Teori alam semesta belum bisa terjawab


Science | 8 May 2017

Bila melihat sangat jauh apakah ada alam semesta lain atau alam semesta seperti gelembung rakasasa

Berapa usia alam semesta.

Usia alam semesta kita, estimasi terbaik 13,8 miliar tahun adalah tanggal lahir alam semesta "kita".

Terhitung pada waktu kita, manusia yang ada di bumi ini dan melihat jauh kebelakang.

Sedangkan usia Bumi dan tata surya saat ini diperkirakan 4,5 miliar tahun.

Disini berbicara dengan angka, dengan berdasarkan pengamatan yang dilakukan di akhir abad modern
Edwin Hubble mengemukakan semua galaksi bergerak. Terlihat dari tanda cahaya merah dan biru.

Semakin jauh maka galaksi bergerak berlawanan arah dari Bumi terlihat berwarna merah.
Biru diartikan sebuah galaksi bergerak lebih dekat ke arah Bumi.

Hal lain, berapa suhu di alam semesta. Ketika terjadinya Big Bang, dan dimulainya alam semesta meluas, panas, lalu mendingin di era zaman kegelapan dan sampai pengukuran suhu di ruang angkasa mencapai -270 derajat Celcius.

Manusia dapat hidup karena cahaya matahari, memanaskan planet dengan suhu ideal. Bumi berada di tempat yang tepat atau zona habitat. Lalu kapan manusia akan punah, nanti tapi tidak diketahui kapan. Seandainya manusia bisa pergi secara nomanen meninggalkan planet. Lalu pergi ke planet lain dan terus bertahan. Apakah manusia bisa terus hidup. Kembali ke pertanyaan semula, dan berakhir dengan pertanyaan sampai kapan usia alam semesta, tidak ada yang tahu

Alam semesta terus mengembang

Bayangkan sebuah balon yang ditiup dan terus membesar. Di awal alam semesta, diperkirakan sebuah benda yang sangat padat dan panas berbentuk gas amat sangat besar.

Menyebabkan ledakan besar, semua isi terlempar ke segala arah dan memperluas seperti balon yang di isi udara.
Kecepatan perluasan terus meningkat dari waktu ke waktu karena efek dari energi gelap / dark energy. Di perumpamakan kita tinggal di dalam semesta seperti di dalam sebuah balon yang terus membengkak ukurannya.



Seandainya semua bergerak ke segala arah, seperti apa energi gelap / Dark Energy tersebut yang mempengaruhi, tidak diketahui.
Tetapi diperkirakan memberi dorongan negatif. Bertindak sebagai gaya tolak yang menyebabkan semua isi alam semesta terus mengembang
Seperti galaksi kita yang saling tarik menarik dengan galaksi Andromeda walau keduanya memiliki rentang sangat jauh mencapai 2 juta tahun cahaya..
Beberapa percobaan mencari seperti apa energi gelap, ada jawaban tapi tidak pernah sempurna sebagai penjelasan.

Mengapa Big Bang terjadi

Artinya mengapa ledakan besar tersebut terjadi. Ini lebih mengarah ke filosofis dan metafisis. Karena ilmuwan hanya mampu memperkirakan apa yang saat ini ada dan menyimpulkan terjadinya alam semesta dengan waktu sebelumnya yang disebabkan Big Bang berdasarkan penglihatan di masa lalu.
Seperti melihat gerakan galaksi yang sangat jauh bahkan terjauh untuk diamati.

Mendekati kata tepat, Big Bang dimana terjadi kepadatan dan panas di satu titik. Berarti cahaya tidak dapat melakukan perjalanan di sekitar benda tersebut dan terus diserap lalu kembali di pancarkan.

Ilmuwan memperkirakan setidaknya usia alam semesta yang dapat diamati hanya mencapai 380 ribu tahun setelah terjadinya Big Bang (lahirnya alam semesta).

