Panama Papers adalah bocoran dari sebuah firma hukum di Panama.

Mereka memiliki data dari beberapa orang paling kuat di dunia, dan mengunakan rekening tersembunyi untuk menyembunyikan kekayaan mereka untuk menghindari pajak.

Bocoran tersebut termasuk tokoh internasional, selebriti, pemimpin perusahaan yang melakukan transaksi tidak terlihat. Sejauh ini mereka yang masuk daftar membantah adanya pengelapan harta kekayaan mereka.

Panama Papers berisi 11,5 juta lembar dokumen, setara 2,6TB. Diberikan oleh sumber yang tidak mau disebutkan namanya, ke sebuah media surat kabar di Jerman Süddeutsche Zeitung tahun lalu

Kantor hukum Mossack Fonseca di Panama

Süddeutsche Zeitung mengatakan data tersebut diambil dari file sebuah perusahaan hukum Panama Mossack Fonseca. Digambarkan sebagai perusahaan hukum lepas pantai terbesar ke 4 di dunia.

Süddeutsche Zeitung berbagi data kepada Konsorsium International of Investigative Journalist. Dimana badan tersebut adalah organisasi nirlaba dengan beberapa wartawan dan 100 kantor berita di seluruh dunia. Termasuk media The Guardian, surat kabar McClatchy, Fusion dan lainnya.

Berita lain masih menunggu dibukanya dokumen Panama Papers, mungkin dalam beberapa hari kedepan akan dipublikasikan beberapa artikel menyangkut nama yang ada di file tersebut.
Nama tokoh penting yang disebutkan dari presiden Islandia, Argentina, Ukraina, perdana menteri Pakistan, raja Arab Saudi, mantan Emir Qatar,, pejabat FIFA, sampai bintang sepakbola Lionel Messi
Beberapa nama yang disebutkan dari orang kaya, termasuk presiden Rusia membatah data yang disebutkan oleh file Panama Papers

Terkait dengan 143 politisi, serta keluarga dan teman dekat dan 12 pemimpin politik. Tujuannya sangat sederhana, untuk menghindari pajak dari harta kekayaan mereka.

Presiden Gunnlaugsson muncul didaftar Panama Papers. Dan masyarakat meminta presiden mundur, tapi Gunnlaugsson menyatakan tidak memiliki harta di British Virgin Island untuk menghindari pajak.

Juan Armando Hinojosa digambarkan sebagai kontraktor favorit dari presiden Meksiko.
Delapan anggota dan mantan Politbiro China dan pejabat keluarga China masuk dalam daftar. Puluhan donor berpengaruh dan politisi dari Inggris termasuk ayah dari perdana menteri David Cameron dikabarkan memindahkan uangnya keluar negeri agar menghindari pajak di Inggris. Skandal Panama Papers menyebutkan beberapa pensiunan kaya raya mengunakan perusahaan luar negeri untuk membeli rumah di Amerika Latin.

Australia terdapat 800 orang masuk daftar penguna Mossack Fonseca. Negara Colombia memiliki 850 nama. Dan beberapa tokoh serta orang kaya di negara seperti India, Israel, Mexico, Selandia Baru, Thailand.

Lalu apa yang ditawarkan dari data Panama Papers. Perusahaan hukum Mossack Fonseca berbasis di Panama ini menyediakan jasa keuangan untuk orang asing. Apakah data yang begitu besar menunjukan kejahatan, tidak jelas. Memiliki uang di luar negeri adalah legal.
Usaha perusahaan tersebut resmi dan tidak menyalahi hukum, untuk setting ke perusahaan luar dari dana klien mereka. Perusahaan hanya mengambil fee antara $700-1000, dikelola oleh 300 karyawan  di Panama dan 500 orang di luar negeri.

Urusan uang atau investasi ke perusahaan luar negeri adalah hal wajar. Yang patut dipertanyakan bila dana yang disimpan terlalu besar tetapi penghasilan pemiliknya tidak sebesar uang yang ada. Atau uang yang di investasikan oleh Mossack adalah penghasilan bagi pemilik modal tapi tidak membayar pajak di negara mereka. Karena investasi tersebut dilakukan di luar negeri.

Pada grafik berwarna merah adalah nama nama yang disebutkan Panama Papers. Indonesia belum dimasukan, berdasarkan salah satu media di Indonesia menyebutkan sekitar 2900+ nama dengan total 11.000 triliun rupiah ada di daftar Panama Papers. Nama dan perusahaan dari Indonesia yang disebut di Panama Papers sudah muncul di Pastebin.com/GVgheYy3

Panama Papers skandal keuangan 2 triliun dollar

Sekarang sekitar 100 organisasi di seluruh dunia mulai melakukan investigasi terkait bocornya dokuman sangat besar tersebut. Mungkin terlalu banyak untuk dibaca satu persatu, mengingat informasi dokumen yang harus di periksa mencapai 11,5 juta lembar.

Uang yang beredar berdasarkan dokumen tersebut mencapai 2 triliun dollar dan dipindahkan secara "rahasia" ke perusahaan lain. Berita dari informasi Panama Papers  sudah diakui oleh Mossack Fonseca yang menyebut menjadi korban dari pembobolan data dari luar. Dokumen bukan bocor tapi di bobol oleh "".

Dokumen Panama Papers mengalahkan jumlah dokumen Cablegate 2010 (1,7GB), Offshore 2013 (260GB), Luxemburg 2015 (4GB) dan Swiss Leak 2015 (3,3GB). Bahkan di era Edward Snowden

Panama Papers skandal keuangan 2 triliun dollar

Update
Siapa yang mencuri data perusahaan Panama Paper. Dikabarkan seorang teknisi yang bekerja di perusahaan Mossack Fonseca sudah ditahan di Jenewa. Ada kecurigaan bahwa dia yang mencuri data tesebut kada harian Perancis Le Temps.
Data yang dicuri dikirim tanpa nama ke sebuah konsursium jurnalis internasional. Seorang kejaksaan Jenewa mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah membuka penyelidikan atas keluhan bocornya data perusahaan Mossack di internet. Tapi belum mengomentari apakah si teknisi yang membocorkan lalu mengirim ke media.

+ [Reuters via Le Temps]