Peneliti sedang melihat sebuah tata surya baru di bintang TW Hydrae.

Terlihat sedang membentuk celah dari cincin debu dan gas, dimana nantinya terdapat protoplanet dan menjadi planet baru.

Gambar yang diambil oleh teleskop Atacama large Millimeter di Chili tersebut, terlihat pembentukan planet mulai terjadi.

Gambar dari teleskop Alma sebelumnya dengan foto terbaru sudah berbeda. Dimana terjadi konsetrasi dari cincin terang dan adanya garis gelap. Hal tersebut menunjukan adanya calon planet yang mengorbit di daerah gelap.

Keunikan bintang TW Hydrae dengan ukuran seperti matahari. Dan posisi cincin yang terlihat memiliki jarak seperti Bumi ke Matahari.

Pada akhirnya adalah munculnya planet baru. Seperti apa, ini yang tidak bisa dipastikan, perlu menunggu jutaan tahun nanti. Bisa saja salah satu planet tumbuh menjadi besar dan sebagai Bumi. Atau planet akan terus tumbuh dan terus membesar menjadi superearth atau menjadi seukuran planet gas seperti Neptunus atau Uranus.

Bintang TW Hydrae diperkirakan lahir 10 juta tahun lalu, dan letaknya sekitar 175 tahun cahaya dari Bumi. Posisi piring protoplanet disana langsung menghadap ke Bumi. Peneliti David Wilner dari FCA mengatakan hal yang sama. Ini adalah cakram sebuah tata surya baru dimana posisinya seperti piring yang terlihat di Bumi, mirip seperti melihat tata surya kita sendiri ketika baru berusia 10 juta tahun.

Foto dibawah ini dipublikasikan oleh Andrews dari Harvadr Smitsonian mengunakan teleskop Alma. Diumumkan pada tanggal 31 Maret 2016

Bintang TW Hydrae nantinya ada planet seperti Bumi