ARM Cortex-R8 realtime procesor dengan LTE-A Pro dan 5G


Technology | 19 February 2016

Perancang arsitek ARM mengumumkan rancangan procesor baru Cortex-R8.

Rancangan 4 core procesor berbasis ARMv7-R. Disebut sebagai real time procesor, kemampuan 2 kali lebih baik untuk modem, kelambatan / latency, performa tinggi tetapi efisien dan mendukung teknologi terbaru 5G.

Cortex R8 adalah procesor superscaler 32 bit, dengankemampuan maksimum 18k DMIPS. Sistem processor memiliki pemakaian power yang dapat di on dan off bila dibutuhkan. Atau penangan kinerja yang terbagi ke seluruh core.

Setiap core akan memiliki 2MB memory, sehingga proses lebih cepat. ARM mengatakan respon dari luar hanya membutuhkan 1ms.

Apa yang menarik dari rancangan Cortex-R8, diumumkan oleh ARM
  • Dirancang dengan proses silikon canggih dengan penekanan efisien energi, real-time respon proses, fitur lebih baru dan kemudahan dalam disain
  • Menyediakan sistem memory yang fleksibel, dan jalur ke core lebih cepat
  • Memiliki fitur 11 tahap storage unit, superscalar, sistem out of order pipeline yang dinamis
  • Menyediakan GIC, SCU dan Timer untuk mengurangi kelambatan, dan mengaktifkan sistem simetrik multi processing ke konfigurasi dual core.
  • Meningkatkan kemampuan diteksi dan koreksi data.
  • Sistem fleksibel dari 4 core, seperti konfigurasi core Mp1, Mp2, Mp3 dan Mp4 dengan pilihan dari penguncian langkah pengunci konfigurasi procesor yang berlebihan, Symmetric Multi-Processing (SMP) serta  Asymmetric Multi-Processing (AMP).

Untuk penerapan fitur diatas mungkin akan dijelaskan lebih detil setelah procesor tampil ke publik.

Teknologi 5G mungkin masih tahap pengembangan, seperti 5G Wave 2. Sementara dunia baru memanfaatkan jaringan 4G LTE, itupun terbagi dalam beberapa kecepatan.

Seperti teknologi rancangan arsitek ARM Cortex. Dimana Cortex A57 lebih banyak dimiliki untuk smartphone high end.  Mengapa berbeda antara Cortex A dan Cortex R. Disebutkan Cortex R memiliki kemampuan proses realtime core, seperti ditemukan dalam teknologi SSD untuk menangani proses lebih cepat dalam menangani data

Arsitek Cortex R menjadi disain procesor pertama yang resmi mendukung teknologi jaringan selular baru. Saat ini masih tahap pengembangan antara Qualcomm dan Verizon seperti menangani spektrum WIFI dan LTE bersama sama.

ARM Cortex-R tersedia untuk pemberian lisensi ke pabrik chip untuk di produksi. Diperkirakan dapat tampil pertama tahun ini


ARM Cortex-R8 realtime procesor dengan LTE-A Pro dan 5G

Berita terkait
Arm akan mengeluarkan disain arsitek procesor ARM Cortex. Mei 2019 diumumkan ARM Cortex A77. Kinerja 3Ghz dengan peningkatan performa  30 persen. Arsitek ARM Cortex A75 telah tampil Snapdragon 845. ARM Cortex A73 dan Mali G71 dengan Snapdragon 835, Kirin 970 960 dan Helio X30

ARM Mali-Cetus disebut Mali D71 adalah pengembangan grafik pada smartphone dengan arsitek Arm. Tetapi yang ini berbeda, dan mendukung teknologi high res display serta multi tasking. Arm menyebut ARM Mali-Cetus bekerja dengan display 4K x 2K dengan kecepatan 120Hz



Qualcomm akan menawarkan procesor baru, Snapdragon 427, Snapdragon 625 dan Snapdragon 653. Membawa 4 fitur baru, modem X9 LTE, mendukung dSP, dual camera dan TruSignal. Snapdragon 450 tampil berbeda, dengan 8 core 14nm, dukungan 4G LTE Cat6, layar mendukung diatas Full HD

ARM kembangkan ARM Cortex A75 dan ARM Cortex A55. Memiliki teknologi ARM DynamIQ dengan kombinasi cluster core procesor. Mendukung VR dan grafik lebih hemat power

Mali G51 diperuntukan bagi GPU atau Graphic Processing Unit. Satu lagi Mali V61 untuk proses Video atau VPU. Mali G51 dikenal sebagai Arm GPU arsitek Bitfrost dengan gambar dengan resolusi 4K pada smartphone kelas menengah

ARM menerima chip procesor pertama multicore 64bit 10nnm FF. Dibuat oleh pabrik TSMC dengan teknologi 10FinFET, menurunkan pemakaian power 30% dari chip generasi sebelumnya, meningkatkan kinerja procesor dan efisien antara 11-12% dibanding teknologi 16nm.

ARM mengumumkan mendisain CoreLink. Fungsinya untuk mempercepat kinerja procesor perangkat mobile, khususnya untuk tranfer data. Teknologi mobile kedepan akan memanfaatkan video 4K, video slow motion yang membutuhkan kinerja tranfer data di perangkat mobile. CoreLink dapat menekan kelambatan serta meningkatkan tranfer data antara bagian procesor, RAM dan lainnya.




No popular articles found.