SSD PNY CS2211 dari 240GB sampai 960GB untuk SSD paket budget


Kategori : Hardware | Date : 17 April 2016
PNY baru mengeluarkan SSD seri CS2211, diberikan garansi 4 tahun, harga SSD lebih murah dari produsen lain.

Tepat untuk penguna gaming, penganti harddisk yang lambat pada notebook, editing foto, atau menyimpan video.

Tidak mengunakan chip TLC, tetapi tetap MLC.  Kecepatan read dan write mencapai 565MB/s, dan minimum untuk kapasitas paling kecil 470MB/s

PNY hanya menawarkan 3 model untuk PNY CS2211. Dari 240GB, sedikit lebih lambat pada kecepatan Write 470MB/s atau sekitar 90MB/s lebih lambat dibanding SSD model 960MB.  Sedangkan kecepatan Read relatif sama dari ketiga model dari kapasitas SSD.



SSD murah dari PNY CS2211

PNY CS2211 240 GB
Part Number PNY SSD7CS2211-240-RB
Max Sequential Read Speed 560 MB/s
Max Sequential Write Speed 470 MB/s
Max Random Read Speed 87,000 IOPS
Max Random Write Speed 95,000 IOPS

PNY CS2211 480 GB


Part Number PNY SSD7CS2211-480-RB
Max Sequential Read Speed 565 MB/s
Max Sequential Write Speed 540 MB/s
Max Random Read Speed 95,000 IOPS
Max Random Write Speed 95,000 IOPS

PNY CS2211 960 GB
Part Number PNY SSD7CS2211-960-RB
Max Sequential Read Speed 565 MB/s
Max Sequential Write Speed 540 MB/s
Max Random Read Speed 95,000 IOPS
Max Random Write Speed 90,000 IOPS

Informasi lebih lanjut dapat dilihat via PNY

Corsair MP300 adalah SSD tipe M.2 yang dipasang langsung pada board computer. Yang ini ditawarkanu untuk budget SSD. Corsair MP300 mengunakan ukuran 2290, tersedia kapasitas 120, 240, 480 dan 960GB. Corsair MP300 mengunakan jaluar PCIe x2, dengan komponen chip 3D Nand.

WD tampilkan SSD Blue dan Green di seri SSD murah. Model lebih lambat mengunakan controller Silicon Motion tanpa RAM Buffer. Model lebih tinggi Blue dengan controller Marvel 88SS1074.

Seri SSD Apacer AS330 menargetkan penguna pemula. Harga SSD murah ini memiliki kecepatan sampai 500MB/s, hanya IOPS yang terlihat lebih rendah. Dari spesifikasi, Apacer AS330 dengan kecepatan Read sampai 545MB/s, dan Write 520MB/s.



SSD Toshiba XG5 mengunakan chip NAND 64 layer 3D atau dikenal dengan BiC3. Dikemas dalam format M.2 SSD melalui PCIe 3.0 x4 dan NVMe. Kecepatan SSD Toshiba XG5 mencapai 3GB dan 2,1GB/s, update kapasitas 2TB

Ketika membeli SSD, yang dilihat adalah performa kecepatan read dan write. Setiap produsen mengeluarkan satu model SSD dengan berbagai kapasitas. Mengapa SSD kapasitas lebih kecil untuk model yang sama, memiliki performat lebih lambat

Samsung Jepang tampilkan model SSD baru. Samsung 750 EVO memiliki ukuran standar seperti SSD untuk desktop PC dan notebook dengan ukuran 2,5 inci. Pada data yang diberikan, SSD tersebut memiliki kecepatan 500MB/s untuk read dan write.

Transcend SSD570 adalah SSD, tapi mengunakan chip SLC. Sementara produsen lain memilih teknologi MLC dan TLC dengan biaya lebih hemat tapi umur SSD lebih pendek. Alasannya, chip SLC lebih tahan lama ketika data di write lebih banyak dibanding chip MLC atau TLC.



Dari ComputerBase Jerman menguji dampak performa SSD time M.2 Samsung SM951 yang terhubung ke PCIe SSD. SSD tersebut tidak memerlukan pendingin tapi benarkah SSD tersebut masih baik bekerja. Data menunjukan berbeda bila SSD M.2 tidak dilengkapi pendingin membuat performa drop sampai 30%.

Plextor M6V mengunakan 15nm NAND chip, seperti SSD buatan SanDisk Z400 sebagai SSD pertama dengan chip 15nm. Chip Toshiba 15nm masih mengunakan disain 2D / Planer yang kabarnya lebih ekonomis dibanding chip 3D NAND.

Produsen SSD Transcend keluarkan model baru seri SSD370 S, kualitas yang baik dan harga murah. Transcend tidak mengumumkan produk baru model SSD370S secara langsung. Tapi model tersebut bisa terlihat dengan case baru dengan tutup aluminium.

OCZ keluarkan SSD baru, mengunakan 8 channel memory dan controller Indilinx. SSD OCZ Vector 180 memiliki kecepatan tranfer 550/530MB/s dengan 100K IOPS Read dan 95K IOPS Write. OCZ Vector 180 mendapat garansi 5 tahun dengan ShieldPlus dan pemakaian 50GB perhari


No popular articles found.