Karena alam semesta terbagi menjadi beberapa fase.
  1. Ledakan awal big bang ketika pemicu lahirnya alam semesta.
  2. Panas dari sebaran materi big bang ke segala arah disebut masa Infas
  3. Lalu mendingin yang disebut zaman gelapan. Ketika semesta kembali mendingin dan memungkinkan cahaya melakukan perjalanan tanpa terganggu. Manusia masih dapat menangkap sinyal CMB / Cosmic Microwave Background (usia sebelum 400 ribu tahun setelah Big Bang
  4. Pertama bintang lahir di alam semesta diperkirakan baru terjadi 400 juta tahun setelah Big Bang
  5. Evolusi terbentuknya galaksi pertama pada 1 miliar tahun setelah Big Bang dan berlanjut sampai hari ini.
  6. Tata surya kita terbentuk setelah 8,7 miliar tahun setelah Big Bang sampai hari ini.
  7. Sekarang memasuki tahun 13,7 miliar setelah terjadinya Big Bang.

Tahun 0 Big Bang sampai hari ini
Ada beberapa tahap ketika kita melihat di masa lalu mengunakan pengamatan teleskop. Tetapi tidak dapat seluruhnya terlihat alias terlalu samar.
Lalu ilmuwan mulai memanfaatkan sinyal radio, untuk menangkap jejak dan memetakan seperti apa berkas yang ditangkap dan baru sampai saat ini.
Seperti gelombang sinyal statis, lalu dibuat sebuah peta dari sinyal tersebut.

Big Bang bukan seperti sebuah bola gas yang supermasif. Diperkirakan terjadi letupan pada satu tempat dan terus memicu ledakan lain sampai semua benda menyebar ke segala arah.
Manusia tidak bisa melihat terjadinya Big Bang, hanya bisa melihat bentuk yang baru lahir ketika alam semesta terbentuk. Sejauh ini hanya usia sebuah galaksi yang umurnya 380 ribu tahun dari waktu tahun 0. Atau jauhnya 13,8 miliar tahun dari Bumi.

Benda yang berada di 380 ribu tahun setelah Big Bang adalah letak benda yang dilihat kita dengan kemampuan teknologi saat ini. Menunggu kemampuan teleskop ruang angkasa baru James Webb.

Kapan alam semesta berakhir

Waktunya masih lama atau mungkin sangat lama.



Ada beberapa teori, Big Rip dan Big Crunch. Keduanya mengakibatkan kematian panas yang ada di alam semesta, bila seluruh bintang akan mati atau padam, tidak ada lagi yang memberikan suhu panas, dan tentu saja isi kehidupan alam semesta berakhir.
Satu teori lain menyebut, suatu hari semua isi galaksi akan berhenti, sampai semua bintang tidak lagi bercahaya. Artinya kehidupan jauh di masa mendatang, semuanya akan dingin membeku.

2 teori hanya dalam konsep.
Big Rip ketika alam semesta akan terus terpencar dan terus menjauh tidak berhenti. Dan semuanya tidak akan saling bertemu lagi.
Big Crunch ketika semua isi alam semesta kembali ke titik yang sama. Setelah meluas perlahan akan kembali tertarik ke titik awal.

Selama ini semua galaksi terus berpencar saling menjauh, walau sebagian ada yang bertabrakan. Tetapi nanti miliaran tahun ke depan, semua galaksi akan semakin menjauh satu sama lain. Lalu kembali kepada 2 teori diatas, mungkin semuanya akan mundur kembali atau selamanya tidak akan pernah bertemu. Kapan waktunya, tidak ada jawaban pasti

Alam semesta paralel atau Multiverse

Ini bagian menarik. Bila manusia berada di satu alam semesta. Bayangkan kita hidup di sebuah gelembung super raksasa. Dimana di dalamnya menampung planet bumi dan jutaan bahkan miliaran galaksi di dalamnya. Anggap saja kita dan semuanya berada disatu semesta alam dalam bentuk gelembung.

Apakah mungkin bumi memiliki kembaran seperti doppleganger.
Interpertasi bahwa alam semesta mungkin memiliki banyak dunia lain.
Dan keduanya dianggap ada, tapi berbeda kehidupan.

Dalam arti bukan seperti membalik uang koin antara sisi belakang dan depan, tapi pada tingkat kuantum mekanik.
Kuantum mekanik bekerja dengan hasil probabilitas, dan bukan seperti kapan atau dimana terjadi. Dan alam semesta paralel secara intrinsik terpisah, dan manusia tidak pernah bisa berkomunikasi dengan mereka.

