Teori alam semesta yang terbukti saat ini


Science | 2 May 2016

Kepercayaan terhadap sebuah teori yang di sebutkan ilmuwan, tetapi beberapa teori tidak dapat dibuktikan ketika mereka masih hidup.

Butuh waktu puluhan dan ratusan tahun, akhirnya teori mereka bisa dibuktikan. Beberapa teori yang menarik seperti Singularitas dari Big Bang, Gravitasi dan Bumi yang bulat

Teori Big Bang atau ledakan besar
Teori ini nyaris menjadi kenyataan. Sebelumnya ada asumsi bila seluruh isi alam semesta berasal dari satu sumber. Yaitu dari sebuah tempat di tahun 13,8 miliar lalu. Disana disebut singularitas, lalu meledak dan materi gas dan debu terus meluas. Materi yang sudah terpencar akhirnya perlahan terkumpul, bersatu, membentuk putaran, dan putaran tersebut membentuk galaksi, disusul bintang lalu planet dan lainnya. Sampai manusia ikut hadir di Bumi.

Teori Big Bang dikemukan oleh Georges Lemaitre lahir 17 Juli 1894 seorang ilmuwan dari Belgia. Teori Big Bang disebut pada tahun 1931, butuh 80 tahun lebih akhirnya teori Big Bang mulai terungkap.


Teori menjadi kenyataan Big Bang

Teori Bumi itu bulat
Christoper Columbus membuktikan bahwa Bumi itu bulat. Sebelum dia membuktikan dan pulang kembali setelah keliling dunia. Sebelum abad ke 15, semua orang di Eropa hanya mengetahui bahwa Bumi adalah permukaan datar. Bila seseorang berjalan lurus dan terus lurus, akan jatuh. Bahkan teori lain menyebutkan Bumi adalah pusat alam semesta.

Christoper lahir 1451 di Italia. Dia memimpin pelayaran dari laut Spanyol ke laut samudra Atlantik dan menemukan Amerika di tahun 1492, 1493, 1498 dan 1502 dan meninggal 20 Mei 1506.

Teori bumi datar dibuktikan Christopher Columbus menjadi Bumi bulat

Christoper Columbus bukan orang pertama yang menjelajah, masih ada bangsa lain yang lebih dahulu melakukan penjelajahan. Khususnya bangsa China yang tercatat melakukan perjalanan, dan bangsa lain di Eropa tengah. Tetapi Christoper Columbus yang menjelajah untuk membuktikan ilmu pengetahuan bahwa Bumi itu bulat.



Sekarang manusia bisa melihat bahwa bumi berada di galaksi Bima Sakti, dan menjadi bagian kecil dari isi alam semesta


Gelombang gravitasi
Tahun 1915 Einstein mengumumkan teori General Relativity sebagai benda yang begitu padat memiliki gravitasi sangat kuat bahkan dapat membentuk gelombang gravitasi. Teori ini terbukit di abad ke 21, setelah ditemukan 2 black hole yang saling berputar. Tetapi ada dampak dari kekuatan keduanya, khususnya gravitasi. Kedua benda tersebut membuat gelombang gravitasi dimana daya tarik (gravitasi) saling adu kuat di ruang angkasa.

Disini tidak membicarakan gravitasi Bumi yang terasa bagi manusia. Bila benda di lempar akan jatuh kembali. Tapi kekuatan gelombang gravitasi dapat terlihat dari kekuatan black hole sebagai benda terpadat di alam semesta serta inti galaksi yang disebut Super Masive Black Hole

Tahun 1994 observasi LIGO mulai membangun peralatan untuk menditeksi gelombang gravitasi. Tahun 2002 tim instrumen LIGO dimulai pencarian benda tersebut, dan di upgrade pada 2004. Tahun 2015 LIGO mulai beroperasi

Terbukti ditahun 2016 telah ditemukan dengan Laser Interferometer / LIGO khusus melakukan observasi dari gelombang gravitasi. Tepatnya 11 Februari 2016 diumumkan benda yang terditeksi memiliki gelombang gravitasi terjadi pada 14 September 2015 antara 2 benda Black Hole yang saling mengitari dan terletak 1,3 miliar tahun cahaya dari Bumi. Benda tersebut dinamakan GW150914

Gravity wave atau gelombang gravitasi yang menjadi bukti ada



Para ilmuwan yang menemukan dan membuktikan adanya gelombang gravitasi akan diberi hadiah sebesar 3 juta dollar.

