Helikopter mampu membawa beban paling berat buatan Amerika, China dan Rusia

Heli dari barat saat ini di pegang oleh Sikorsky CH-53K King Stallion, dengan membawa beban 12,245kg atau lebih dari 12 ton.

Rusia teratas dengan helikopter besar Mi-26

Helikopter CH-47D/F Chinnok
Helikopter dua baling ini dibuat oleh Boeing. Fungsi utama heli untuk membawa suplai di medan perang, memiliki kecepatan rata rata 196km perjam, masih menjadi primadona helikopter barat setelah pesawat Osprey yang mampu terbang dan mendarat vertikal.
Diperkenalkan tahun 1962, digunakan oleh pasukan Amerika, dimiliki juga oleh Jepang dan beberapa negara lain.
Kemampuan membawa 33-55 pasukan dengan daya angkat 12,7 ton. Jarak tempuh heli dengan beban mencapai 714km, tapi mampu terang jarak jauh / rally sampai 2200km. Memiliki kecepatan terbang maksimum 315km perjam

Singapura pernah mengirim helikopter Chinnok untuk membantu korban Tsunami Aceh.  Pasukan Singapura tiba tanggal 28 Desember 2004, untuk memberikan pertolongan pertama setelah 2 hari gempa terjadi. Karena Aceh lebih mudah di jangkau oleh Singapura. Singapura mengirim 8 Chinnok, 4 Super Puma, 6 pesawat cargo C-130 dan 2 Fokker F-50 dalam opeasi Operation Flying Eagle. Menjadi pasukan militer asing pertama yang tiba di Aceh.
Dengan 2 helikopter pulang pergi, bantuan yang dikirim mencapai 150 ton dan menyelamatkan 2500 orang serta pasien sakit.

Boeing CH-47 Chinook

Helikopter Mil Mi-26
Helikopter yang mampu membawa beban berat lainnya adalah Mil Mi-26 buatan Rostvertol. Pertama terbang tabun 1977 dan resmi diperkenalkan tahun 1983. Saat ini masih digunakan oleh perusahaan penerbangan Rusia, pasukan Ukraina dan India serta beberapa negara lainnya. Memiliki kemampuan daya angkat 20 ton, kemampuan membawa 90 penerjun, atau 60 pasukan atau maksimum 150 orang. Mampu terbang nonstop 1920km, dan kecepatan maksimum 295km/jam.

Model terakhir mampu membawa beban 25 ton untuk tipe Mi-26T2 terbaru

Helikopter Mil Mi-26

Changhe Z-18
Dibuat oleh perusahaan Changhe Aircraft China. Kemampuan heli ini bukan untuk kemampuan membawa beban paling berat, tapi menjadi helikopter terbesar buatan China yang dirancang khusus untuk terbang tinggi. Kemampuan membawa 27 penumpang, dengan beban 4 ton atau ekternal 5 ton. Pernah di uji coba di Tibet, dan helikopter Z-18 memecahkan rekor terbang sampai ketinggin 9.000 meter dan terbang diatas puncak Everest. Membuat catatan kedua dimana sebuah helikopter dapat terbang diatas puncak gunung tertinggi di dunia. Karena helikopter yang terbang pada ketinggian tertentu memerlukan sistem pembakaran khusus.  Rekor sebelumnya dipegang helikopter Sikorsky S-70C

Kecepatan terbang sampai 336km perjam, kemampuan terbang tertinggi 9000m dari permukaan laut, jarak jelajah 900km dan terjauh / rally 1.600km. Baru masuk servis pada tahun 2014.

Changhe Z-18 helikopter dengan kemampuan terbang paling tinggi 
mencapai 9000 meter

Helikopter model baru Sikorsky CH-53K baru tahap pengujian, setidaknya 3 unit sudah dibuat untuk di uji coba untuk fungsi khusus dimana memodifikasi bagian cargo ekternal untuk membawa barang bawaan lebih besar.

Sikorsky CH-53K
Salah satu produsen helikopter termahal di dunia. Kemampuan ada di daya angkat helikopter tersebut luar biasa, membawa beban mendekati berat satu bus double decker. Kemampuan heli setelah bertugas untuk membawa 37-55 tentara dengan sekali terbang. Atau membawa kendaraan Humvee di ruang kabin helikopter. Model sebelumnya hanya mampu mengangkat beban 9 ton. Untuk model baru memiliki kecepatan 259km/jam.

Pengujian dengan beban berat heli, mampu membawa beban sejauh 204km pada ketinggian 914 meter. Ketinggian tersebut cukup untuk operasi angkatan laut Amerika, yang disebut ketinggian panas ideal membawa barang bawaan.

Marinir Amerika akan memesan sekitar 200 heli jenis tersebut, diperkirakan sudah masuk jajaran peralatan pada tahun 2019.
Ada 2 model helikopter di seri ini. Perbedaan Sikorsky King Stallion dan Super Stallion adalah ruang cargo. Model King Stallion dimodifikasi untuk daya angkat beban luar lebih besar. Setiap model helikopter dengan daya angkut besar, dibedakan antara ruang dalam (cargo) dan cargo untuk mengantung beban di luar badan helikopter

Tipe yang ada sudah beroperasi lebih dahulu adalah helikopter Sikorsky Super Stallion, mampu membawa 55 pasukan, dengan total beban 14,5 ton. Sudah beroperasi sejak tahun 1981. Memiliki kecepatan 315km perjam, mencapai jarak jelajah maksimum 1833km.

Helikopter membawa beban cargo besar Sikorsky CH-53K King 
Stallion

Mengapa heli ini menjadi helikopter termahal di dunia. Mengunakan tipe model helikopter CH-53K King Stallion memiliki harga $138.5 juta.
Lebih mahal dari pesawat F-35 Stealh Fighter Amerika terbaru $122 juta (2017).
Mampu membawa 2 Humvee, atau satu kendaraan lapis baja ringan LAV-25. Bahkan daya angkutnya 3x lebih besar dari generasi pertama.
Disain heli ini memiliki kontrol fly by wire, kokpit kaca, mesin baru lebih kuat, dengan rotor berbahan komposit generasi ke 4.
Heli ini mahal pada pembiayaan pengembangan, karena seperempat dana pembelian adalah biaya riset.

Perbedaan King Stallion CH-53E dan CH-53K untuk beban kargo 13,5 ton menjadi 15,8 ton
Untuk beban ekternal dapat membawa barang sampai 12 ton dengan jarak tempuh 200km kemana saja.
Dengan daya angkut tersebut, helikopter dapat membawa amunisi, kendaraan, suplai makanan, alat komunikasi, peralatan medis, air dan lainnya ke tempat rawan yang tidak terjangkau atau daerah rawan bencana

Tahun 1977 harga heli CH-53E asli hanya $14,7 juta
Tahun 2017 dengan model yang sama sekitar $61 juta.
Tahun 2003 rancangan awal CH-53K sudah mencapai $56 juta, dan tahun 2017 menjadi $138.5 juta. Diperkirakan siap terbang 2018

Pemilik utama heli ini adalah angkatan laut Amerika yang memesan 200 unit. Jepang memiliki model CH-53Es mungkin tertarik mengupgrade heli lama, Jerman kabarnya ingin memiliki CH-53K.