Bila alam semesta kita di ibaratkan sebuah gelembung, dimana isi seluruhnya ada di dalam.
Apakah ada gelembung lain yang sama disamping gelembung alam semesta kita ?

Multiverse sebenarnya bukan teori, tapi merupakan konsekuensi tentang pemahaman teori fisika.

Teori alam semesta paralel lebih muncul di fiksi ilmiah dan sedikit hubungan dengan teori fisika modern. Jadi bisa saja alam semesta memiliki paralel lebih dari satu bahkan banyak, atau ada alam semesta disamping kita yang tidak bisa dilihat.

Alam semesta dengan paralel alam semesta lain atau multiverse

Bagaimana membuktikan bahwa alam semesta itu adalah multi alam semesta.
Fisikawan sekarang mencari pola disk seperti radiasi kosmik (CMB). Radiasi yang dapat ditangkap dengan instrumen di bumi dan dipetakan menjadi bola lalu dilihat dalam selembar kertas.

Bentuk sinyal CMB adalah gelombang statis.
Seandainya anda berada di sebuah lembah yang tertutup, atau di daerah yang sangat terpencil.
Bila anda menyalakan sebuah radio tapi tidak mendapatkan suara siaran radio.
Tetapi dapat mendengar suara statis dari radio. Hanya suara noise, kresek yang tidak berhenti.
Atau anda membawa sebuah TV di tengah hutan, lalu melihat layar seperti butiran kotor tanpa ada gambar.

Yang jelas, suara noise kresek yang tidak berhenti, atau gambar bercak noise di layar TV adalah sinyal frekuensi.
Dari mana asal sinyal tersebut sampai tertangkap di peralatan.
Dalam kondisi diatas, sinyal bisa saja datang dari ruang angkasa.

Dimana sinyal yang masih sebagai sinyal di paling awal alam semesta yang dapat terditeksi.


Nasa mengunakan instrumen COBE, WMAP dan ESA mengunakan pesawat Planck di ruang angkasa.
Lalu memetakan sinyal karena tidak mungkin dilakukan di Bumi.

Kita ambil contoh satu dari data Planck.
Mengambil dan memetakan sinyal 30, 44 dan 70Ghz dari instrumen LFI atau gelombang mikro sampai infra-red dari spektrum elektromagnetik.
Mengambil dan memetakan sinyal 100, 143 sampai 857Ghz

Peta Bumi akan kita lihat dari atas kebawah (gambar kanan)
Sedangkan CMB adalah peta yang di tangkap oleh sinyal frekuensi radiasi kosmik kuno (puluhan miliar tahun lalu) yang terditeksi, dan ditangkap oleh instrumen dari dudut 360 derajat.
Dengan melihat ke arah atas atau ruang angkasa akan berbentuk seperti bola, gambar kiri.

Perbedaan melihat bumi dan antariksa dari sinyal CMB

Bila dilihat dari jejak CBM, maka alam semesta yang kita lihat akan sama seperti bola. Bedanya kita melihat dari sisi dalam.

Sampai saat ini tidak seorangpun menemukan cara paling efisien untuk mencari tanda tanda tabrakan gelembung semesta.
Jangan jangan di bagian Cold Spot ini memang pernah mengalami benturan dengan alam semesta lain ?.

Super Void daerah kosong ini sebenarnya tidak ada


Update Mei 2017. Coba lihat gambar dari gelombang kosmik masa lampau pada gambar diatas kanan bawah. Terdapat titik kanan bawah yang hitam. Artinya di area lebih gelap dan lebih dingin dengan gelombang kosmik. Diperkirakan disana hanya berisi 10.000 galaksi sepanjang area hitam tersebut.

Apa benar daerah itu kosong. Peneliti mengatakan spot dingin tersebut membentang 1,8 miliar tahun cahaya. Dengan suhu lebih dingin dari daerah di sekitarnya. Jangan jangan daerah yang disebut SuperVoid atau area lebih kosong ini sebenarnya tidak ada.

