Sebuah tata surya dengan nama Trappist-1 jaraknya cukup dekat dengan Bumi.

Disana terdapat sebuah bintang berukuran kecil. Lebih tepat untuk manusia bisa pindah ke planet di tata surya tersebut. Peneliti menemukan 3 planet di sekitar bintang Trappist-1.

Astronom sedang melihat lebih lanjut dengan bintang 2MASS J23062928-0502285. Ditemukan oleh teleskop Trappist (TRAnsiting Planets and PlanetesImals Small Telescope) yang berada di Chile.

Bintang disana berwarna merah, ukurannya kecil dan tidak panas. Di tata surya Trappist-1, bintang tersebut lebih redup sampai 1/2000 cahaya matahari kita dengan massa 1/12 lebih rendah. Berada di konstelasi Aquarius.

Penemuan bintang berukuran kecil adalah hal biasa, rata rata ukuran bintang di tata surya kita mencapai 15% berada di dekat Bumi.

Ke  3 planet yang mengorbit memiliki ukuran 10% lebih besar dari Bumi.

Hanya saja 2 bintang terlalu dekat ke bintang Trappist-1, karena dua planet memiliki orbit 1,5 dan 2,4 hari. Tetapi satu planet yang menarik, diperkirakan mengorbit ke bintang tersebut antara 45 -75 hari.

Untuk planet paling depat, diperkirakan mendapatkan radiasi bintang terlalu besar. Mencapai 4x radiasi dibanding planet Bumi. Demikian juga planet kedua mendapatkan 2x tingkat radiasi dari bintang.

Planet ketiga inilah yang diteliti para ilmuwan. Diperkirakan mendapatkan radiasi lebih rendah dibanding planet Bumi mendapatkan radiasi dari matahari. Terlihat satu planet tersebut cocok untuk manusia bermigrasi.

Tarikan gravitasi bintang ditengah mengunci posisi dua planet paling depan. Membuat satu sisi terus menghadap ke matahari disana.

Planet ketiga sebagai planet terjauh mungkin berada di zona layak huni.  Cukup hangat dan cukup air untuk dipertahankan pada permukaan planet atau membuat air tetap cair.

Ketiga planet di tata surya Trappist 1 diumumkan 2 Mei 2016.

Gambar 1, ukuran bintang Trappist-1 berwarna merah, dibanding matahari berwarna kuning.
Gambar 2, ke 3 planet dalam posisi orbit, hanya planet ke 3 yang aman untuk manusia tinggal.
Gambar 3, ilustrasi dengan permukaan di planet nomor 3.

Tatasurya Trappist-1 kemungkinan ada planet yang cocok untuk manusia pindah

Update Juli 2016
2 planet di tata surya Trappist-1 disebut Trappist-1b dan Trappist-1c dari Nasa.Gov
Kali ini teleskop Nasa mengukur dengan alat spectroscopik, mengukur dari 2 dari 3 planet di Trappist-1. Pertama kali Hubble mencoba mengukur satu planet dengan apat tersebut untuk pencarian planet seukuran Bumi.




Komposisi atmofer disana lebih tipis tapi memiliki kandungan berat seperti hidrogen. Mirip sepeti planet Venus dan Bumi atau planet berbatu. Langkah selanjutnya tim Nasa diluncurkan teleskop James Webb untuk mengukur lebih akurat.