Hadiah disediakan oleh miliarder Rusia Yuri Miller yang tertarik dengan dunia luar angkasa, dan beberapa pelopor teknologi lain termasuk pendiri Facebook dan Google.

11 Februari 2016, peneliti dari Laser Interferometer Gravitational Wave Observatory LIGO telah menemukan energi yang energik. Sinyal tersebut ditemukan antara 2 lubang hitam raksaa yang saling mengorbit diantaranya. Benda tersebut berada pada jarak 1,3 miliar tahun dari Bumi.

3 orang pendiri LIGO, Kip Thorne, Rainer Weiss dan Ronald Drever akan berbagi 1 juta dollar. Sedangkan 1012 ilmuwan dan insinyur lain yang ikut dalam proyek penemuan tersebut mendapatkan 2 juta dollar atau sekitar $2000 setiap orang tergantung seberapa besar mereka ikut serta dalam penelitian tersebut.



Gravitational Lensing atau gravitasi lensa.
Dengan penglihatan biasa, manusia dapat melihat benda. Piring yang jaraknya 1 meter, 1 km adalah tetap. Semakin jauh benda tersebut semakin kecil. Benda yang dilihat dipastikan memiliki cahaya, karena manusia hanya melihat benda yang memiliki cahaya atau memantulkan cahaya.
Teori yang membuktikan efek gravitasi lensa terjadi di dunia antariksa. Cahaya tidak jalan lurus, mengingat alam semesta ini sangat luas. Cahaya dapat datang terlambat bila sebuah cahaya datang sangat jauh.


Kita bisa melihat sebuah benda di ruang angkasa yang usianya 1 miliar tahun mundur dari sekarang, seperti sebuah galaksi.

Seandainya sebuah cahaya yang dilihat ternyata terhalang sebuah benda dengan gravitasi sangat kuat. Dan apa yang terjadi, cahaya bisa di belokan di ruang angkasa, membuat objek yang dilihat pada sudut 0 derajat, sebenarnya berada pada sudut 20 derajat.

Diperumpakan sebuah pohon yang sangat jauh letaknya dengan tinggi 1 meter, kita akan melihat pohon dengan tinggi 1 meter secara langsung.
Bila di tengah antara pohon dan kita yang melihat terdapat sebuah galaksi dengan Black Hole ukuran besar serta kekuatan gravitasi sangat kuat. Pohon tersebut akan terlihat lebih besar, mungkin menjadi 2 meter.
Lensa gravitasi dapat memberikan pembesaran di alam semesta. Seperti sebuah lensa yang berada di tengah dan menjadi lensa zoom.

Kadang benda yang ada di belakang, dari satu benda dapat tampak 2 atau 3 bila diamati dari Bumi.

Gravity Lens atau gravitasi lensa

Bila tertarik dapat melihat sebuah trailer film The Principle. Karena manusia bukan hal penting di alam semesta ini

Apakah masih ada yang menjadi teori dan belum bisa dibuktikan. Salah satunya sebelum terjadinya Big Bang. Alam semesta adalah alam semesta yang paralel. Dark matter dan Dark energy yang belum diketahui mengapa berada disana dan bentuknya tidak terlihat. Bnetuk lubang hitam / Black Hole yang tidak pernah terlihat. Lubang cacing atau Worm Hole.

