Probe ExoMars sudah berangkat ke planet Mars.

Diperkirakan akan tiba di planet Mars pada 19 Oktober 2016.

Setelah mencapai orbit di planet Mars, tim ESA dan Roscomos akan meluncurkan 1 lagi probe pada tahun 2018.

ExoMars dikirim mengunakan roket Proton-M dari Baikonur di Kazakhstan. Roket pertama mendorong sampai di ketinggian 4900km, disusul roket kedua Breeze-M di atasnya untuk mendorong dengan kecepatan 33 ribu km perjam. Kecepatan tersebut cukup untuk menuju ke planet Mars pada Oktober 2016 nanti.

ExoMars melakukan perjalanan sejauh 496 juta km. Pada tanggal 16 Oktober 2016 nanti satu unit TGO - Trace Gas Orbiter akan dilepas dari ExoMars, untuk mempelajari kandungan gas dan melihat materi yang mungkin ditemukan dari bekas kehidupan disana.

TGO akan memeriksa gas metana yang dihasilkan dari begas geologi, kimia dan biologi. Diharapkan adanya kandungan gas metana di Mars, untuk mencari bukti bekas kehidupan selama 400 tahun sebelumnya

Probe ExoMars menuju planet Mars untuk mempelajari bekas kehidupan

Oktober 2016
Lander Exomarts melepas unit Schiaparelli lander. Tapi pendarat tersebut kabarnya hilang. Sinyal dari lander menghilang 50 detik sebelum mendarat. Mungkin ada kesalahan pada langkah akhir.
Probe tersebut dikirim ke Mars pada 20 Oktober 2016. membawa peralatan untuk memeriksa atmofer planet Mars
Teleskop di India Giant Metrewave Radio Telescope / GMRT dikabarkan sudah menerima sinyal dari probe Schiapareli. tapi ESA mengatkan sinyal radio dari probe hilang.

Rencananya pendarat akan turun dengan kecepatan 21 ribu km perjam, dan parasut akan terbuka untuk memperlambat turunnya unit lander sampai 250km perjam.
1km mendekati permukaan Mars, parasut dan penahan panas dilepas. Otomatis sistem roket pendorong akan menurunkan laju lander selama beberapa detik

Probe ExoMars kirim unit pendarat Schiaparelli tapi hilang kontak di Mars

Nasa membantu badan antariksa Eropa ESA. Menemukan jejak jatuhnya probe Schiaparelli milik ESA tersebut, dengan membandingkan 2 foto, yang pertama diambil pada 29 Mei 2016 dan foto kedua pada 20 Oktober 2016

Terlihat bercak hitam, diperkirakan tempat bekas jatuhnya Lander Shiaparelli. Kemungkinan modul lander tersebut mendarat keras akibat sistem pendarat yang sudah leih dulu aktif sebelum mendekati permukaan planet Mars. Foto diambil dari satelit milik NASA yang berada di planet Mars - Mars Reconnaissance Orbiter. Spot hitam terlihat memiliki luas sekitar 15-40 meter

Probe ExoMars kirim unit pendarat Schiaparelli jatuh ditemukan NASA

Gambar animasi jatuhnya Shiaparelle dari Nasa