Crab nebula atau nebula Crab adalah debu dan gas dari bintang yang telah mati.

Seperti lukisan di ruang angkasa, nebula Crab dikenal dengan beberapa nama lain seperti M1, dan NGC 1952. Ada apa disana dan mengapa sampai hari ini masih terus dilihat.

Disana terjadi angin dari nebula yang disebabkan sebuah bintang pulsar.

Bintang pulsar dahulunya adalah bintang aktif, dan akhirnya meledak menjadi supernova, dan sisa ledakan menyebar menjadi gas dan debu yang disebut Nebula.

Ledakan bintang di nebula Crab tercatat sangat terang bahkan terlihat di Bumi. Salah satu astronom dari China mencatat kejadian tersebut pada tahun 1054. Astronom dari Inggris John Bevis di tahun 1731 juga mencatat keberadaan nebula ini, disusul pemberi nama sampai sekarang adalah William Parsons yang mengobservasi sejak tahun 1840 dengan teleskop 36 inci.

Crab Nebula tidak mudah terlihat langsung, tapi kondisi langit sangat cerah dapat terlihat dengan binocular. Posisi Crab nebula berada di daerah lengan Perseus, dengan jarak 6500 tahun cahaya. Berbeda dengan nebula Orion, jauh lebih mudah untuk diabadikan dengan camera

Crab nebula dapat terlihat karena ada sebuah bintang netron ditengahnya. Diperkirakan memiliki ukuran lebar 28-30km dan berputar 30,2x per detik. Walau bintang neutron tersebut adalah bekas dari bintang mati, ini adalah bintang neutron dimana mengeluarkan radiasi sangat berbahaya. Memancarkan gelombang radiasi gamma dan gelombang radio. Kekuatan radiasi mencapai 30 keV

Nebula Crab akan terlihat seperti gambar besar dibawah ini, bila dilihat langsung mengunakan optik seperti teleskop. Sedangkan bentuk gambar lain seperti radiasi X-ray, gelombang radio, infra merah, dan radiasi sinar gamma akan tampak seperti gambar bawah.

Nebula Crab atau nebula Kepiting

Teleskop Hubble membuat foto komposit selama 30 tahun dari nebula kepiting tersebut, untuk mengobservasi seperti apa dampak dari bintang neutron disana.

Pada gambar dibawah ini terlihat lingkaran dari pusaran debu dan gas disebabkan dari titik dimana keberadaan sebuah bintang pulsar.

Warna amerah mewakili gas yang terionisasi akibat bintang pulsar. Sedangkan warna biru menyala adalah radiasi

Nebula Crab dari teleskop Hubble terlihat radiasi dari bintang 
Neutron

Update Oktober 2016
Benda ini diabadikan dari teleskop X-Ray Chandra dengan kombinasi gambar teleskop lain, kondisi benda ditengah yang disebut bintang Pulsar. Diambil dalam rentang beberapa bulan, di tengah itulah benda yang ada ditengah nebula Crab, sebuah bintang pulsar yang mematikan.
Pada sisi garis dibawah bintang tersebut adalah jet polar yang memuntahkan X-ray kata ilmuwan KIPAC

Nebula Crab atau nebula Kepiting dari teleskop X-ray Chandra
Mungkin kita bertanya dimana keberadaan nebula Crab bila kita ingin mengabadikan. Informasi dari ESA, membuat zoom posisi Crab Nebula pada video dibawah ini.




Mei 2017
Foto terbaru dirilis oleh Nasa dengan kombinasi 5 teleskop, dan gambar terakhir digabung untuk melihat bentuk nebula Crab.
Mengunakan teleskop satu teleskop di Bumi Very Large Array (VLA), dan 4 teleskop ruang angkasa Spitzer Space Telescope, Hubble Space Telescope, XMM-Newton dan  Chandra X-ray Observatory,

Ledakan bintang raksasa yang terjadi pada tahun 1054, dan disaksikan seorang astronomi China. Memancarkan cahaya 6x lebih terang dari planet Venus walau jaraknya 6500 tahun cahaya dari Bumi.
Sekarang gas dari ledakan bintang membentang sejauh 50 tahun cahaya.
Tahun 1960an seorang astronom mengetahui di jantung bekas ledakan bintang / nebula tersebut terdapat sebuah bintang neutron layaknya seperti dinamo magnit dan memberi energi di sekitar gas nebula.

Pada gambar teleskop Chandra terlihat bentuk bintang Neutron ada disana. Bintang tersebut seperti mengeluarkan buntut atau melemparkan gas yang mendekati bintang.

Nebula Crab kombinasi gambar dari 5 teleskop

Foto resolusi tinggi dari Nasa JPL