Bumi punya 2 bulan H03 2016 hanya bentuknya kecil


Kategori : Science | Date : 18 June 2016
Planet Bumi ternyata punya 2 bulan. Setelah di teliti satu benda berputar mengitari Bumi. Disebut 2016 H03, mungkin terdengar aneh tapi benda ini mengitari Bumi setiap hari tapi tidak terlihat karena ukurannya relatif kecil.

Nasa mengatakan asteroid 2016 H03 memiliki lebar 40 meter x 100 meter. Jadi tidak bulat seperti bulan, dan dianggap sebagai asteroid.

Peneliti menemukan 2016 H03 yang disebutkan pada April 27 mengunakan teleskop Pan-Starrs 1. Teleskop ini dirancang khusus untuk mencari asteroid, dan berada di Haleakala Hawai.

Teleskop Pan-Starrs 1 juga berfungsi untuk mengawasi jalur asteroid dan komet yang bisa saja datang mendekati Bumi. Menemukan asteroid 2016 H03 pada tanggal April 27, 2016.


2016 H03 bulan kedua di Bumi

Nasa hanya mengatakan 2016 H03 seperti bulan Mini. Tetapi orbitnya tidak bulat, cenderung memiliki lintasan elips. Hal lain asteroid 2016 H03 ini letaknya cukup jauh dengan lintasan 38 - 100x dari jarak Bulan ke Bumi. Tidak masuk sebagai satelit Bumi, karena jaraknya terlalu jauh.

Asteroid 2016 H03 tidak menganggu Bumi sejak 100 tahun lalu, bahkan sampai berabad-abad mendatang.

Dan asteroid tersebut akan tetap ada mendampingi Bumi. Karena tidak pernah mendekati Bumi sampai jarak 14 juta km.



Informasi lebih lanjut dapat dilihat dari Nasa JPL

Berita terkait
Sekarang menambahkan dua lagi planet baru ke dalam daftar exoplanet yang berpotensi layak huni. Para astronom telah melihat sepasang planet yang mengorbit Bintang Teegarden. Seperti apa melihat matatari di Teegarden bila tinggal disana

Gempa teknonik dipastikan ada lempeng bumi yang tengelam atau terangkat. Berapa tebal kulit bumi, dan seperti apa inti bumi. Bumi memiliki 3 lapisan dari kerak bumi yang dingin. Di inti bumi memiliki kemunginan memang besi 96 persen. Bila bumi seatu hari tidak ada gunung ap, apa yang terjadi



Ilmuwan membuat penemuan dengan memantai gelombang suara, dan mengungkap jenis jenis batuan yang bersembunyi di bawah permukaan planet kita. Peneliti memperkirakan akar cratonik Bumi adalah bagian batuan kuno. Dan membentuk pergunungan terbalik yang terletak di pusat lempeng tektonik. Membentang sampai 300km lebih. Peneliti mengatakan berlian bukan barang langka dari sisi geologi

Nebula NGC 2438 atau nama lain Rotten Egg diabadikan teleskop Hubble. Awan kuning yang terlihat pada gambar adalah semburan materi dari sebuah bintang. Mengapa benda ini disebut Planetary Nebula

Astronom menditeksi sinyal di konstalasi rasi bintang Hercules, mungkin sinyal kuat tersebut berasal dari alien pintar. Sinyal dari 100 tahun cahaya tersebut dapat menjadi kontak dari dunia luar alien. 39 kali percobaan hanya 1 sinyal terditeksi, kemungkinan sinyal berasal dari Bumi sendiri.

Tapi ada miliaran bintang yang membentuk alam semesta. Tidak semuanya sama, bahkan beberapa bentuk sangat unik. Melihat dari foto mereka memang menarik, tapi tidak menarik bila melihat dampak terjadinya disana. Seperti apa penampakan benda aneh di alam semesta.

Mungkin kita bertanya seperti apa bentuknya. Seandainya Bumi menjadi bulan di planet Saturnus, Neptunus atau Jupiter yang lebih besar atau sebaliknya. Mungkin lebih indah, tetapi tidak untuk 3 planet yang besar




No popular articles found.