Bintang hilang dari penelitian astronom USNO-B1.0


Kategori : Science | Date : 4 July 2016
Peneliti yang dipimpin universitas Uppsala Beatriz Villarroel mencari sebuah bintang dari data USNO-B1.0 yang mendadak hilang.

Lenyap dari 290.000 sumber bintang yang diteliti dan menghilang begitu saja tanpa jejak.

Ada asumsi, data bintang adalah data yang akurat, tapi mengapa yang satu ini menghilang. Sampai Beatriz mengatakan jangan jangan ini ulah alien dengan teknologi mereka yang sangat maju.

Seperti cerita penelitian lain, sebuah bintang terlihat dari Bumi, tapi cahayanya bisa redup terang secara berkala.
Sampai disebutkan bintang yang redup terang sempat disimpulkan akibat tertutup oleh mega struktur alien yang menyerap energi sebuah bintang Tabby. Tapi tidak ada bukti kuat bintang tersebut sedang dimanfaatkan alien, sampai akhirnya muncul kesimpulan lain bila cahaya bintang tersebut memang tertutup oleh banyak asteroid.

Kembali ke daftar bintang USNO-B1.0. Ada kemungkinan benda tersebut adalah Quasar sebagai salah fenomena di ruang angkasa diakibatkan ulah sebuah lubang hitam.

Tapi bisa saja bintang tersebut memang menghilang begitu saja.

Mengunakan alat USNO-B1.0, untuk mengamati ratusan ribu bintang. Peneliti mengatakan ini seperti permainan petak-umpet.Beatriz sedang mempelajari sejak tahun pertama studi pascasarjana. Sekarang dia dan 2 mahasiswanya ikut melakukan studi tersebut.

Bintang hilang dari penelitian astronom USNO-B1.0

Sebuah bintang MWC 758 adalah bintang muda yang baru lahir. Dan sedang membentuk tata surya, terlihat terdapat sebuah cincin dengan 2 lingkarang yang menyala. Cincin tersebut adalah calon protoplanet, setidaknya sudah tampak 2 planet baru akan hadir di orbit bintang MWC 758

Bintang CS Cha adalah bintang berusia muda tidak hanya satu tapi bintang biner. Disana sedang membentuk tata surya baru. Peneliti melihat ada sebuah planet muncul, dan ukurannya sangat besar disebut Super Jupiter. Atau bisa saja benda tersebut adalah bintang ke 3.

Bintang LL Pegasi dalah bintang raksasa merah yang sudah sekarat. Menjelang masa akhir sebelum bintang tersebut menghancurkan dirinya sendiri. Bintang LL Pegasi terlihat seperti membuat lingkaran gas, tapi ulah tersebut disebabkan bintang kembar yang mendampingi.



Miika Pursiainen dari University of Southampton menunjukan penemuan baru dalam presentasi bersama ESA dan ilmu ruang angkasa pada 3 April lalu. Sesuatu yang sangat terang terjadi. Tapi bukan ledakan sebuah bintang atau dikenal dengan nebula. Ilmuwan mengapa cahaya yang mendadak terang terjadi.

Bintang HD 240430 adalah sebuah tata surya dimana disana terdapat 2 bintang biner. Peneliti percaya 15 planet seukuran bumi ditelan oleh salah satu bintang. Apa penyebab planet akhirnya masuk ke dalam bintang. Penelitian ini mirip seperti sejarah Yunani dengan dewa Kronos

2 bintang biner, sebenarnya bukan hanya biner. Tapi 2 bintang ini akan saling bertabrakan. Jarak kedua bintang dari Bumi sekitar 1800 tahun  cahaya dari Bumi. Bila perkiraan astronom benar, kedua cahaya tabrakan bintang dapat dilihat dari Bumi secara visual.

Peneliti mengatakan ada hubungan antara magnetik bintang dengan sinar X yang dipancarkan. Ketika bintang berusia muda, mereka masih aktif secara magnetis, dan membuat putaran bintang lebih cepat. Seiring jalan, bintang mulai kehilangan energi rotasi.



