Timelapse hyperZoom Singapore


Digital | 16 May 2016

Teknik hyperZoom mulai dikembangkan beberapa tahun lalu.

Membuat foto time lapse seperti terbang dan terus mengambil gambar yang sangat jauh dengan video sekualitas foto.

Memberlihatkan pemandangan dimana seseorang berdiri dan tidak bisa melihat ke tempat lebih jauh. Disini teknik hyperZoom menampilkan  pemandangan yang sangat jauh mengunakan camera telezoom.

Pembuat foto dibawah ini tidak mengunakan peralatan khusus seperti drone, slider dan peralatan rumit lainnya, tapi dari software.

Dengan Adobe After Effect , dimana foto dari camera untuk mengikuti foto secara 4 dimensi yang disebut Virtual 3D Space

Timelapse hyperZoom Singapore



Pembuat video ini adalah Geoff Tompkinson. Dia bekerja sebagai fotographer lebih dari 30 tahun. Dan salah satu fotografer dunia, serta video produser time lapse. Website 

SINGAPORE HyperZoom from geoff tompkinson on Vimeo.


Berita terkait
Fotografer Morten Rustad membuat video timelapse dan resolusinya mencapai 8K. Gambar yang sangat tajam tentang video pemandangan alam dengan Amerika Selatan. Tujuannya liburan setahun untuk video timelapse. Setidaknya film yang dibuat meliputi 7 negara. Paling menakjubkan bentuk galaksi yang seharusnya terlihat diatas kita.Sayang dia belum mampir ke Indonesia.

Salah satu target membuat foto ini untuk melihat garis galaksi yang selalu muncul diatas bumi. Camera andalannya adalah Canon 7D mkII, mengunakan adaptor dengan lensa Nikon 1000mm. Satu lagi video indah tentang astronomi. Siang hari di Hawai bisa melihat bintang.



Fotografer Tristan merekam 2 pendaki yang menaklukan El Capitan. Tebing setinggi hampir 1000 meter, rata rata pendaki membutuhkan waktu 3-4 hari. Tapi kedua pendaki ini memecahkan rekor kurang dari 3 jam. Bagaimana mereka mendaki, teknik yang unik terlihat dalam video Timelapse. Kedua pendaki terlihat terpisah tapi saling bekerja sama.

Sebuah film pendek berjudul Sun Moon London merekam bulan purnama, matahari sampai satelit yang lewat. Durasi 3 menit saja, apa yang dapat dilihat. Dari lensa 600mm tiba tiba dia tertarik mengunakan 1800mm, mungkin secara visual akan menarik. Tele-converter 1,4x buatan Sigma, hasilnya video yang direkam dari camera mencapai 2520mm.

Ketika terbang pada malam hari, lihat ke arah selatan. Mungkin anda akan melihat galaksi Bima Sakti. Dibuktikan oleh Wick adalah pilot Swiss Airline berusia 30 tahun. Mengunakan camera yang ditaruh di ruang pilot, dia merekam penerbangan dari Zurich ke Sao Paulo dengan camera.

Bayangkan bila ada tim fotografer Indonesia bisa membuat video seperti ini. Mungkin akan menampilkan citra Indonesia lebih indah. Tapi yang ini dibuat oleh tim fotografer dari Shanghai China. Tekniknya lengkap, hasil videonya sempurna.

Satu lagi karya fotografer Mike Olbinski dengan hobi membuat video timelapse. Kali ini membuat video badai dari tornado dan petir, tapi dibuat dengan warna hitam putih. Lebih menyeramkan dibanding videobadai dengan warna.



Sebuah pulau di Atlantik utara menjadi tempat paling menakjubkan kalangan fotografer. Nick Kontostavlakis membuat video timelapse, dan diberi nama Whispering Iceland. Direkam mentok dengan resolusi 4K, dan camera Sony serta lensa premium Zeiss.

Sebuah video dengan judul Once Upon a Time in Cappadocia, mengunakan teknik Hyperlapse. Tapi kali beda. Rob Whitworth kembali memukai dengan produksi video Timelapsenya untuk Turkish Airlines. Mengunakan beraneka teknik dari pemandangan Turki.

Christoph Galep membuat video Timelapse dengan teknik lengkap. Dari Hyperlapse, Slow motion, zoom serta video biasa. Semua dikombinasikan dalam video Hello Tokyo. Galep mengatakan teknik membuat video tersebut dengan motion blur, keyframe teknik in dan out.

Video time lapse awan kumulonimbus di Jakarta terus memunculkan kilatan petir dibuat dalam bentuk video. Awan muncul di pagi hari, sekitar jam 1 pagi. Karena petir terlihat terus menerus, dicoba dibuat video timelapse. Hasilnya dalam durasi 25 menit di dapat beberapa foto kilatan petir yang menarik

Joe Nafis asal California dan dia tinggal di China. Membuat foto Shanghai Tower yang dibangun 6 tahun dalam video Timelapse. Gedung tertinggi kedua di Dunai saat ini akhirnya selesai. Tetapi Nafis sudah ada disana setelah tower tersebut mulai dibangun tahun 2009

2 tahun foto untuk video timelapse di kumpulkan. Dari 600 urutan menghasilkan 5 TB foto. Kita dapat melihat pemandangan negara Austria yang dibuat oleh FilmSpektakel. Fotographer Thomas Pocksteiner dan Peter Jablonewski melakukan beberapa perjalanan ke beberapa daerah di Austria.

Kwon asal korea sudah mengumpulkan beberapa foto terbaiknya untuk video timelapse. Dari tahun 2009 sampai 2013, dari Korea, gunung Kalimanjaro, gunung Baekdu, Tanzania, Uluru Australia dan Yellowknife Canada. Memang niat



Fotographer Colin Rich membuat video timelapse mengikuti musik . Beberapa video dibuat singkat hanya 1-2 detik, video lain memiliki durasi lebih panjang. Peralatannya lengkap dengan membawa FloatCam DC Slider




No popular articles found.
< /body>