Tata surya HD 142527 ada dua matahari


Science | 14 February 2016

Teleskop ALMA menangkap tata surya baru HD 142527, dimana disana sedang terbentuk cakram protoplanet.

Tetapi ada yang unik di tata surya ini, karena memiliki dua matahari yang juga terbentuk bersamaan. Disebut juga sebagai tata surya dengan bintang biner.

Letak tata surya HD 142527 berada 450 tahun cahaya dari Bumi. Tepatnya berada di daerah cluster pembentukan bintang muda (baru) di area Scorpius-Centaurus.

Pengamatn tata surya HD 142527 dari Bumi terlihat ada 2 bintang, satu berukuran lebih kecil sekitar setengah dari bintang lain. Dan jarak kedua bintang hanya terpisah dengan jarak 1,6 miliar km.

Posisi kedua bintang saling berputar dengan jarak seperti matahari ke planet Saturunus. Astronom dari Rice University di Houston, Texas mengatkan gambar dari teleskop ALMA terbaru tersebut berbeda, karena gambar sebelumnya tidak memperlihatkan proses fisik dari pembentukan protoplanet dan adanya bintang lain.

Apa yang terjadi di tata surya disana. Debu dan awan gas disana terlihat seperti membentuk bulan sabit. Mungkin disebabkan gaya gravitasi yang unik dari kedua bintang biner.

Seperti apa gambaran dari tim astronom bila sebuah tata surya memiliki dua bintang, dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar pertama ditangkap oleh teleskop ALMA. Terlihat posisi kedua bintang, satu bintang berada di tengah memiliki ukuran lebih besar, sedangkan bintang lain mengorbit bintang ditengah.

Gambar kedua ilustrasi dari tata surya tersebut. Terlihat efek berwarna merah darai gambar pertama, bagian berwarna merah adalah daerah yang bebas dari gas, kemungkinan gas karbon monoksida yang sudah terlempar keluar dan membentuk lapisan es dan butiran debu.
Astronom memperkirakan di daerah tersebut nantinya akan memunculkan atau lahirnya planet baru.

Tata surya HD 142527 ada dua matahari

Berita terkait
Di tata surya LTT 1445 tidak hanya memilki satu matahari , tapi 3 matahari. Jaraknya dari Bumi sekitar 22,5 tahun cahaya. Nama bintang beberapa bintang di tempat yang disebut LTT 1445 juga dikenal dengan nama TIC 98796344, TOI 455, L 730-18. Disana diperkirakan ada sebuah planet dengannama LTT 1445Ab, sebuah planer berbatu walau bobotnya lebih besar dari Bumi.

Teleksop Speculoos milik ESO mengunakan lengan robot. Bertugas untuk mengamati planet yang mungkin ada di sekitar bintang katai coklat. Observasi baru tersebut awalnya bekerja akhir 2017, dan test pertama tahun 2019. Setelah data observasi, akan dilanjutkan dengan teleskop lebih besar ELT



Satu tata surya HD131399 ini memiliki 3 bintang, bahkan ditemukan sebuah planet mengorbit disana. Tata surya HD131399 terlihat ada satu planet yang mengorbit disebut planet HD131399Ab. 2018 diumumkan disana bukan 3 bintang

Tata surya Trappist terlihat ada 7 planet. Tapi hanya 3 planet berada di zona habitat. Apakah bintang yang lebih kecil membuat planet layak huni. Peneliti mengatakan itu hanya salah satu faktor, update jarak antar planet.

Tata surya Epsilon Eridani menjadi jawaban dari misteri terbentuknya sebuah tata surya kita. Disini peneliti mencari jawaban bagaimana planet terbentuk, tapi lahir jauh dari sebuah bintang induknya. Karena tata surya kita dahulunya tidak seperti sekarang.

Bintang HR 8799 terletak 150 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat ada 4 planet mengorbit. Kali ini sebuah video menarik tentang tatasurya Bintang HR 8799, karena diambil secara langsung dan terlihat jelas 4 planet sedang mengorbit bintang induknya.

Tata surya Elias 2-27 disana terdapat bintang seukuran separuh matahari kita. Terlihat sedang membentuk planet yang nantinya akan menjadi sebuah tata surya lengkap. Tapi bentuk lingkaran yang terlihat memiliki letak sangat jauh bahkan planet yang muncul mencapai 2-3 kali lebih jauh dari Pluto



Update pesawat ruang angkasa Juno menangkap suara di planet Jupiter pada 27 Agustus 2016. Suara di ruang angkasa memiliki frekuensi. Tetapi suara yang di dengar di pesawat ruang angkasa adalah gelombang frekuensi rendah, berbeda dengan suara yang di dengar manusia yang harus melintas melalui media udara. Melewati batas tata surya, masih ada suara yang bisa di dengar oleh pesawat Voyager 1

Tata surya AR Scorpii atau disingkat AR Sco berada di rasi bintang konstelasi Scorpius. Satu adalah bintang katai putih atau bintang yang sudah mati tapi masih menyala. Memiliki ukuran seperti Bumi, hanya saja memiliki kepadatan 200 ribu kali massanya dari Bumi. Jadi bintang yang berada ditengah berukuran lebih kecil tapi sangat padat.

Tim peneliti Harvard Smithsonian Center mengumumkan sebuah tata surya ditemukan dengan 3 bintang. Bahkan satu bintang terlihat stabil dikelilingi oleh planet. Awalnya terlihat satu bintang, tetapi penelitian lebih lanjut ada 2 bintang biner. Dan terakhir malah ditemukan 3 bintang.

Peneliti sedang melihat sebuah tata surya baru di bintang TW Hydrae. Terlihat sedang membentuk celah dari cincin debu dan gas, dimana nantinya terdapat protoplanet dan menjadi planet baru. Gambar yang diambil oleh teleskop Atacama large Millimeter di Chili tersebut, terlihat pembentukan planet mulai terjadi.

Disebut Quintubple star system atau tata surya dengan 4 bintang. Diberi nama 1SWASP J093010.78+533859.5 dan terletak 250 tahun cahaya dari Bumi. Lokasinya ada di daerah Ursa Major, ke empat dari 5 bintang bintang tersebut sudah di pelajari sejak tahun 20113 oleh Marcus Lohr

Ilmuwan meneliti sebuah bintang di tata surya HATS, dan temukan sebuah planet gas seperti Saturnus. Mungkin ukurannya 100x lebih besar dari bumi. Ada yang unik dengan planet HATS-6b, benda tersebut ternyata  sangat dekat dengan bintang induknya

Matahari saja sudah lebih dari cukup, tapi di tata surya Ari 30 memiliki lebih dari satu matahari. Ada 4 matahari dengan sebuah planet, terletak di daerah rasi bintang Aries. Uniknya sejauh ini baru satu planet yang terlihat berada disana.




No popular articles found.