Gravitasi lensa Canarias Einstein ini lebih unik


Kategori : Science | Date : 5 June 2016
Teori relativitas umum dari Einstein kembali terbukti. Yang ini bisa disebut sangat langkah, karena ditemukan secara tidak kebetulan. Sebuah benda yang sangat jauh dengan jarak miliaran tahun cahaya bisa tampak, bahkan yang ini disebut cincin Canarias Einstein memiliki cahaya sempurna.dengan bentuk setengah lingkaran penuh.

Meliha benda di antariksa dapat saja terhalang benda lain. Kadang dapat ditemukan 4 benda atau 2 benda walau benda aslinya hanya satu. Efek tersebut dinamakan lensa gravitasi, karena cahaya yang melintas dan terlihat di Bumi datang begitu jauh. Ketika melintas mengalami distorsi dari gravitasi benda lain di depannya.

Gravitasi yang kuat dan menganggu cahaya yang melintas disebabkan kekuatan dari black hole. Blackhole atau lubang hitam inilah yang dapat melipat dan menganggu lintasan cahaya yang dilihat di Bumi

Cincin Canarias Einstein letaknya 10 miliar tahun cahaya. Penemunya mahasiswa Dr Margherita Bettinelli dari universitas La Laguna kepulauan Canary. Dia sedang menganalisa sebuah galaksi kerdil dengan teleskop Dark Energy / Decam di pusat observasi Cerro Tololo Chile.

Margherita menemukan bentuk cahaya melingkar yang tidak biasa atau dikenal dengan cincin gravitasi.

Posisi benda yang dilihat ini memiliki satu garis lurus antara kita manusia di bumi yang melihat ke 2 cahaya merah dan biru, benda dengan cahaya merah di tengah, dan paling belakang bercahaya biru. Kedua cahaya merah dan biru ini sangat langka terlihat. Karena kedua benda tersebut memiliki posisi sama jauhnya , mencapai miliaran tahun cahaya jauhnya dari Bumi

Gravitasi lensa Canarias Einstein ini lebih unik

Ketika melihat benda yang sangat jauh dengan warna biru tersebut, dan terhalang sebuah galaksi ditengah. Membuat gambar di galaksi paling belakang berbentuk setengah cincin. Cahaya cincin tersebut sebenarnya sebuah galaksi, tapi posisinya berada lebih jauh di belakang.

Karena berbicara ruang angkasa, cahaya yang datang ke bumi baru sampai terlihat disini dalam miliaran tahun.
Lingkaran cincin biru tersebut mengalami pembesaran akibat gravitasi galaksi yang ada di posisi tengah. Membuat setengah lingkaran sempurna, walau bentuk galaksi mungkin tidak bisa dilihat.

Posisi galaksi paling belakang berada pada jarak 10 miliar tahun cahaya dari Bumi, galaksi ditengah berada 8,5 miliar tahun cahaya dari Bumi.



Akibat gravitasi lensa pernah terlihat di tahun 1979. Sebuah quasar QSO 0957+561 kembar muncul, walau benda disana aslinya hanya 1.
Penemuan lain dari munculnya sebuah galaksi yang jauhnya mencapai 13 miliar tahun cahaya atau hampir mendekati usia dari lahirnya alam semesta. Benda tersebut seharusnya tidak bisa dilihat walau mengunakan teleskop modern saat ini. Tapi muncul karena efek gravitasi benda lain yang ada di depannya

Galaksi yang ada di alam semesta kadang terbentuk dalam kelompok. Tapi area IDCS 1426 terlihat adanya kelompok galaksi dimana keberadaan mereka sangat jauh. Bahkan baru terbentuk ketika alam semesta juga baru melewati masa Big Bang. 10 miliar tahun cahaya jauhnya.

Galaksi NGC 1316 memiliki bagian inti dengan debu dan gas. Diperkirakan pernah menelan galaksi lain dan membentuk dirinya saat ini. Dengan lubang hitam aktif menjadi sinyal radio paling kuat nomor 4 dan galaksi mengeluarkan sinyal radio 1,4Ghz dari lubang hitam.

