Peneliti yang dipimpin universitas Uppsala Beatriz Villarroel mencari sebuah bintang dari data USNO-B1.0 yang mendadak hilang.

Lenyap dari 290.000 sumber bintang yang diteliti dan menghilang begitu saja tanpa jejak.

Ada asumsi, data bintang adalah data yang akurat, tapi mengapa yang satu ini menghilang. Sampai Beatriz mengatakan jangan jangan ini ulah alien dengan teknologi mereka yang sangat maju.

Seperti cerita penelitian lain, sebuah bintang terlihat dari Bumi, tapi cahayanya bisa redup terang secara berkala.
Sampai disebutkan bintang yang redup terang sempat disimpulkan akibat tertutup oleh mega struktur alien yang menyerap energi sebuah bintang Tabby. Tapi tidak ada bukti kuat bintang tersebut sedang dimanfaatkan alien, sampai akhirnya muncul kesimpulan lain bila cahaya bintang tersebut memang tertutup oleh banyak asteroid.

Kembali ke daftar bintang USNO-B1.0. Ada kemungkinan benda tersebut adalah Quasar sebagai salah fenomena di ruang angkasa diakibatkan ulah sebuah lubang hitam.

Tapi bisa saja bintang tersebut memang menghilang begitu saja.

Mengunakan alat USNO-B1.0, untuk mengamati ratusan ribu bintang. Peneliti mengatakan ini seperti permainan petak-umpet.Beatriz sedang mempelajari sejak tahun pertama studi pascasarjana. Sekarang dia dan 2 mahasiswanya ikut melakukan studi tersebut.

Bintang hilang dari penelitian astronom USNO-B1.0