Teleskop WFIRST 100 kali lebih kuat dari Hubble


Science | 20 February 2016

Hubble sudah malang melintang melihat antariksa. Tetapi kemampuannya terbatas, dan teleskop ini sudah mendapatkan upgrade terakhir tetapi tetap memiliki keterbatasan

Tapi Nasa belum berhenti mengembangkan teleskop ruang angkasa. Kedepan ada teleskop James Webb, tidak lagi mengunakan teknologi optik tetapi mengunakan teknik teleskop infra merah. Dan baru diluncurkan pada tahun 2018 mendatang

Ibarat kata, teleskop adalah mata dunia untuk melihat alam semesta. Tetapi kemampuan manusia terbatas untuk melihat objek paling jauh, bahkan mendekati dimana asal mula alam semesta lahir.

Satu lagi teleskop lebih besar akan dibuat oleh Nasa. Teleskop ruang angkasa WFIRST, disebutkan memiliki 100x lebih kuat dari Hubble.

WFIRST adalah singkatan Wide-Field Infrared Survey Telescope, mirip seperti teknologi teleskop James Webb yang akan lebih dahulu diluncurkan sebelum teleskop WFIRS.

Teleskop WFIRST memiliki tujuan khusus. Bukan mengamati benda terjauh, tapi yang dekat saja. Khususnya mencari planet diluar tata surya kita.
Berbeda fungsi dengan teleskop James Webb. Untuk tugas utama teleskop James Webb adalah melihat sisi terjauh dari Bumi. Melihat kelahiran alam semesta dimana tidak bisa dilihat lebih jelas oleh Hublle.

WFIRST akan membuka mata kita melihat keindahan alam semesta, sama sepert Hubble. WFIRSTmengunakan teknik lebih sensitif, termasuk melihat misteri dari Dark Matter dan Dark Energy.

Teleskop tersebut memiliki instrumen khusus untuk memblok cahaya sebuah bintang, dan siapa tahu disana bisa dilihat planet lain termasuk mendapatkan data tentang atmosfer sebuah planet.

Teleskop WFIRST baru diluncurkan di pertengahan 2020. Dan posisinya sama jauhnya seperti James Webb. Berada di area L2 atau sekitar 500 ribu km dari Bumi.

Teleskop WFIRST 100 kali lebih kuat dari Hubble



Masih banyak pembuatan teleskop baru dalam beberapa tahun ke depan. Setidaknya ada beberapa teleskop besar lain yang akan dibangun sampai tahun 2022

Berita terkait
Teleskop Jamess Web selesai dan masuk tahap pengujian. Teleskop yang mampu melihat 13,5 miliar tahun ke belakang. Proses pembuatan mencapai 20 tahun. Sekarang teleskop ini hanya diam di bumi, masih dilakukan pengujian dan pertama dirakit menjadi satu teleskop lengkap. Kesalahan rancangan, bila gagal bekerja di ruang angkasa dan tidak bekerja.

Teleksop Speculoos milik ESO mengunakan lengan robot. Bertugas untuk mengamati planet yang mungkin ada di sekitar bintang katai coklat. Observasi baru tersebut awalnya bekerja akhir 2017, dan test pertama tahun 2019. Setelah data observasi, akan dilanjutkan dengan teleskop lebih besar ELT



Teleskop Chandra mengunakan sensor X-ray untuk melihat benda di alam semesta. Gambar dari teleskop ini berbeda dengan gambar yang ditangkap teleskop optik  Karena sensor di Chandra sangat sensitif. Nasa melakukan perubahan perintah untuk giroskope setelah mengalami kemacetan. Test akan dilakukan pada awal November 2018 untuk memastikan teleskop siap bekerja kembali untuk penelitian ruang angkasa

Spektrograf adalah instrumen untuk memisahkan cahaya dengan berbagai panjang gelombang. ESO membawa teknologi instrumen yang disebut Espresso untuk berburu planet berbatu seukuran bumi. Membutuhkan 4 teleskop berkerja bersamaan

Bila mendapatkan gambar dari teleskop Alma, bentuknya tidak seperti foto teleskop optik. Karena teleskop Alma adalah teleskop radio terbesar di ketinggian 5000 meter. Alma memiliki 66 antena presisi tinggi, terbesar dengan jarak 16km

Teleskop tahun 1893 ada di observasi Yerkes, memiliki lensa reflaktor berukuran 40 inch. Teleskop GMT - Giant Magellan Telescope dipastikan tepat waktu, mengunkan cermin hexagonal. Mengapa teleskop raksasa tidak dibuat dengan cermin utuh.

Teleskop Magellan di gurun Cile mengunakan teknologi baru, dinamai dengan singkat GMT. Konstruksi teleskop ini telah dimulai, dan berada di ketinggian 2550 meter. Berapa lama dan berapa harga satu cermin teleskop raksasa ini dibuat



Tim ASAS-SN bahkan tidak terlalu yakin apakah cahaya yang mereka dapatkan berasal dari sebuah supernova. Bila benda tersebut adalah ledakan bintang supernova, menjadi ledakan paling kuat saat ini. Bila dihitung ledakan cahaya tersebut mencapai 570 miliar kali lebih terang dari matahari, dan setara 20 kali lebih terang dari sumber bintang di galaksi Bima Sakti.

Teleskop DragonFly dibuat murah. Mengandalkan telezoom lensa komersil dan dipasang Array 10 unit sekarang 24 lensa telezoom. Teleskop Dragonfly dibuat oleh tim universitas Toronto, lebih murah dibanding membangun ruang observasi teleskop tapi biayanya sudah seharga satu mobil

Teori Newton tidak berlaku di dunia Kosmos, ketika cahaya tidak memiliki massa dapat berbelok. Disini teori Einstein dengan antariksa mulai terungkap dengan penemuan saat ini. Dahulu masih terbatas teori, sekarang menjadi kenyataan. Gravitasi mampu membelokan cahaya sampai gravitasi bisa bergerak seperti kekuatan gelombang

Kehancuran sebuah kota oleh meteor hanya terlihat di film sain fiksi atau cerita novel. Tetapi penelitian terbaru menyebut bumi sangat rentan dengan jatuhnya meteor dari ruang angkasa. Sejak tahun 2000 sudah 26 meteor ukuran besar menabrak bumi.

Ilmuan mengunakan Wide Field camera 3 untuk mempelajari panjang gelombang inframerah dan mencari tanda tanda adanya air. Bagaimana ilmuwan mengetahui apakah planet seperti bumi dengan ukuran memiliki air, gas CO, metana bahkan ukurannya




No popular articles found.