Starchip dan Starshot melihat bintang terdekat dengan pendorong laser


Science | 14 August 2016

Profesor Hawking bersama Miliader Rusia dan fisikawan Yuri Milner tertarik membuat pesawat ruang angkasa untuk berkunjung ke bintang terdekat Alpha Centauri.

Jarak bintang tersebut hanya 4,3 tahun cahaya dari Bumi.

Bintang Alpha Centauri bukan bintang, tapi sistem dari 3 bintang.Disana terdapat 2 bintang besar sat satu lagi adalah biner. Bintang Alpha Centauri A dan B, memiliki posisi lebih jauh lagi, sekitar 4,35 tahun cahaya.

Bintang Alpha Centauri A adalah bintang ke 4 paling terang terlihat di Bumi. Disana ukuran bintang tersebut 25% lebih besar dari Matahari.
Bintang Alpha Centauri B adalah bintang berwarna kuning, dengan ukuran lebih kecil dari matahari.
Bintang Proxima Centauri adalah bintang kerdil / Red Dwarft Star. Memiliki ukuran 7x lebih kecil dari matahari.
Ketiga bintang tersebut diperkirakan sudah berusia 4,85 miliar tahun. Sedikit lebih tua dari matahari yang usianya sekarang 4,6 miliar tahun

Cerita menarik di tata surya Alpha Centauri, disana ditemukan sebuah planet dan diberi nama Centauri Bb.

Tetapi dengan teknologi yang ada sekarang, membutuhkan waktu 30.000 tahun sebuah pesawat dapat tiba disana.

Karena bintang tersebut memiliki jarak 39 triliun km dari Bumi. Pesawat ruang angkasa mungkin sudah kehabisan bahan bakar atau manusia yang meneliti mungkin tidak lagi ada.

Dalam istilah astronomi, bintang Proxima Centauri tepat berada di depan pintu. Tapi dengan pesawat ruang angkasa konvensional, butuh puluhan ribu tahun untuk mencapai kesana.

Beruntung metode tersebut tidak dipakai. Tetapi mengunakan pesawat kecil dengan pendorong laser. Starchip atau Starshot lebih mudah mengirim instrumen ke antariksa.


Starshot adalah pesawat ruang angkasa dengan pendorong angin matahari. Membawa instrumen kecil untuk dikirim ke tempat sangat jauh dari Bumi.
Starchip memiliki disain yang sama, tapi mengunakan instrumen chip atau nano. Dengan baterai nuklir yang tahan lama, pesawat akan berukuran kecil untuk terbang ke tempat jauh.

Dinamai StarChip, pesawat berukuran sangat kecil tersebut memiliki instrumen lengkap. Dari camera, pendorong foton, power supply, sistem navigasi dan peralatan komunikasi.

Fungsinya sama seperti pesawat ruang angkasa biasa, tapi ukuran dibuat sangat kecil agar ringan.

Starchip melihat bintang terdekat dengan pendorong laser

Jika proyek tersebut terealisasi, StarChip perlu dibawa bersama sebuah pesawat induk ruang angkasa. Setelah di orbit, StarChip akan membuka layar dan terbang setidaknya dengan kecepatan 20% dari kecepatan cahaya.

Untuk pendorong, dari Bumi akan diarahkan sinar laser. termasuk untuk mengirim data dari dan ke pesawat. Bukan satu pesawat kecil, bisa ratusan bahkan ribuan yang dikirim.

Bagaimana bila pesawat menabrak debu di antariksa dengan kecepatan sangat tingi. Berdasarkan model computer, sebutir debu dapat menghancurkan sebuah pesawat ruang angkasa. Tapi efeknya tidak penting, dan perancang pesawat dapat menempatkan perisai grafit tipis di depan pesawat. Disain kapal tersebut dapat dibuat seperti jarum untuk meminimalkan paparan elektronik probe dari ledakan partikel.

Berapa lama rancangan dan proses pembuatan. Mungkin 20 tahun nanti dan dibutuhkan miliaran dollar untuk membangun armada Starchip serta instrumen lain. Asumsi disain Starshot berhasil, perjalanan membutuhkan waktu 20 tahun atau lebih. Ditambah 4 tahun untuk mendengar sinyal dari pesawat yang diterima di Bumi. Seandainya produk melihat bintang tersebut dari dekat. Gambar dan apa saja yang dilihat oleh pesawat baru muncul pada tahun 2060




Tim Starshot termasuk fisikawan Freeman Dyson dan tim lainnya bergabung dengan tim Hawking, serta salah satu pendanaan lain dari Facebook Mark Zuckerberg.

Proyek tersebut akan menghabiskan 100 juta dollar, sementara ini masih dalam tahap konsep. Bila selesai, mungkin saja teknologi tersebut menjadi penemuan baru manusia dalam melihat bintang lain dari dekat.

Hawking mengatakan, Bumi adalah tempat terindah, tetapi mungkin tidak selamanya ada. Cepat atau lambat kita harus melihat bintang disekitar kita.

Berita terkait
Tata surya kita sangat stabil, juga isi galaksi kita. Seluruh benda mengorbit ke tengah galaksi,a. Apakah semuanya memang seperti perkiraan kita. Peneliti mengatakan bintang Velocoty bukan dari galaksi Bima Sakti. 2018 mereka bukan dari galaksi kita, tapi mungkin mereka datang dari galaksi lain.

Astronom menditeksi sinyal di konstalasi rasi bintang Hercules, mungkin sinyal kuat tersebut berasal dari alien pintar. Sinyal dari 100 tahun cahaya tersebut dapat menjadi kontak dari dunia luar alien. 39 kali percobaan hanya 1 sinyal terditeksi, kemungkinan sinyal berasal dari Bumi sendiri.



Sebuah tata surya , disana terdapat 2 bintang. Satu bintang dengan nama IRAS 08544-4431 akhirnya meledak dan tamat riwayatnya. Tetapi peneliti menemukan sesuatu yang aneh. Apakah akan muncul generasi planet kedua

Daerah komplek bintang Delta Orionis ternyata memiliki bintang yang unik. Disana terdapat 3 bintang berjajar dikenal dengan nama Mintaka. Dapat terlihat ketika malam hari, posisinya berada di sisi barat. Dengan teleskop optik, ketiganya tidak terlihat. Dan hanya tampak dengan teleskop X-Ray Chandra

Bertahun tahun bintang Polaris atau Bintang Utara dijadikan panduan, khususnya dunia pelayaran. Termasuk astrografer atau fotografer bintang yang ingin membuat trail dari lintasan bintang yang melingkar. Setelah dihitung ulang, bintang Polaris lebih dekat 100 tahun cahaya. Abad ini posisi berada tepat diatas, 14000 tahun lagi akan turun dibawah




No popular articles found.
< /body>