Atau area Cold Spot atau daerah yang lebih dingin tersebut adalah jejak tabrakan antara gelembung alam semesta lain kata peneliti Profesor Tom Shanks

Cold Spot ditemukan oleh satelit WMAP Nasa tahun 2004, kemudian di konfirmasi oleh Planck ESA tahun 2013. Bagian ini sangat membingungkan, dan tidak mungkin tercipta dari alam semesta seperti teori inflasi.
Di daerah ini mungkin akibat ilusi optik, dimana teleskop tidak dapat melihat lebih jauh, atau daerah ini seperti terjadi kekosongan galaksi.

Tim univeresitas College London (UCL), Imperial College London and the Perimeter Institute for Theoretical Physics kini mencoba memecahkan pertanyaan ini. Dengan mencoba membuat simulasi berdasarkan data CMB Nasa.

Stephen Feeney mahasiswa PhD UCL menciptakan algoritma computer untuk mencari jejask bila ada tabrakan gelembung alam semesta.
Dan menguji teori Multiverse apakah memang ada, bahkan alam semesta bisa bermunculan dimana saja.
Jadi kita sebenanrya hidup seperti di dalam gelembung dibawah ini.

Alam semesta paralel atau alam semesta multiverse dalam bentuk gelembung

Tidak terbayang bila teori ini bisa dibuktikan. Karena manusia begitu kecil di alam semesta, dan mencari jawaban apakah alam semesta itu tidak hanya satu. Tapi banyak alam semesta lain yang tidak dapat dilihat.

Teori alam semesta adalah ekstra dimensi
Fisikawan teoritis universitas Uppsala Swedia memberikan pandangan baru tentang alam semesta.
Alam semesta yang kosong lalu mengembang, dan berisikan energi gelap.

Fisikawan teoritis menghabiskan waktu 15 tahun terakhir untuk mencari jawaban dengan energi gelap / Dark Energy tapi tanpa hasil yang nyata.
Tapi Dr. Souvik Banerjee mengatakan mungkin model yang baru perlu di rumuskan.
Dia menciptakan model baru bahwa alam semesta berada di atas gelembung dan terus berkembang dalam dimensi ekstra.

Faktanya. Keseluruhan alam semesta telah diperkirakan berada tepat di tepi gelembung ini.
Secara teoritis, bisa saja ada alam semesta lain yang juga memiliki gelembung sendiri.

Seluruh isi alam semesta ditampung di tepi gelembung yang mengembang. Semua materi yang ada di alam semesta saling bersesuaian dengan ujung tali yang memanjang ke dimensi ekstra.
Jadi pertanyaan, lalu gelembung terbesar itu dimana dan sebesar apa lagi.

Isi Black Hole

Lubang hitam atau black hole masih menjadi pertanyaan besar dari dunia astronom. Tidak perlu melihat sebuah supermasive black hole yang ada di tengah galaksi. Bila sebuah black hole berukuran kecil saja melintas di dekat tata surya kita. Mungkin benda tersebut akan luput dari penglihatan teleskop manusia.

Apa isi black hole atau di dalam lubang hitam, masih belum terjawab. Lubang hitam memiliiki inti singularitas, seperti bumi memiliki benda padat seperti tanah, magma dan lautan. Tetapi disana terbentuk dengan warna hitam yang sangat padat. Isinya tidak pernah bisa dilihat, karena tidak memiliki cahaya (sumber cahaya seperti bintang), bahkan apapun akan diserap dan ditarik oleh kekuatan gravitasi lubang hitam.

Diluar bagian Black Hole disebut singularitas sebagai cakrawala atau horizon, batas antara kekuatan gravitasi Black Hole yang mulai tertarik gravitasi tanpa untuk bisa terlepas.

Ketika seseorang dapat mendekati bagian cakrawala, apa yang lewat disana akan berbelok jatuh mengarah ke lubang hitam. Termasuk cahaya ikut berbelok dan semakin dalam akan lenyap tertarik, cahaya tidak dapat melintas di sekitar cakrawala black hole. Cahaya hanya dapat melintas disisi luar.

Tapi pertanyaannya, apakah benda lubang hitam itu yang belum terjawab.
Ilmuwan hanya bisa menjawab, disana (black hole) ada dengan bentuk sebuah benda yang padat tapi tidak terlihat. Ukurannya tidak pernah diketahui, mungkin saja jauh lebih kecil dari perkiraan.

