Baterai lithium Graphene tidak meledak pengisian 5x lebih cepat


Kategori : Technology | Date : 10 August 2019

Graphene adalah bentuk karbon dengan sifat unik. Terbentuk dengan atom heksagonal dari atom karbon.
Di setiap atom membuat simpul, seperti struktur bahan grafit, arang, nanotube karbon dan fullerene.
Memiliki kekuatan 100x dibanding baja, mampu menghantar panas dan listrik sanga efisien.
Penelitian graphene telah dilakukan berabad-abad, tapi tanpa disadari telah diproduksi dalam jumlah kecil.
Contoh pensil salah satu bahan dari grafit.
Pasar Graphene kabarnya telah mencapai 9 juta dollar di tahun 2012. Tapi sebagian besar permintaan terbatas untuk peneitian, dan pengembangan semikondutor, elektronik, energi baterai serta komposit.

2019 Agustus
Samsung mungkin sedang bekerja untuk peluncuran smartphone dengan bahan Graphene tahun depan.
Setidaknya satu smartphone akan di coba dipasarkan dengan disain baterai baru.

Samsung sudah melakukan percobaan bertahun tahun, dengan pengembangan baterai Graphene Ball sampai akhir 2017.
Pengisian baterai 5x lebih cepat dari baterai lithium ion biasa. Kapasitas baterai memungkinkan dibuat lebih besar.

Samsung masih mencari cara bagaimana meningkatkan kapasitas baterai dengan bahan Graphene. Serta menurunkanbiaya produksi baterai lebih murah.


2016 Januari
Peneliti universitas Stanford telah mengembangkan baterai Lithium yang tidak akan kepanasan atau terjadi Overheating. Artinya baterai tidak akan membuat masalah terhadap semua produk, seperti percikan api pada notebook, ponsel dan lainnya. Kecelakaan terbakarnya perangkat akan menjadi masalah lalu.



Baterai Lithium sudah digunakan untuk berbagai perangkat elektronik. Kemampuan baterai Lithium dalam mengisi ulang lebih cepat, ukuran kecil dengan power besar, usia baterai sangat baik. Sayangnya besarnya power di baterai, sedikit saja terjadi short akan menimbulkan api.

Peneliti Stanford mengunakan lembaran film Polyethylene dengan teknolgi nano. Mereka melapis bagian metal dengan Graphene, sehingga aliran listrik dapat mengalir diatas permukaan.

Ketika sushu naik, bagian lembaran film akan mengembang, bahkan sampai di suhu 70 deg.C membuat metal di dalam baterai tidak saling bersentuhan.

Jadi tidak terjadi short berbahaya lagi di dalam baterai. Setelah suhu baterai turun, pelindung tersebut akan kembali ke bentuk normal dan baterai kembali bekerja seperti biasa.

Peneliti Stanford mengatakan mereka bahkan bisa mengatur perlindungan baterai baik untuk suhu tinggi atau rendah. Tergantung berapa banyak partikel yang dimasukan kata Prof Teknik Kimia Zhenan Bao.

Kapan diproduksi, tentu belum jelas. Harus melihat pengembangan yang dimulai dari Lab ini, dan produsen mau mengimplementasikan teknologi tersebut.

Baterai Lithium dengan perlindungan Nano tidak akan panas

Berita terkait
Baterai Lithium, khususnya ukuran 16850 tipe baterai paling umum. 2 model dengan sirkuit proteksi dan tidak. Mengapa baterai lithium dengan proteksi akan mati ketika voltage mencapai 2,5V DC, mengapa baterai bisa terbakar, mengapa baterai tidak boleh dibiarkan sampai kosong. Apa arti lithium IMR, INR, NCR dan ICR

SolidEnergy sistem mengunakan anode bebas untuk baterai lithium. Membuat baterai lithium double capacity. Teknologi baterai lebih murah kurang dari 80% adalah Natrium-Ion, mengunakan bahan garam yang berlimpah di Bumi



Perbedaan notebook dan laptop hanya sebatas kata. Bila melihat laptop bisnis sangat mudah dikenali, dari banyak port, garansi, tambahan alat docking. Tapi bukan perangkat itu saja yang membedakan notebook kelas kantor dan rumah. Notebook kantor diuji termasuk tut keyboard sampai bagian engsel. Dan lebih mudah diperbaiki.

Kerja sama antara universitas Kyoto dan Sharp, mereka membuat bahan baru dengan senyawa lithium iron phosphate. Dengan material baru dalam perhitungan mampu mencapai 25.000 kali charge dan kapasitas baterai baru drop ke 70%

Mereka sudah memegang paten dengan gBatteries SmartG BMS atau sistem manajemen baterai di tahun 2012. Sekarang mereka mencari industri yang mau mengunakan penemuan mereka sebagai baterai masa depan.

Baterai lithium mampu menampung energi lebih besar dibanding baterai NiMH. Sebagai perbandingan 100Wh/kg NiMH setara 150-250Wh/kg baterai lithium. Baterai lithium kecil, mampu menampung energi lebih besar dan ringan. Bahkan memiliki umur lebih lama dari NiMH.




No popular articles found.