Quick Charger MediaTek Pump Express 3.0 mengisi baterai smartphone 20 menit 70 persen


Kategori : Technology | Date : 31 May 2016
MediaTek Pump Express 3.0 mengisi baterai smartphone dari 0%-70% kapasitas untuk 20 menit.

Kecepatan pengisian baterai smartphone dengan MediaTek Pump Express 3.0 dua kali lebih cepat dari sistem pengisian cepat produsen lain, dan lima kali lebih cepat dibanding charger standar.

Atau mengisi 5 menit cukup untuk 4 jam bicara atau full charger selama 100 menit

Tantangan produsen chip dan smartphone adalah kebutuhan penguna. Seperti mendengar musik, menonton video dalam konten multimedia, user tidak perlu memasang kabel charger selama karena baterai smartphone akan cepat habis.

Cukup di charge selama 20 menit dan 70% baterai dapat terisi. Untuk teknologi MediaTek Pump Express 3.0 dibutuhkan pengisian charger dengan konektor USB tipe C.

Pump Express 3.0 = 70% in about 20 min
Competitor A = 70% charge takes 40 min
Competitor B = 70% charge takes 100 min


Pump Express 3.0 disebutkan aman dengan komunikasi 2 arah dan sistem pelindung internal untuk pencegah perangkat terjadi overheating.

Pump Express 2 dari Mediatek sudah digunakan oleh merek Sony, Lenovo, Gionee dan Meizu. Perbedaan dengan MediaTek Pump Express 3.0 adalah pengisian charger leih cepat, lebih efisien, dan panas selama pengisian baterai lebih rendah. Chip procsor pertama yang mendapatkan sistem pengisian cepat Pump Express 3.0 untuk Helio P20 yang hadir pada akhir tahun 2016.

MediaTek Pump Express 3.0 mengisi baterai smartphone 20 menit 70 persen



Dibawah ini perbedaan teknologi PumpExpress dari generasi pertama sampai versi 3
PumpExpress 3 hanya mengunakan charger input 3-6V dengan power 5A

MediaTek Pump Express 3.0 vs PumpExpress 2.0

Huawei procesor Kirin 980 Arm Cortex A76 dan A55, procesor hanya untuk Huawei smartphone. Mendukung 4G LTE Cat.18 dan Cat13 1,2Gbps download. Kirin 980 8 core dengan 2 turbo dan 2 pemakaian performa ARM Cortex A76 siap dengan jaringan 5G. Kirin 710 dengan dukungan dual VoLTE.

Charger smartphone awalnya ingin disatukan untuk produk di Eropa. Setelah 8 tahun berlalu, dan adanya nota kesepakatan. Produsen smartphon tetap mengunakan charger adaptor dengan disain sendiri. Masalah di Eropa, setiap tahun menghasilkan 51 ribu ton sampah charger.

Oneplus sebelumnya mengunakan nama Dash Charge, tapi terdaftar sebagai lisensi dari Oppo yang digunakan untuk Vooc Fast Charger. TUntuk memisahkan masalah paten di Eropa dan Amerika. Warp Charge digunakan oleh Oneplus untuk sistem pengisian baterai cepat.



Quick Charger 4.0 INOV - Intelligent Negotiation Optimum Voltage. Juni 2017 tampil Quick Charge 4+, sampai Mei 2018 baru 5 smartphone yang mendukung Quick Charger 4+. Untuk adaptor charger baru satu buatan PTL-27WPDQ4. Huawei Honor 10 salah satu smartphone dengan pengisian baterai paling cepat.

Teknologi pengisian baterai Vooc mampu mengisi baterai smartphone lebih cepat. Pengisian 75% kapasitas baterai cukup 30 menit. Super Vooc charger 15 menit baterai smartphone full charger kapasitas 2500mAh. Vooc adalah charger khusus untuk smartphone Oppo

Super mCharge adalah standar pengisian cepat untuk produk Meizu. Pengisian baterai smartphone dari 0 - 100% hanya membutuhkan waktu 20 menit. Jadi bisa ditinggal mandi dan makan lalu melihat baterai smartphone sudah penuh

Perbedaan notebook dan laptop hanya sebatas kata. Bila melihat laptop bisnis sangat mudah dikenali, dari banyak port, garansi, tambahan alat docking. Tapi bukan perangkat itu saja yang membedakan notebook kelas kantor dan rumah. Notebook kantor diuji termasuk tut keyboard sampai bagian engsel. Dan lebih mudah diperbaiki.



2004 perangkat Switch Hub mampu mendistribusi jaringan computer agar bekerja lebih efisien. Tapi perangkat tersebut mencapai $5000, 10 tahun lebih berlalu harga switch hub semakin murah. Mampu menangani trafik data lebih efisien dalam jaringan puluhan computer.

Penelitii dari UC Irvine menemukan rancangan baterai yang dapat di charger ulang sebanyak 200.000 kali dengan penurunan 5% kapasitas baterai. Artinya baterai akan bekerja lebih dari 500 tahun. Uniknya, penemuan tersebut secara tidak di sengaja, karena mereka tidak tahu bagaimana cara kerja baterai tersebut dapat bertahan begitu lama.


No popular articles found.