Teori relativitas umum dari Einstein kembali terbukti. Yang ini bisa disebut sangat langkah, karena ditemukan secara tidak kebetulan. Sebuah benda yang sangat jauh dengan jarak miliaran tahun cahaya bisa tampak, bahkan yang ini disebut cincin Canarias Einstein memiliki cahaya sempurna.dengan bentuk setengah lingkaran penuh.

Meliha benda di antariksa dapat saja terhalang benda lain. Kadang dapat ditemukan 4 benda atau 2 benda walau benda aslinya hanya satu. Efek tersebut dinamakan lensa gravitasi, karena cahaya yang melintas dan terlihat di Bumi datang begitu jauh. Ketika melintas mengalami distorsi dari gravitasi benda lain di depannya.

Gravitasi yang kuat dan menganggu cahaya yang melintas disebabkan kekuatan dari black hole. Blackhole atau lubang hitam inilah yang dapat melipat dan menganggu lintasan cahaya yang dilihat di Bumi

Cincin Canarias Einstein letaknya 10 miliar tahun cahaya. Penemunya mahasiswa Dr Margherita Bettinelli dari universitas La Laguna kepulauan Canary. Dia sedang menganalisa sebuah galaksi kerdil dengan teleskop Dark Energy / Decam di pusat observasi Cerro Tololo Chile.

Margherita menemukan bentuk cahaya melingkar yang tidak biasa atau dikenal dengan cincin gravitasi.

Posisi benda yang dilihat ini memiliki satu garis lurus antara kita manusia di bumi yang melihat ke 2 cahaya merah dan biru, benda dengan cahaya merah di tengah, dan paling belakang bercahaya biru. Kedua cahaya merah dan biru ini sangat langka terlihat. Karena kedua benda tersebut memiliki posisi sama jauhnya , mencapai miliaran tahun cahaya jauhnya dari Bumi

Gravitasi lensa Canarias Einstein ini lebih unik

Ketika melihat benda yang sangat jauh dengan warna biru tersebut, dan terhalang sebuah galaksi ditengah. Membuat gambar di galaksi paling belakang berbentuk setengah cincin. Cahaya cincin tersebut sebenarnya sebuah galaksi, tapi posisinya berada lebih jauh di belakang.

Karena berbicara ruang angkasa, cahaya yang datang ke bumi baru sampai terlihat disini dalam miliaran tahun.
Lingkaran cincin biru tersebut mengalami pembesaran akibat gravitasi galaksi yang ada di posisi tengah. Membuat setengah lingkaran sempurna, walau bentuk galaksi mungkin tidak bisa dilihat.

Posisi galaksi paling belakang berada pada jarak 10 miliar tahun cahaya dari Bumi, galaksi ditengah berada 8,5 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Akibat gravitasi lensa pernah terlihat di tahun 1979. Sebuah quasar QSO 0957+561 kembar muncul, walau benda disana aslinya hanya 1.
Penemuan lain dari munculnya sebuah galaksi yang jauhnya mencapai 13 miliar tahun cahaya atau hampir mendekati usia dari lahirnya alam semesta. Benda tersebut seharusnya tidak bisa dilihat walau mengunakan teleskop modern saat ini. Tapi muncul karena efek gravitasi benda lain yang ada di depannya