Bila manusia melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya

Disini teori fisika masih berlaku. Tidak mungkin manusia melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya atau lebih cepat dari kecepatan cahaya. Massa dari pesawat dan kekuatan daya dorong pesawat membutuhkan energi tidak terbatas untuk mencapai kecepatan cahaya.

Sekarang belum dapat dijawab, tetapi suatu hari mungkin saja. Misalnya manusia memanfaatkan lubang cacing, sehingga tidak perlu mengunakan energi terlalu besar dan melintas di ruang yang terlipat tersebut.
Atau mengunakan teknologi warp, dimana pesawat membuat gelembung energi negatif.
Walau masih sebatas teori, untuk menghasilkan energi negatif tidak jelas seperti apa.

Perjalanan waktu.

Seandainya seseorang melakukan perjalanan dengan kecepatan cahaya. Lalu terbang menuju bintang terdekat dengan kecepatan cahaya selama 10 tahun pulang pergi. Ketika kembali ke Bumi maka usia orang lain sudah berlalu 100 tahun. Semakin cepat melakukan perjalanan dan kembali ke Bumi, semakin lambat usia seseorang di alam semesta ini.
Metode ini mungkin digunakan untuk perjalanan ke masa depan. Tetapi perjalanan yang bisa dilakukan hanya terjadi untuk satu perjalanan.
Bila seseorang bisa menemukan cara untuk perjalanan waktu secara mundur mungkin dia tidak akan kembali ke tempat yang sama. Yang satu ini masih sebatas teori.

Materi gelap / Dark Matter dan Dark Energy

Isi alam semesta hanya 5% yang dapat dilihat, 95% merupakan energi gelap atau materi gelap. Jadi kita tidak melihat materi tersebut, tetapi ilmuwan berpikir ada bagian lain seperti energi gelap Dark Energy menjadi kekuatan misterius. Menyebabkan alam semesta ini terus bergerak. Atau bisa saja energi gelap adalah kesalahan dari teori gravitasi.
Materi gelap adalah bahan yang tidak terlihat yang sebagian besar isinya berada di galaksi. Para ilmuwan berpikir, benda itu adalah gaya gravitasi yang saling menekan atau menarik dengan gravitasi lain.

Tim peneliti Oxford mempertanyakan Dark Energy, seandainya data yang digunakan ilmuwan sebelumnya ternyata cacat. Mereka melihat galaksi terdorong oleh kekuatan lain dalam bentuk energi konstan yang tidak terlihat. Mereka mengatakan gelombang mikro kosmik tidak pangsung dipengaruhi oleh dark energy atau energi gelap. Melihat kembali pengamatan dari bekas sisa Big Bang,

Sinar kosmik sebagai energi tinggi tidak diketahui asalnya.

Setiap hari Bumi ditabrak oleh partikel kosmik. Tapi bumi tetap aman, hanya saja energi tersebut sebagian besar berasal dari luar tata surya kita.



Sinar kosmik adalah aliran partikel berkecepatn tinggi, terbang melintas di ruang hampa dan jatuh ke Bumi.
Tetapi darimana asalnya.
Paling dekat adalah partikel dari matahari, disebut sebagai angin surya atau angin matahari. Partikel lain dipastikan bukan berasal dari matahari.
Partikel tersebut dapat menembus apa saja walau dampak bagi kehidupan.
Pertanyaan yang tidak terjawab adalah asal dari energi kosmik tersebut tidak pernah diketahui sumbernya.

Radio Burst atau semburan radio cepat

Teleskop radio di Bumi kadang menerima sinyal frekuensi yang datang dari ruang angkasa. Kadang suaranya hanya dalam hitungan detik atau hitungan menit, kadang lebih singkat hanya hitungan mili detik. Disebut FRB, tapi peneliti tidak tahu dari mana asal frekuensi tersebut.

