Satelit navigasi BeiDou China


Kategori : News | Date : 25 August 2018
China menemapatkan satelit Beidou dalam 3 posisi berbeda.
2012

Kabarnya satelit China akan mencapai 33 unit di orbit, tetapi 6 yang diaktifkan di tahun 2012

Sebuah sistem satelit navigasi memerlukan 24 satelit minimal yang aktif untuk meliput area di seluruh dunia.

Pemerintah China rencananya akan menempatkan lagi 5 unit satelit geostasioner dan 30 unit non geostasioner sampai tahun 2020.

Menurut pejabat China, sistem Beidou dikembangkan untuk menghilangkan ketergantungan dengan satelit negara lain. Tetapi dibuat terbuka, kompatibel, kestabilan untuk seluruh dunia.

Seperti GPS yang dimiliki Amerika, awalnya telah digunakan oleh pihak militer dan baru diberikan ke publik.

Saat ini sistem BeiDou hanya meliputi di negara Asia saja. Sampai bulan Desember 2012 sudah ada 2 sistem dari Beidou 1 dan Beidou 2 (aka navigasi Compass). Untuk Beiduo 2 sudah ada 16 satelit, dan 6 saja yang diaktifkan.





Generasi terbaru satelit Beidou-3

Teknologi Beidou-3 membawa akurasi jam atom, 3 satelit memiliki kemampuan mengirim waktu pulse radio.



Sistem satelit baru diperkuat dengan teknologi anti jammer. Tetapi hanya digunakan untuk militer.

Sistem satelit Beidou-3 adalah generasi terbaru, pertama diluncurkan tahun Maret 2015.

2017 November, 2 satelit M1 dan M2 dikirim.  Memasuki teknologi satelit navigasi Beidou 3 (generasi ke 3) seperti model satelit navigasi pertama generasi ke 3 yang diluncurkan pada Maret 2015

2018, China berncana mengirim 9 satelit navigasi. Januari, Februari dan Maret telah mengirim 6 satelit Beidou-3.

2018 Januari, 2 satelit M7 dan M8. Model Beidou-3

2018 Februari, 2 satelit M3 dan M4

2018 Maret, 2 satelit M5 dan M6

2018 Agustus 25, 2 satelit dikirim dengan roket Long March 3B dari Sichuan. Total 12 satelit telah berada di Orbit

China menempatkan posisi berbeda. Beidou-3 adalah sistem tahap akhir.
  • Dimana seri Beidou-3 harus terdiri dari 27 satelit yang berada pada ketinggian MEO
  • 5 satelit Beidou-3G berada di posisi Geostationer- GTO.
  • 3 satelit Beidou-3 pada orbit Geosynchronous - IGSO.

Tahun 2018, menyusul beberapa satelit navigasi lain akan diluncurkan. Mei 2 satelit, Agustus 1 satelit, September 2 satelit, Oktober 1 satelit, November 2 satelit dan mungkin Desember 2 satelit lain.

Total 12 satelit baru menyusul berada di ruang angkasa, dengan 1 unit satelit tipe Geosynchronous G1Q dan sateu tipe IGSO7.


Setting Android 4G LTE , 3G atau 2G. Dapat mempercepat internet di smartphone dengan 4G LTE bila berada di area 4G.Fitur. Fitur lain mematikan layanan sinyal radio smartphone Android bila tidak terpakai.

Dari ketinggian 34 ribu km, disana terdapat satelit cuaca Himawari-8. Mengambil gambar untuk peringatan cuaca, seperti topan yang berada di Asia dengan resolusi tinggi 5500x5500 pixel. Keunggulan satelit Himawari dapat mengambil foto setiap 10 menit, atau rata rata sehari mengirim gambar cuaca 144 gambar

Nasa telah menyumbang 2 instrumen penelitian dengan camera untuk melihat kondisi cuaca. Disebut Deep Space Climate Observatory atau DSCOVR. Camera tersebut diluncurkan paada tahun Januari 2015. Apa yang dapat dilihat, bumi dengan resolusi tajam dan bumi akan terlihat online.



4 Oktober 2015, satelit Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) dari satelit Terra milik Nasa menangkap gambar arus asap di pulau Sumatra Selatan. Satelit Terra dapat memantau arah arus asap dengan pencitraan satelit.

Berapa jumlah satelit di ruang angkasa yang mengorbit Bumi. Mungkin terbayang ratusan atau ribuan. Satu data satelit realtime ini memberikan gambaran, bahwa bukan Bumi saja yang sesak dengan pesawat terbang. Tapi di ruang angkasa kondisinya sama dengan 1000 lebih satelit. Amerika memiliki separuh satelit di ruang angkasa

Satelit mata mata Tiongkok Gaofen-2 adalah satelit pencitraan gambar paling canggih. Memiliki resolusi 80cm perpixel. Xinhua melaporkan satelit tersebut dapat mengambil gambar zebra cross di jalan. Satelit Cheos adalah singkatan China Earth Observation System. Rencananya akan dibuat 5 satelit jenis ini

Teknologi GPS baru mengunakan satelit GPS 2F-6. Rencananya akan diluncurkan ke ruang angkasa dengan roket Delta minggu ini. Satelit navigasi GPS 2F-6 akan mengantikan GPS yang sudah tua tipe GPS 2A-23 di slot 4. Jepang dengan satelit Michibiki presisi tinggi ke 4 Oktober 2017



Rocket Atlas V berhasil diluncurkan di Cape Vanaveral Air Force.  Membawa GPS 2F-4 ke orbit dan menjadi bagian dari satelit GPS yang sudah ada. GPS akan ditempatkan di ketinggian 16 ribu km diatas bumi

Ketika jaman camera digital belum ada, Amerika sudah memiliki satelit pengintai. Satelit sebesar ini yang dipakai untuk mengambil gambar dalam pengintaian.


No popular articles found.