Galaksi NGC 1277 memiliki ukuran 1/4 dari Bima Sakti. Yang lebih aneh lagi, inti galaksi di tengah terdapat sebuah lubang hitam supermasif.  Ini isi semuanya hanya lubang hitam, dan dapat menjadi objek penelitian dimana kelas baru tipe galaksi.



Sebuah galaksi generasi awal atau galaksi di awal alam semesta terbentuk tertangkap oleh teleskop Hubble. cahaya dari galaksi SPT0615-JD yang tertangkap oleh ke dua teleskop telah melakukan perjalanan sejauh 13,3 miliar tahun untuk sampai ke Bumi.

Pertanyaan alam semesta yang sukar dijawab. Apakah alam semesta itu memiliki alam semesta paralel, apakah akan terus mengembang dan tidak bertemu lagi. Apakah multiverse itu ada, salah satu jejak diperkirakan ditemukan

Sebuah galaksi MACS 1423-z7p64 diumumkan10 April 2017. Menjadi galaksi terjauh dan terlihat seperti galaksi purba di awal pembentukan alam semesta. Galaksi MACS 1423-z7p64 ditemukan bukan melihat langsung dengan teleskop. Seperti terlihat pembesaran gravitasi lensa.

Nasa mengunakan teleskop Fermi untuk melihat ledakan sinar gamma di alam semesta. Kali ini menemukan hal unik, ditemukan 5 sumber gamma yang berasal dari lubang hitam raksasa dan tertua di alam semesta. Mengapa benda ini perlu dipelajari lebih lanjut.



Gempa di negara Italia selama 2 bulan terakhir sudah terjadi 2 kali. Peneliti mengatakan gempa mengarah ke tempat lain sepanjang pusat sesar Apennine. Gempa kekuatan 6.6 SR , melanda di kawasan yang sama. Setelah gempa sebelumnya dengan kekuatan 6.2 SR pada 24 Agustus 2016.

Teleskop Array Murchison Widefield menangkap galaksi Bima Sakti dalam 12 warna. Tidak itu saha, setiap titik sinyal radio yang tertangkap juga mewakili galaksi yang lebih jauh. Dimana frekuensi radio telah mengalami perjalanan miliaran tahun untuk ditangkap oleh teleskop saat ini

Tim astronom dengan peralatan BOSS - Baryon Oscillation Spectroscopic Survey memetakan seperempat bagian langit, dengan program Sloan Digital Sky Survey - SDSS III. Menjadi peta paling lengkap yang dibuat dari isi sebagian alam semesta. Mencapai 650 kubik miliar tahun cahaya.

Michelle Kunimoto 22 tahun seorang mahasiswa di universitas Columbia. Dia tertarik dengan planet yang jauh. Sebagai mahasiswa dia mengambil bagian untuk menganalisa data dari teleskop ruang angkasa Kepler. Dan dia menemukan 4 planet dan satu planet diantaranya adalah seukuran planet Neptunus di posisi hangat.

Galaksi Bima Sakti memiliki 2 satelit galaksi kecil. Disebut LMC dan SML atau Large Megallanic Cloud dan Small Megallanic Cloud. Nebula N55 menjadi bagian dari isi LMC , memiliki bentuk bercahaya dan tampak seperti Superbubble.

Nebula Spider dimana terlihat pembentukan bintang muda berwarna merah yang disebut Stock 8. Letak nebula Spider berlawanan dengan arah pusat galaksi. Kabut tersebut berada di tepi galaksi atau sekitar 10.000 tahun cahaya dari Bumi.



Coma Cluster atau satu kluster galaksi berada di konstelasi Coma Berenices. Tapi bisa terlihat dengan teleskop ukuran besar untuk kelas amatir. Posisinya berada di antara rasi leo dan Bootes, dan paling mudah dilihat pada musim semi dan musim panas.


No popular articles found.