Studi lain menyebutkan, sumber suara tersebut bisa berasal dari bencana yang sangat dasyat terjadi di alam semesta. Yang lain mengatakan sinyal FRB berasal dari sumber yang sama tapi tempatnya tidak diketahui. Dan penyebab datangnya suara tersebut juga tidak diketahui, karena sinyal berlangsung sangat singkat dan menghilang.
Beruntung sinyal FRB masih dapat diperkirakan. Seperti sinyal dari tabrakan lubang hitam.

Matter dan anti matter akan menghilangkan satu sama lainnya.

Partikel materi dan anti materi dapat saling bertabarakan. Jika jumlahnya sama, maka alam semesta ini akan hadir tanpa partikel. Bing Bang atau ledakan besar membentuk semua isi alam semesta (sejauh pengetahuan manusia). Jumlah materi lebih besar, sedangkan anti materi jauh lebih sedikit. Dalam ilmu fisika, ilmuwan masih mencari apa yang disebut anti materi, setidaknya mengapa kita bisa melihat materi dan anti.materi secara simetris.

Apa yang dimaksud Materi
Kita mengenal materi terdiri dari Atom. Atom terdiri dari Proton, neutron dan elektron.
Kita tahu proton dan neutron terdiri dari partikel kecil Quark.
Atom diketahui netral terhadap elektrik, muatan positif Proton diabaikan oleh muatan negatif Elektron. Namun mengapa itu terjadi kata Dr don Lincoln ahli fisika dari laboratorium Firmilab di Chicago.

Gravitasi itu aneh.
Kita berdiri karena ada gravitasi menarik kebawah. Tetapi Einstein mengambarkan gravitasi dapat membuat ruang dan waktu.
Perkiraan, mungkin ada ruang dimensi yang tersembunyi dan tidak terditeksi ketika 2 kekuatan gravitasi menjadi sangat besar saling bertemu.
Einstein telah memikirkan ruang dan waktu, dengan struktur 4 dimensi atau dikenal dengan Spacetime. Tetapi ruang berbeda dari waktu menjadi dasar.

Kita terjebak dalam waktu, membuat usia lebih tua dari tahun ke tahun. Tapi kita masih bisa mengingat masa lalu, tetapi tidak dapat melihat masa depan.
Waktu tidak seperti ruangan yang disebut panah waktu.
Sean Carroll dari Caltech mengatakan, mengapa waktu begitu berbeda dari di ruang angkasa.

Bagaimana materi yang tidak hidup menjadi materi hidup
Selama setengah miliar tahun pertama, setelah bumi terbentuk tapi tidak ada kehidupan. Sejak itu kehidupan muncul dan terus berkembang sampai hari ini hadirnya manusia mendominiasi bumi.

Kapan kehidupan muncul di bumi, dan evolusi biologis dimulai.
Ilmuwan masih memegang dasar daru evolusi kimiawi, molekul anorganik sederhana bereaksi membentuk molekul organik yang komplek. Tempatnya ada di lautan. Tapi apa yang menjadi proses pertama.

Fisikawan MIT Dr Jeremy mengatakan asal usul kehidupan dalam prinsip dasar fisika.
Hidup adalah hasil yang tidak terelakan dari entropi yang meningkat.Jika teori tersebut benar.

Teori tersebut didukung dengan simulasi computer. Reaksi kimia biasa bisa terjadi di bumi dan membentuk senyawa yang sangat terstruktur. Tampaknya menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan menuju organisme hidup.

Setelah kehidupan muncul di planet Bumi, sekitar 4 miliar tahun lalu dan menyebar kemana-mana. Tapi bagaimana kehidupan bisa berevolusi dari materi non hidup (benda mati) dan menjadi hidup, masih menjadi misteri.

Alam semesta tidak terbatas

Apakah ada kehidupan cerdas lain. Di tahun 1960, astronom Frank Drake membuat teori Drake. Menetapkan harapan adanya peradaban cerdas yang mungkin ada di alam semesta ini. Memperhitungkan dari jumlah bintang dari sebuah galaksi, jumlah planet yang mendukung kehidupan dan lainnya. Mengingat alam semesta dan waktu yang sudah berlalu, dan sudah berumur miliaran tahun. Mungkin ada kehidupan cerdas lain bahkan ada jutaan peradaban cerdas di luar sana.