Berita terkait
Teleskop Spektr-RG bertugas memindai langit dari cahaya sinar X. Proyek yang sudah tertunda puluhan tahun akhirnya di luncurkan tahun 2019. Disain teleskop ruang angkasa milik Rusia pertama tersebut atas kerjasama antara Rusia dan Jerman. Ukuran dibuat lebih kecil dari disain awal tahun 1990an lalu. Posisi teleskop nantinya berada 1,5 juta km dari Bumi sampai 3 bulan kedepan.

Belajar elemen table periodik dan isotop sekarang lebih mudah termasuk benda yang sudah jadi.3 elemen paling langka dialam semesta terbentuk dari aktivitas ekstrem. Karena Boron Lithium dan Berilium terbentuk dari aktivitas lubang hitam, elemen tubuh manusia berasal dari ruang angkasa. 6 elemen utama membentuk kehidupan di alam semesta.



Bila anda ditanya untuk memilih pindah ke planet lain, apakah anda ingin tinggal di matahari dengan ukuran besar atau ukuran lebih kecil. Pendapat sebuah planet memiliki air dan berada di zona yang tepat, tidak terlalu jauh atau terlalu dekat dengan bintang. Bukan berarti planet tersebut sudah tepat. Tapi ada faktor utama lain yaitu lempeng tektonik serta gunung apa yang menghangatkan planet.

Black Hole benda apa ini, sebuah lubang hitam tapi bulan lubang dan bagaimana bisa terbentuk. Sebuah benda yang sangat besar dengan gravitasi sangat kuat dan mengikat seluruh isi galaksi. 5 profesor ditanya, benda apa black hole, tidak ada yang bisa menjawab. Peneliti mengatakan lubang hitam dikelilingi debu dan gas, dan lubang hitam berputar.

Pertanyaan alam semesta yang sukar dijawab. Apakah alam semesta itu memiliki alam semesta paralel, apakah akan terus mengembang dan tidak bertemu lagi. Apakah multiverse itu ada, salah satu jejak diperkirakan ditemukan. Teori baru alam semesta berada di gelembung ekstra dimensi

Planet di galaksi Bima Sakti tidak pernah sama, baik urutan, ukuran dan bentuk bintang. Beberapa planet yang ditemukan, memiliki kondisi ekstrem dengan orbit berbentuk elips. Planet HD80606b memliki suhu 500 deg.C tapi naik ke 1000 deg.C dalam hitungan 6 jam.

Planet VHS 1256b tidak terlalu jauh dari Bumi, hanya 40 tahun cahaya. Tapi ukuran planet tersebut sangat besar, dan mengorbit ke sebuah bintang katai merah yang kecil. Usia tata surya disana masih sangat muda, diperkirakan tidak lebih dari 300 juta tahun, bandingkan dengan tata surya kita sudah lebih dari miliaran tahun.



Teori Newton tidak berlaku di dunia Kosmos, ketika cahaya tidak memiliki massa dapat berbelok. Disini teori Einstein dengan antariksa mulai terungkap dengan penemuan saat ini. Dahulu masih terbatas teori, sekarang menjadi kenyataan. Gravitasi mampu membelokan cahaya sampai gravitasi bisa bergerak seperti kekuatan gelombang

Manusia baru bisa melihat sisi gelap sebelah bulan 55 tahun lalu, tepatnya hari yang sama seperti bulan ini. Bulan yang kita lihat selalu menghadap sisi yang sama, tapi sisi di sebelahnya tidak pernah bisa dilihat langsung. Terbaru dari NASA diambil video Bulan Januari 2015.

Beberapa tahun terakhir ilmuwan mencoba membuat simulasi dengan mengembangkan model dari supercomputer atas pembentukan alam semesta. Tapi tidak pernah berhasil membuat yang mereka inginkan. Simulasi computer membuat galaksi yang terbentuk terlalu besar, ada yang terlalu keci. Proyek Eagle akhirnya berhasil membuat simulasi hampir mirip.

Darimana asalnya air di Bumi, mungkin usianya lebih tua dari tata surya kita. Bila air memang sudah lebih dahulu ada, kemungkinan planet lain juga memiliki air dan kehidupan. Tetapi darimana asal air sebenarnya




No popular articles found.