Facebook mengunakan algoritma untuk mengenal wajah seseorang, hanya mengunakan informasi sebuah foto.

Fungsinya untuk mendapatkan siapa pemilik foto, dan dihubungkan ke database arsip Facebook.

Sehingga aplikasi Facebook dapat mencari dan mengenal foto, sekaligus dapat mengenal siapa saja yang ada di foto bila setiap orang yang ada di foto telah memasukan data dalam member Facebook. Dan tampil kemungkinan si pemilik foto dengan tanda “tag suggestions,”

Informasi ini agak menyeramkan, bila seorang menyembunyikan dirinya ke publik. Bisa saja dikenali oleh Facebook, dan orang lain dapat melihat siapa wajah dan nama yang ada di dalam foto.

Teknologi pengenal wajah sangat memudahkan perusahaan media sosial, karena perkembangan camera smartphone dan mereka memasukan foto selfie ke halaman media sosial

Facebook biometrik pengenal wajah anda apakah legal

Awal Mei 2016, pengadilan Amerika memutuskan gugatan ke Facebook, setelah Facebook secara tidak sah mengumpulkan data bioemtrik yang berkaitan dengan wajah foto tanpa ijin penguna

3 orang menggugat Facebook seara terpisah dan bergabung dalam satu gugatan. Langkah pembaca biometrik dianggap melanggar Biometric Informasi Privacy Act (BIPA) berdasarkan undang undang tahun 2008 Illinois. Yang menurut hukum tersebut, setiap perusahaan dilarang mengunakan algoritma sidik wajah tanpa seijin pemiliknya


Pihak Facebook membantah dan mengikuti hukum California, tapi hakim yang menangani menolak permintaan Facebook.

Pengadilan menerima tuduhan bahwa teknologi pengenal wajah Facebook melibatkan sistem scan wajah geometri yang dilakukan tanpa persetujuan pemilik.  Dan Hakim James Donato menyatakan masuk akal teknologi biometrik Facebook masuk dalam aturan BIPA. Facebook kemungkinan akan di denda sekitar $1000-5000, bagaimana dengan penguna lain ?

Facebook tidak terbuka tentang pengaturan privasi dalam perjanjian para member. Kasus ini bukan pertama yang diajukan ke pengadilan atas keluhan penguna Facebook.
Ketika seseorang masuk ke Facebook, mereka belum tentu membaca, dan langsung meng-klik pernyataan setuju. Dan tidak menempatkan informasi apakah user akan mendapatkan algoritma wajah mereka akan digunakan oleh Facebook.

Di Eropa, pengenal wajah telah dihentikan oleh Facebook pada tahun 2012. Karena menyangkut masalah privasi seseorang

Bila seseorang mengunakan foto, kemungkinan besar dalam beberapa saat dapat dikenali di Facebook. Seandainya seorang netter tidak menyukai publikasi, dan menjaga privasi sebaiknya tidak pernah memasukan foto mereka di media sosial. Cepat atau lambat foto yang ada di media sosial akan terbaca dengan sistem algoritma media sosial

Teknologi biometrik lain seperti sidik jari dan retina mata. Untuk sidik jari mulai digunakan tahun 2015. Digunakan untuk kunci smartphone dari sidik jari pemilik smartphone. Apakah kita yakin bila sidik jari kita aman di smartphone, atau jangan jangan sudah dihitung oleh smartphone dan dikirim sebagai data perusahaan lain.

Anda penguna media sosial dan bisa bersembunyi disana, sepertinya tidak.

Gunakan teknik foto selfie seperti dibawah ini, agar media sosial tidak bisa mengidendifikasi wajah anda.

Anti Biometric Social Media