Galaksi super spiral ditemukan tim Sloan


Science | 18 March 2016

Galaksi dapat diamati dengan bentuk dari cahaya bintang, berisi jutaan sampai miliaran bintang ada di dalam galaksi. Tetapi ada beberapa galaksi dengan julukan super spiral. Dikatakan oleh tim astronomi Sloan Digital Sky Survey. Walau sangat jauh, tetapi dapat diamati dari Bumi karena cahayanya sangat terang.

Bentuk super spiral galaksi tersebut memiliki ukuran tidak normal, rata rata lebih besar massanya dari galaksi lain. Patrick Ogle dari Astrophysical Journal mengambarkan, kita seperti melihat seekor gajah dalam bidang zoologi.

Super spiral galaksi tersebut rata rata memiliki cahaya 8 kali sampai 14 kali lebih cerah. Penelitin mengatakan di galaksi seperti ini memiliki kemampuan membentuk 30 kali lebih banyak pembentukan bintang.

Sebagai galaksi berbentuk spiral terus tumbuh dengan menarik gas yang ada di sekitar alam semesta. Dan semakin banyak bintang muncul ketika pembentukan galaksi. 

Galaksi seperti ini adalah galaksi jenis baru. Bentuk galaksi spiral tapi gede banget dengan massa lebih besar. Tim astronom yang meneliti, mengambil 800 ribu sampel galaksi dengan jarak tidak lebih dari 3,5 miliar tahun cahaya dari Bumi. Dan ditemukan sekitar 53 galaksi yang sangat terang.

Keunikan dari galaksi yang ditemukan adalah bentuknya spiral, dan bukan bundar atau elips. Dari galaksi yang berbeda tersebut memiliki jarak tidak kurang dari 1,2 miliar tahun cahaya dari Bumi.

4 galaksi dari 53 galaksi lain yang diamati tim Ogle dan rekan, memiliki kandungan dua inti galaksi, dan bukan satu inti. Seperti kita mengoreng 2 telur di dalam wajan yang sama.

Teori dalam astronomi, bila 2 galaksi bertabrakan. Pada akhirnya akan membentuk sebuah galaksi lebih besar dengan bentuk bundar / elips. Tapi galaksi yang ditemukan tersebut unik, dan tetap mempertahankan bentuknya seperti spiral. Olge menambahkan, besar kemungkinan 2 galaksi yang merger sama sama memiliki gandungan gas lebih besar. Sehingga membentuk galaksi baru dan terus memunculkan bintang lebih banyak dengan bentuk tetap spiral.

Galaksi Super Spiral ditemukan tim Sloan

Foto lengkap dapat dilihat via Nasa Gov

Berita terkait
Ketika awal alam semesta terbentuk, tidak ada yang melihat adanya kelompok galaksi sudah terbentuk. Sekarang ditemukan galaksi purba sudah terbentuk sejak 800 juta tahun setelah dimulainya pembentukan alam semesta.Beberapa galaksi sudah mulai berkelompok, sebagai bukti protocluster.

M3 adalah gugus bola paling terang yang dapat diamati oleh teleskop. Ada sebagian bintang berwarna biru terang. Artinya usia bintang tersebut lebih mudah dan lebih aktif dibanding bintang lain di sebelahnya. Tidak sampai disana, bintang bintang tersebut layaknya bintang vampire. Dan mencuri gas hidrogen dari bintang yang lebih tua.



Bila 2 galaksi bergabung, ada 2 dampak yang terjadi. Bergesernya debu dan gas dapat memicu pembentukan bintang baru. Tetapi ada biaya yang harus dibayar oleh kehidupa di sebuah galaksi. Lubang hitam juga berperan aktif, dan mengambil sebagian dari debu dan gas tapi hanya di lontarkan ke ruang angkasa kembali.

Melihat galaksi WISE J224607.55-052634.9 seperti ada dua  kekuatan yang sedang bertarung. Tetapi yang lainnya jauh lebih lemah dan tersedot masuk ke dalam. Terlihat satu galaksi lebih besar sedang memakan galaksi lain yang lebih kecil. Tidak 1 galaksi kecil tapi 3 galaksi kecil dilahap masuk ke dalam.

lmuwan sudah mendapatkan seluruh data dari isi galaksi Bima Sakti. Belum, dalam 10 tahun terakhir masih ada lagi temuan baru dengan galaksi kerdil atau galaksi kecil berada di pinggiran galaksi Bima Sakti. Disebut satelit galaksi Bima Sakti.

Pertama ditemukan galaksi spiral tertua di alam semesta. Galaksi A1689B11, benda ini terlihat begitu jauh dengan usia 11 miliar tahun. \Kita lihat kembali berapa usia alam semesta kita ini setelah terjadi Big Bang.

Beberapa benda paling berbahaya bahkan mematikan di alam semesta. Magnetar, lubang hitam dan tabrakan antar galaksi. Magnetar adalah bintang yang berubah menjadi magnit sangat kuat. Sedangkan Black Hole memiliki kekuatan daya gravitasi paling besar di alam semesta ini.



Galaksi terbesar di alam semestaSeratus juta galaksi yang terditeksi oleh manusia, galaksi apa yang terbesar yang pernah ditemukan. Disebut galaksi IC 1101, diperkirakan memiliki bentuk eliptikal. Jaraknya dari bumi 1 milyar tahun cahaya, memang jauh sekali tapi ukurannya sangat besar.

Galaksi dengan nomor NGC 1433 memiliki cahaya ditengah yang menyala. Tidak semua galaksi memiliki lubang hitam yang besar, sehingga bintang di tengah galaksi bisa aman dan tetap bercahaya. Bila galaksi memiliki lubang hitam sangat besar, seperti ini yang terlihat

Galaksi umumnya memiliki bentuk spiral atau elips (lingkaran), tapi galaksi ini agaknya berbeda. Jaraknya 100 juta tahun cahaya, dan di ambil gambarnya kembali oleh Hubble tahun 2000. Galaksi NGC 3081 dengan bentuk elips ini berbeda dengan memiliki bentuk cincin dan di dalamnya ada satu cincin lagi.

Sebuah gugus galaksi yang jaraknya sangat cadas, 5 milyar tahun cahaya. Diabadikan oleh Hubble, ESA, Nasa teleskop ruang angkasa. Memberikan penampakan luar biasa dari galaksi yang sangat jauh, maklum fotonya saja harus diabadikan selama 14 jam.

Gambar menakjubkan dari NASA mengambil 2 galaksi yang bertabrakan. Ditangkap oleh Hublle Space Telescope, Galaksi Sprial NGC 2936 dan Galaksi lain pendamping NGC 2937 atau dikenal sebagai Arp 142 memiliki bentuk elip

Umumnya sebuah galaksi memiliki 2 spiral atau lebih. Tetapi galaksi NGC 4725 hanya satu memiliki satu spiral saja. Mungkin aneh, tetapi biasa bagi penemuan di dunia astronomi.

Dari European Space Agency menemukan 2 galaksi secara tidak sengaja sebagai peristiwa kosmik langka. Dua galaksi yang sudah tua bergabung menjadi satu dengan ukuran lebih besar



Galaksi spiral NGC 6872 yang ditemukan NASA menjadi galaksi spiral terbesar saat ini. Rentangnya mencapai 552 ribu tahun cahaya, dan jaraknya memang jauh sekitar 212 juta tahun cahaya dari Bumi.




No popular articles found.