Bunga bangkai atau dinamai Amorphophallus titanum, akhirnya mekar pertama kali di Amerika.  Tepatnya pada tanggal 19 Agustus 2015 lalu, bunga mekar dan mengeluarkan aroma bau busuk. Bunga bangkai mengunakan teknik alami dengan mengeluarkan aroma bau busuk untuk menarik serangga.

Cerita dari Denver bulan Agustus 2015, ketika bunga ini mekar, yang ingin melihat harus antri 3 jam. Karena ada ribuan orang yang datang untuk melihat bunga paling besar di dunia tersebut mekar di Amerika.

Bunga bangkai tersebut adalah sumbangan untuk badan peneliti Denver Botanic Garden sebagai koleksi mereka. Dan bunga tersebut adalah asli dari Sumatra Indonesia.

Menjadi bunga titan arum / Amorphophallus titanum pertama yang mekar di wilayah Rocky Mountain. Ketika bunga datang pertama di tahun 2007, dan baru pertama kali berkembang berbentuk bunga.
Hidup bunga bangkai memiliki 3 siklus. Pertama bunga akan membuat daun tunggal, lalu mati, dan meninggalkan umbi dibawah tanah.

Setelah fase tersebut akan muncul satu daun baru lebih besar, dan memerlukan waktu 10-15 tahun untuk kembali berbunga. Bunga bangkai yang ada di Denver ini tepat waktu ketika mekar, 13 tahun.
Hal ini diketahui oleh Sedivy dari Live Science, pada bulan Juli kami menyadari bahwa itu bukan daun baru yang muncul, dan dipastikan kuncup bunga yang siap mekar.

Sedivy mengatakan sukar memprediksi kapan bunga tersebut mekar. Tidak ada banyak data tentang kehidupan bunga ini, bahkan di negara asalnya Indonesia karena bunga tersebut memang langka.
Sedivy bahkan terus membandingkan perkembangan bunga setiap hari dengan pengambilan gambar foto. Dan tepat pada hari Selasa jam 6 pagi, bunga mulai membentang dan puncaknya pada rabu pagi.

Pohon Titan Arum tumbuh di hutan hujan Sumatra bagian barat. Pertama kali diteliti tahun 187 oleh ahli botani Itali Odoardo Beccari. Nama bunga Titan Arum di populerkan oleh Sir David Attenborough di seri BBC.
Di Jerman mencapai rekor dengan ketinggian, 2,74 meter pada tahun 2003. Dan tercatat di buku rekor Dunia.
Rekor tersebut terpecahkan kembali oleh taman Wilhelma Stuttgart Jerman dengan ketinggian 2,94 meter. Kembali dipecahkan oleh Louis Ricciardiello dengan ketinggian 3,1 meter pada 18 Juni 2010 ketika di tampilkan di Winnipesaukee Orchids di Gilford New Hampshire Amerika.

Bunga yang mekar mencapai 1,6 meter pada 18 Agustus, dan akan terus mekar setiap hari berkembang antara 10-13 cm dari rata rata antara 5cm perhari.

Bunga bangkai di Denver akhirnya mekar setelah 13 tahun

Juni 2017
2 bunga bangkai juga berkembang di kebun raya Chicago. Dan menarik banyak pengunjung di awal Juni 2017.  Bunga bangkai di di Chicago tersebut memiliki nama Titan Arum. Secara alami hanya ada di pulau Sumatra Indonesia, yang sekarang teracam oleh deforestasi. Banyak kebun raya di seluruh dunia yang mendapatkan bunga bangkai seperti ini memelihara dan melestarikannya.
Rata rata bunga bangkai hanya berkembang setiap 10 tahun sekali.

Seperti foto dibawah ini, bunga tumbuh setinggi lebih dari 2 meter walau sudah mulai layu dan memasuki proses penutupan kembali.

Bunga bangkai di Chicago mekar bersamaan Juni 2017

Keunikan bunga bangkai di Chicago ini mekar secara bersamaan, dan merupakan kejadian yang jarang terjadi kata Greg Mueller ilmuwan dari kebun raya Chicago.
Tim disana juga mengatakan mereka sempat melihat adanya bunga bangkai yang mekarr bersamaan di beberapa tempat. Tapi baru kali ini saja terjadi di benua Amerika Utara.
Ketika mekar para ilmuwan mengambil bibit yang berharga ketika bunga sedang mekar, dan dikirim ke kebun raya lain.