Menjadi pertanyaan, apakah manusia pernah berkomunikasi dengan alien. Ini tidak bisa dijawab dan tertutup dengan teori paradok Fermi. Walau besar kemungkinan adanya peradaban modern seperti manusia, sejauh ini kita tidak pernah melihat atau mendengar dengan pasti keberadaan mereka.

Apakah Alien memang ada dan sudah hadir di Bumi. Sangat mungkin, seperti apa yang ditemukan dibawah ini.
Hanya saja sulit menjawab keberadaan seperti yang tertangkap camera ini.







Untuk teknologi saat ini, kemampuan manusia masih sangat terbatas. Untuk terbang ke sebuah bintang terdekat, setidanya membutuhkan waktu ratusan - ribuan tahun.

Walau jaraknya hanya 4 tahun cahaya. Mendengar mereka sama saja seperti mendengar sinyal radio, yang kelambatannya sama seperti cahaya.
Seandainya manusia ingin mencari keberadaan mahluk lain, mungkin ribuan untuk mengetahui dimana mereka berada dan dapat mendengar peradaban alien.

Berita terkait
Seberapa luas alam semesta ini. Angka perkiraan 250x lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Berapa luas alam semesta tepatnya. Manusia saat ini hanya mampu melihat terjauh 46 miliar tahun cahaya dari titik awal alam semesta. Lebar alam semesta diperkirakan mencapai 92 miliar tahun cahaya dengan teknologi saat ini.

Rasi bintang sudah ada sejak 6000 tahun lalu. Membantu memberi petunjuk melihat benda di ruang angkasa.Rasi bintang pertama dikenal dengan 12 rasi bintang. Tapi secara lengkap rasi bintang berjumlah 88. Big Dipper tidak akan terlihat sama posisinya 45.000 tahun di masa mendatang.



Tim astronom dengan peralatan BOSS - Baryon Oscillation Spectroscopic Survey memetakan seperempat bagian langit, dengan program Sloan Digital Sky Survey - SDSS III. Menjadi peta paling lengkap yang dibuat dari isi sebagian alam semesta. Mencapai 650 kubik miliar tahun cahaya.

Beberapa benda paling berbahaya bahkan mematikan di alam semesta. Magnetar, lubang hitam dan tabrakan antar galaksi. Magnetar adalah bintang yang berubah menjadi magnit sangat kuat. Sedangkan Black Hole memiliki kekuatan daya gravitasi paling besar di alam semesta ini.

Teori relativitas umum dari Einstein kembali terbukti. Yang ini bisa disebut sangat langkah, karena ditemukan tidak kebetulan. Sebuha benda yang sangat jauh dengan jarak miliaran tahun cahaya bisa tampak, bahkan yang ini disebut cincin Canarias Einstein memiliki cahaya sempurna.

Ratusan tahun lalu hanya sebatas teori, sekarang teori tersebut mulai terungkap. Tim peneliti LIGO mendapatkan 3 juta dollar. Beberapa teori muncul sekitar 100 tahun lalu. Beberapa teori yang dibuktikan dan menjadi kenyataan saat ini yaitu teori Big Bang, Lensa Gravitasi, dan Gelombang Gravitasi.

Setiap peningkatan sinyal yang tertangkap dari elemen Neutrino dipastikan telah terditeksi adanya kegiatan dari lubang hitam atau supernova besar. Neutrino yang tertangkap oleh teleskop IceCube secara umum adalah aktivititas sangat besar di ruang angkasa.



Susah membayangkan jarak planet ke matahari. Khususnya dengan gambar dan buku. Bagaimana bila jarak antara planet dan matahari di dalam sebuah lapangan bola, termasuk perbandingan besarnya planet ke matahari. Lebih mudah di mengerti , lebih mudah di gambarkan, walau perlu sedikit imajinasi

Mempelajari tata surya. Bagaimana bintang terbentuk, dan bagaimana planet bisa terbentuk disekitar bintang. Pertanyaan ini masih terus diteliti oleh para astronom. Sebuah bintang yang diteliti disini tiba tiba meningkat kecerahannya menjadi 250 kali dalam satu tahun. Hal ini menunjukan infus materi di bintang ini tidak biasanya memakan materi di sekitar dirinya.




No popular articles found.