Coworking The Factory Bisnis ruang kantor untuk pekerja co-worker


News | 1 January 2013

3 tempat bekerja dari kantor khusus untuk bekerja, berkantor dirumah, atau malah di kedai kopi. Kalau dikantor sudah bisa, terkadang terganggu dengan pekerjaan lain. Bila dirumah terkadang sepi atau malah tidak produktif. Bagaimana dengan kedai kopi, suasana sosial mungkin terlihat tidak bekerja, atau terlalu banyak melirik,

Sekarang ada yang membuat usaha untuk coworking, mau tahu seperti apa. Singkatnya seperti ini.

Coworking adalah sekumpulan individu berbeda-beda pekerjaan diruang sangat besar, bekerja sendiri sendiri dan mendapatkan layanan seperti dikantor. Biasanya coworking dilakukan oleh programer, disainer, penulis dan penguji / tester yang biasanya bekerja dirumah dengan notebook. Karena pekerjaannya berbeda beda, sekumpulan orang dengan keahlian tertentu ini bisa saling berbagi dan mengerjakan satu proyek. Timnya seperti virtual tanpa ikatan, bisa bekerja sama selama satu minggu, satu hari bahkan satu jam saja atau mengerjakan proyek dirinya sendiri.

Satu kantor disebut The Factory, mengunakan gedung Leonard. Bekas pabrik dengan luas 5000 meter persegi. Tempat ini memiliki ruang rapat, ruang komunitas, ruang makan dan tempat pertemuan. Dari 12 orang diawal berdiri sekarang sudah 55 orang bekerja sendiri disana.

Biayanya dari 20 dollar perhari, atau mengunakan kartu khusus untuk 10 kali kunjungan (masuk kantor) $15 perhari. 2x masuk kantor seminggu , dan tarif perbulannya hanya $75. Atau masuk terus selama 30 hari $275. Lebih murah dibanding menyewa kantor, dan sudah diberikan kunci, kotak surat, meja sendiri seharga $275 untuk berkantor sebulan nonstop.

Mengapa mereka tidak mau bekerja di kantor. Heckman seorang programer telah bekerja untuk perusahaan nirlaba. 3 bulan bekerja dirumah merasa tidak nyaman, karena sulit membedakan waktu kerja, rutinitas dan bersosialisasi. Akhirnya dia pindah ke kantor virtual tersebut dan dibiayai oleh perusahaan yang mempekerjakannya.

Cerita lain dari programer FoodCircles, awal usahanya sudah kehabisan uang untuk menyewa kantor. Untuk menyewa kantor di The Factory , uangnya tidak cukup. Kumar berbicara ke pemilik The Factory dan ditawari mengunakan kantor di The Factory. Terakhir Kumar sudah memiliki kantor sendiri karena usahanya sudah berkembang dan mendapatkan investor.

Masih ada lagi tempat lain yang sama, The Cottage dan Regus menyewakan meja kerja. Regus memfokus untuk virtual office dan ruang rapat. Untuk menemukan keahlian para CoWorking ini  sudah tersedia situs yang menawarkan jasa mereka. Tidak perlu ruang besar untuk penyewaan kantor, bisa dimulai dari sebuah ruko seperti yang dimiliki di Citizen Space.

Di Jakarta Indonesia sudah ada yang membuka penyewaan ruang kantor, meja kerja atau ruang rapat sewa seperti ini. Tempat tersebut @CommaID letaknya di One Walter Place Lantai 3 – Jalan Wolter Monginsidi 63B Jakarta Selatan. Baru dibuka bulan November 2012 lalu. Penyewaan ruang kantor bisa harian dan bulanan,. Ditujukan bagi kalangan muda atau mereka yang tidak bekerja penuh (freelance). Memiliki keahlian yang memiliki keahlian dan menawarkan pekerjaan kepada client tanpa ingin memiliki ruang kantor sendiri.

Tempat lain seperti Banding sudah memiliki HackeSpaceBDG dan Yogya HackerSpaceYK. Ditujukan bagi kalangan IT dari Programmer, Designer dan freelancer.


Berita terkait
Disain dapat dibuat seperti ruang kafe, hanya partisi pendek tetapi lebih rendah ketika seseorang berdiri. Jika karyawan memerlukan konsentrasi selama kerja atau yang lain lebih banyak melakukan pembicaraan. Tapi beberapa pekerjaan sebaiknya memberi tempat ruang tertutup agar konsentrasi pekerjaan lebih baik.

Sudah lama tempat kerja bagi pekerja lepasan dibuat. Di Indonesia, Jakarta Bandung, Yogyakarta dan Bali memiliki tempat untuk pekerja lepasan. Tersedia meja, kursi, ruang meeting dan internet. Di Bali ada yang terkenal yaitu Hubub, di Jakarta mulai tampil beberapa tempat pekerja Freelance



Telkom membangun tempat khusus untuk mereka yang bekerja di bidang IT. Pekerja lepas seperti ini sudah ada di beberapa negara Asia, termasuk di Indonesia. Telkom membangun Jogja Digital Valley dengan luas 800 meter.

Satu lagi di Thailand disebut Hubba adalah tempat kerja bagi pengusaha muda dan pekerja lepas.Memiliki ruang kantor yang dapat disewa dengan luas 300 meter persegi. Dapat menampung 70 orang secara simultan atau bergantian.

www.klik-eat.com layanan online untuk memesan makanan. Baru dibuka kemarin, di danai oleh sebuah perusahaan investasi Jepang Yume no Machi yang terdaftar sebagai perusahaan publik. Perusahaan Jepang tersebut tertarik berinvestasi untuk penjualan makanan secara online di Indonesia.




No popular articles found.
< /body>