selatan dengan 64 disk. Mengunakan frekuensi 190 tengah dengan tinggi 15 meter.
Teleskop SKA dibangun di Australia dengan 36 disk PathFInder - ASKAP, Mengambil frekuensi 60 menhusul akan dibangin dengan tinggi masing masing 1,5 meter. Mengunakan antena untuk menangkap frekuensi rendah.

SKA phase 2


Afrika Selatan dan rekanan yang juga di negara Afrika. Total membentang mencapai jarak 3000km.
Australia, akan diperluas sampai 200km atau 2000 km persegi

Gambar yang ditangkap berbeda dengan teleskop optik seperti gambar tengah hanya berupa titik saja.
Bila diperbesar, seperti tanda panah. Seperti titik kecil di gambar kiri bawah, benda tersebut berada 200 juta tahun cahaya dari Bumi.
Dan gambar kanan adalah galaksi yang tertangkap pada gambar adalah tempat dimana keberadaan lubang hitam ditengah galaksi.

gambar pertama teleskop radio SKA

Detil gambar diatas, bagian kanan bawah. Adalah gambar sebuah lubang hitam di tengah yang sedang melontarkan jet dari kutub lubang hitam seperti garis dan terkumpul di dua titik lain.

Teleskop SKA dengan gambar pertama zoom lubang hitam dengan jet

2018
Teleskop radio MeerKAT diresmikan 13 Juli 2018. Hal yang menganggumkan fasilitas MeerKAT dibangun dari dana pemerintah Afrika Selatan sendiri.
64 piring disk parabola dengan masing masing memiliki diameter 13,5 meter.
Menjadi teleskop paling sensitif di dunia untuk memetakan langit dengan gelombang radio, dan menangkap paling detil dari sebelumnya.

Menghabiskan dana 330 juta dollar, menjadi bagian kedua dari teleskop radio di masa depan yang disebut Square Kilometer Arrray / SKA.
Rencananya teleskop radio akan digunakan seorang ilmuwan asing dalam melakukan pengamatan 1000 jam selama 5 tahun.
Separuh penelitian akan digunakan untuk mengamati gas hidrogen yang tersisa di alam semesta.

Proyek SKA masih berlanjut, akan dibangun 130 parabola sebagai teleskop radio lainnya. Dan di Australia akan dibangung 130.000 antena.
Diperkirakan semua proyek dapat selesai pada tahun 2020 dan beroperasi penuh tahun 2024

Berita terkait
Pembangunan teleskop dengan sensor dan lensa terkuat. Teleskop Large Synoptic Survey Telescope (LSST) nanttinya akan berdiri di Chile. Smartphone tahun 2020 akan memiliki sensor 100Mpix, camera profesional 100Mpix. Yang ini memiliki ketajaman 3,2Gpixel atau setara memasukan gambar 1500 video HD.

Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi, masih dilakukan pengujian dan pertama dirakit menjadi satu teleskop lengkap. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja.



Teleksop Speculoos milik ESO mengunakan lengan robot. Bertugas untuk mengamati planet yang mungkin ada di sekitar bintang katai coklat. Observasi baru tersebut awalnya bekerja akhir 2017, dan test pertama tahun 2019. Setelah data observasi, akan dilanjutkan dengan teleskop lebih besar ELT

Ketika berbicara antariksa, gambar bintang, galaksi tentu diabadikan oleh teleskop. Salah satu tempat observasi paling berjasa di dunia astronomi adalah VLT / Very Large Telescope. Pengamatan VLT tidak hanya melihat galaksi yang jauh. Tapi benda yang ada disekitar galaksi kita sampai bintang.

Spektrograf adalah instrumen untuk memisahkan cahaya dengan berbagai panjang gelombang. ESO membawa teknologi instrumen yang disebut Espresso untuk berburu planet berbatu seukuran bumi. Membutuhkan 4 teleskop berkerja bersamaan

Tahun 1996 teleskop Hubble diminta untuk mengarahkan ke satu arah yang kosong. Ruang kosong tersebut ukurannya sangat kecil, apa benar disana memang kosong. Film terbaru dengan penemuan teleskop Hubble. Yang dilihat kosong di ruang angkasa ternyata ada isinya.

Tim astronom dengan peralatan BOSS - Baryon Oscillation Spectroscopic Survey memetakan seperempat bagian langit, dengan program Sloan Digital Sky Survey - SDSS III. Menjadi peta paling lengkap yang dibuat dari isi sebagian alam semesta. Mencapai 650 kubik miliar tahun cahaya.



Mempelajari tata surya. Bagaimana bintang terbentuk, dan bagaimana planet bisa terbentuk disekitar bintang. Pertanyaan ini masih terus diteliti oleh para astronom. Sebuah bintang yang diteliti disini tiba tiba meningkat kecerahannya menjadi 250 kali dalam satu tahun. Hal ini menunjukan infus materi di bintang ini tidak biasanya memakan materi di sekitar dirinya.

Disebut Quintubple star system atau tata surya dengan 4 bintang. Diberi nama 1SWASP J093010.78+533859.5 dan terletak 250 tahun cahaya dari Bumi. Lokasinya ada di daerah Ursa Major, ke empat dari 5 bintang bintang tersebut sudah di pelajari sejak tahun 20113 oleh Marcus Lohr

Ilmuan mengunakan Wide Field camera 3 untuk mempelajari panjang gelombang inframerah dan mencari tanda tanda adanya air. Bagaimana ilmuwan mengetahui apakah planet seperti bumi dengan ukuran memiliki air, gas CO, metana bahkan ukurannya




No popular articles found.