Black hole atau lubang hitam Swift J1644+57 letaknya 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Baru terditeksi pada tahun 2011 oleh teleskop milik Nasa Swift.

Astronom mempelajari gangguan pasang surut lubang hitam tersebut, dan dipublikasikan tahun ini. Arah jet dari Black Hole terditeksi karena mengarah ke Bumi.

Contoh kiri perubahan dari Black Hole dan Bintang ketika mendekat, kanan bentuk animasi ketika bintang mendekati sebuah lubang hitam.

lack hole atau lubang hitam Swift J1644+57 menelan sebuah bintang


Melihat aktivitas Black Hole Swift J1644+57 memerlukan sensor cahaya X-ray, dibantu dengan satelit Suzaku Jepang dan ESA XMM-Newton. Karena benda tersebut tidak terlihat dengan teleskop optik biasa tapi dia ada disana

Melihat seperti apa aktivitas sebuah black hole ketika menelan sebuah bintang. Karena lubang hitam tidak terlihat, hanya terlihat cakram yang terbentuk di sekelilingnya.

Terditeksi seperti pulse, echo atau sonar X-ray yang lebih dekat di bagian black hole. Peneliti dapat memperkirakan seberapa besar ukuran black hole tersebut. Dan disimpulkan lubang hitam tersebut sangat besar dan berada di tengah sebuah galaksi.

Dengan teknik pemetaan baru, peneliti sekarang dengan mudah mengamati bagamana sebuah bintang dapat tertangkap dan tertarik lubang hitam yang sangat besar. Lalu gas yang ditarik oleh lubang hitam dapat berputar. Peneliti memerlukan data untuk mempelajari gerakan, arah dan cahaya bintang, ketika sebuah bintang akan dihancurkan oleh lubang hitam.

lack hole atau lubang hitam Swift J1644+57 menelan sebuah bintang

Seperti apa bila sebuah lubang hitam menarik dan menelan sebuah bintang. Gambar animasi dari Nasa JPL