Supernova disebabkan dari ledakan bintang, antara ledakan dari bintang mati. Kedua dari gaya tarik bintang mati ke bintang yang masih menyala. Terjadinya supernova SN2017cbv disebabkan dengan teori kedua, tapi ledakan bintang lebih kecil yang menganggu bintang ukuran lebih besar

Bintang 2MASS J11193254-1137466 awalnya dikira planet pada tahun 2016. Sampai diteliti lebih lanjut ternyata 2 bintang biner yang saling mengorbit. Tetapi kedua bintang ini gagal menyala, disebut juga Dwarf Brown atau si kurcaci coklat kembar.

Sebuah bintang tidak jauh dari bumi, bintang EBLM J0555-57Ab merupakan bintang terkecil yang pernah ditemukan. Ukurannya menakjubkan. Sementara bintang raksasa atau bintang lumayan besar seperti matahari. Yang ini hanya seukuran  planet Saturnus saja dan mengalahkan rekor sebelumnya bintang Trappist-1

Sebuah bintang kerdil berwarna coklat ditemukan seorang ilmuwan amatir. Tapi dia tidak melihat dengan teleskop ukuran besar. Sebuah bintang kerdil ditemukan dari program Backyard Worlds: Planet 9. Modalnya hanya melihat foto, tapi dapat menemukan bintang kerdil.

Kedua bintang ini agak berbeda walau disebut bintang pulsar. Bintang Geminga PWN hanya mengeluarkan emisi sinar gamma. Sedangkan bintang B0355+54 sama sekali tidak mengeluarkan sinar gamma tapi memiliki gelombang radio paling kuat.

Tim ASAS-SN bahkan tidak terlalu yakin apakah cahaya yang mereka dapatkan berasal dari sebuah supernova. Bila benda tersebut adalah ledakan bintang supernova, menjadi ledakan paling kuat saat ini. Bila dihitung ledakan cahaya tersebut mencapai 570 miliar kali lebih terang dari matahari, dan setara 20 kali lebih terang dari sumber bintang di galaksi Bima Sakti.



KIC 11145123 atau bintang Kepler 11145123 letaknya 5000 tahun cahaya dari Bumi. Ditemukan oleh tim astronom Max Planck Laurent Gizon untuk penelitian universitas Gottigen Jerman.  Mereka mengukur seberapa bulat bintang tersebut.

Teleskop Array Murchison Widefield menangkap galaksi Bima Sakti dalam 12 warna. Tidak itu saha, setiap titik sinyal radio yang tertangkap juga mewakili galaksi yang lebih jauh. Dimana frekuensi radio telah mengalami perjalanan miliaran tahun untuk ditangkap oleh teleskop saat ini

Nebula Spider dimana terlihat pembentukan bintang muda berwarna merah yang disebut Stock 8. Letak nebula Spider berlawanan dengan arah pusat galaksi. Kabut tersebut berada di tepi galaksi atau sekitar 10.000 tahun cahaya dari Bumi.

Bintang biner ini lari begitu cepat di sekitar galaksi kita. Disebut bintang PB3877, bukan satu bintang tetapi dua bintang kembar, dan lari dengan kecepatan sendiri di sekitar galaksi kita. Disebut sebagai Hyper-velocity star atau bintang hipe

Sebuah tata surya , disana terdapat 2 bintang. Satu bintang dengan nama IRAS 08544-4431 akhirnya meledak dan tamat riwayatnya. Tetapi peneliti menemukan sesuatu yang aneh. Apakah akan muncul generasi planet kedua

Nebula Veil adalah bekas dari jejak bintang yang meledak. Diperkirakan sekitar 8000 tahun lalu sebuah bintang disana meledak. Ukuran bintang dari bekas nebula Veil, 20x lebih besar dari Matahari. Nebula Veil letaknya sekitar 2100 tahun cahaya dari Bumi


No popular articles found.