Desember 2015
Nasa rencananya akan mengirim probe Insight ke planet Mars.

Alat ini dirancang khusus menelaah permukaan tanah planet Mars.

Dijadwalkan terbang menuju Mars pada Maret 2016.

Tapi misi Insight dipastikan ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan, rancangan probe tersebut tidak akan bertahan di planet Mars.

Insight akan digunakan untuk menambah data lebih lengkap dibanding rover Curiosity yang sekarang sudah jalan jalan di planet Mars.

Tim pembuat probe Insight pada musim panas lalu sudah bisa memperbaiki masalah peralatan instrumen yang bermasalah. Tapi lagi lagi ada bagian lain yang diperkirakan tidak mampu bekerja bila ditaruh di planet Mars nanti.



Nasa menemukan masalah di probe Insight pada menit terakhir.

Setelah probe tersebut diuji untuk terakhir kali sebelum dinyatakan siap terbang. Peneliti menyebutkan, Insight tidak akan selamat atau tidak berumur panjang disana.

Nasa tetap menyiapkan Insight untuk terbang ke Mars. Tapi waktunya tidak ditentukan sampai probe benar benar siap.

Keadaan yang sama seperti Curiosity sebelum dilunucurkan mengalami beberapa penundaan. Hanya robot tersebut terlihat sukses sampai sekarang, dan masih jalan melakukan penelitian di planet Mars

Probe Insight milik Nasa batal diluncurkan tahun depan diperkirakan tidak mampu bertahan disana

Insight adalah robot Mars Lander, sudah direncanakan sejak 2010. Rencananya akan diluncurkan tahun 2016.

Insight sendiri dari singkatan Interior Exploration using Seismic Investigations, Geodesy and Heat Transport.

Insight bertugas mencari data tentang bebatuan di Mars, dan proses pembentukan tanah disana. Sehingga peneliti dapat memperkirakan seberapa tebal permukaan planet mars, mantel planet dan lainnya.

Robot Insight memiliki berat 350kg, dengan dimensi 5,5 meter ketika panel dibuka. Power mengunakan 2 panel surya masing masing dengan lebar 2,15 meter. Data dari Insight akan dikirim ke satelit yang ada di atas planet Mars dengan nama CubeSat, dan diluncurkan terlebih dahulu sebelum Insight di daratkan.

Agustus 2016

Rover InSight dirancang ulang, kabarnya siap untuk mendarat di planet Mars

Pendaratan InSight akan berada di garis katulistiwa Mars.

Dan rover akan menyiapkan instrumen secara permanen, ditambah sebuah lengan akan bekerja untuk meneliti tanah di Mars.

Probe temperatur dirancang untuk menditeksi dan mencatat adanya energi panas dari tanah di Mars. Robot akan membor tanah sampai kedalaman 3 meter saja untuk mendapatkan data lebih akurat.

Perangkat seismometer memiliki sensor sangat sensitif, untuk mendeteksi gerakan paling lamba dari lapisan tanah. Termasuk menditeksi adanya dampak bila terjadi meteor jatuh.

InSight diluncurkan Mei 2018 oleh Nasa, setidaknya bila tidak ada gangguan seperti masalah di tahun 2016 lalu. Dijadwalkan pada 5 Mei 2018 maka rover akan dikirim ke planet Mars.

Probe Insight persiapan ulang untuk dikirim tahun 2018

Maret 2018
Insight tiba di Vanderberg California untuk perispana akhir sebelum diluncurkan bulan Mei Juni 2018. Diangkut mengunakan pesawat militer AIr Force C-17 dari Lockheed Martin Space di Denver Colorado.
Sebelum dikirim ke planet Mars, robot Insight disiapkan untuk pengisian bahan bakar dan serangkaian test ulang.

Insight akan dikirim ke ruang angkasa mengunakan roket ULA Atlas V401.
Bila rencana berjalan dengan baik, InSight tiba di permukaan Mars 26 November 2018. Mendarat sekitar 600km dari tempat robot Curiosity pertama kali diturunkan.

Mei 2018
Sesuai jadwal, robot Insight telah dikirim menuju planet Mars. Pada hari Sabtu 5 April 2018, berangkat dengan roket Atlas V dari peluncuran di Vandenberg Air Force Base di California Selatan.
Rover akan meneliti permukaan dan geologi planet Mars selama misi utama dalam 2 tahun.