Dampak smartphone menyebabkan tuli perhatian dan bukan penganti alat komunikasi utama


Kategori : Green | Date : 8 December 2018
Pernah mengajak bicara seseorang ketika dia bermain game.

Apakah dia akan menjawab.

Atau anda sendiri pernah sibuk mendengar berita dari smartphone, sampai tertinggal kereta.

Ilmuwan mengatakan kondisi tersebut sebagai tuli inattentional atau kurangnya perhatian. Akibat kecenderungan alami ketika pesan suara yang didengar diabaikan bila seseorang sedang fokus ke tempat lain.

Uniknya, kejadian tersebut terjadi dalam kehidupan modern saat ini. Hal ini diungkap dari penelitian univeritas College London dan di publikasi dalam jurnal Neuroscience.

Dr Maria Chait seorang profesor Neuroscience membuat percobaan dari 13 orang. Dan menguji apakah seseorang mampu mendengar pesan sementara sedang sibuk ke tempat lain.

Hal ini untuk membuktikan apakah otak manusia lebih hemat dari perkiraan sebelumnya. Atau sebaliknya, kemampuan otak manusia lebih rendah dari apa yang kita pikirkan.

Smartphone menyebabkan tuli perhatian

Lingkungan modern yang dirancang memberikan informasi melalui beberapa indra, disebutkan dapat membantu penelitian memproses informasi lebih efisien. Kenyatannya tidak seperti itu.

Peneliti kecil dengan tes dari 13 peserta yang diuji. Lalu mencoba memberikan pesan suara sementara mereka sedang sibuk dengan sesuatu. Hasilnya mereka tidak menerima pesan yang disampaikan.



Telinga mengirim informasi ke input suara ke otak manusia. Dan dari informasi disana memberikan kesadaran kita sendiri. Tetapi otak kita  belum tentu memproses dalam kesadaran kita ketika seseorang sedang fokus atau sibuk ke bagian lain. Sehingga pesan atau suara tidak akan di olah atau di dengar.

Keunikan lain, suara yang diterima bisa saja di olah bersama sama. Tapi suara bukan dari percakapan seperti pesan yang masih dapat di olah.
  • Pejalan kaki ketika menerima pesan SMS sambl berjalan, sangat besar mengalami masalah tuli inattentional tersebut. Dan membuat mereka dalam kondisi berbahaya. Termasuk suara setingkat lonceng atau mesin mobil relatif tidak terdengar.
  • Sedangkan suara yang dapat diterima oleh otak manusiia dan di oleh penjadi pesan seperti suara sirene dan klakson yang cukup keras.
Teori ini dapat dimanfaatkan, ketika berbicara dengan seseorang tunggu saja sampai dia tidak mengunakan smartphone, atau tidak fokus terhadap sesuatu hal. Karena pembicaraan akan diabaikan dan seseorang harus mengulangi pembicaraan dengan rekan anda kembali, karena pesan suara anda belum tentu di proses menjadi pesan penting.

Demikian juga ketika berjalan. Ketika melihat seseorang sedang membaca smartphone sambil berjalan untuk menyeberang. Sebaiknya tidak memperlambat laju kendaraan, bila memberikan suara klakson keras. Belum tentu orang tersebut secepatnya sadar bahwa ada bahaya yang mendekat.

Dampak sosial dengan Smartphone.
Mereka yang sudah terbiasa mengunakan smartphone, apakah ada yang sanggup melepas smartphone saat ini.

Seorang penguna smartphone mengatakan ketika kontrak smartphone habis dan dia tidak dapat mengakses internet.
Awalnya terasa aneh ketika sebuah perangkat yang setiap hari selalu disampingnya menjadi kurang berguna.

Dia menanyakan, apakah hidup saya harus tergantung dengan smartphone.
Lalu dia mencoba melepas kebiasaannya dan tidak terganggu oleh smartphone.
Disana dia dapat melihat kebiasaan orang lain disekitarnya dengan smartphone

Di sebuah restoran ada keluarga yang sedang melihat menu makanan.

Sang ayah mulai mengambil ponsel dan mulai browsing. Tidak lama sang ibu mengikuti mengunakan ponsel.
Tidak lama kedua anaknya juga asik dengan ponsel. Makan keluarga di restoran seperti meja mati kata si peneliti.

Setelah hidangan datang, sekeluarga makan. Tapi tidak berlangsung lama, dan kembali melihat smartphone.
Tidak ada pembicaraan penting di antara keluarga ketika makan di restoran, hanya suara dari piring dan peralatan makan.
Kejadian yang ironis dalam keluarga. Ketika ponsel untuk memudahkan komunikasi, tapi penghalang di kehidupan nyata.

Bagaimana melepas smartphone dari kehidupan sehari-hari anda.

Ponsel dan smartphone tidak perlu ada setiap detik disamping anda.
Kecuali pekerjaan anda membutuhkan itu, dan penting untuk menerima pesan.

Dahulu penulis mengatakan merasa penting untuk membalas pesan masuk. Dan merasa penting untuk mengupdate pesan masuk secepat mungkin.

Nyatanya tidak, mereka dan saya bisa menunggu dan dunia tidak akan berakhir esok hari.
Belajarnya menghargai hidup anda dari sekarang.

Ponsel untuk komunikasi dengan orang lain, dan bukan menghindar.
Pernah anda mengunakan smartphone dan tidak memperdulikan dalam pertemuan dengan rekan lain.
Coba tanyakan kepada diri anda, apakah penting melihat ponsel anda, apakah ada Hal yang Mendesak.



Sementara anda sedang bertemu rekan di sebuah restoran tapi mengabaikan rekan lain.
Disini kita dapat belajar untuk terhubung dengan orang lain, dan mempelajari sesuatu yang baru.

Telepon bukan penganti persahabatan
Seseorang sering mengirim pesan, tapi sudah beberapa bulan tidak bertemu langsung. Walau salah rekan lain tinggal di dekat rumahnya.
Mungkin anda sadar apa yang terjadi. Mengirim pesan dapat berlangsung selama teknologi smartphone hadir di hidup masyarakat.

Tapi bukan berarti semua teman dekat anda menjadi teman online, dan kita tidak merasa perlu mengenal pribadi orang lain dengan bertemu langsung.
Keseimbangan yang diperlukan dengan smartphone. Mempermudah komunikasi tapi pertemuan perlu dilakukan dengan teman anda.

Smartphone berguna, tapi gunakan dengan bijaksana.
Dengan smartphone seperti sebuah computer portabel. Mendapatkan informasi secara instan di tangan anda.
Tapi semua dibuat untuk mempermudah hidup kita.
Jadi batasi apa pengunaan perangkat tersebut dalam hidup kita sendiri.

Melihat layar LCD LED atau lampu terlalu lama tidak baik. Khususnya dapat menganggu jadwal tidur anda. Tetapi bisa saja meluas menjadi insomnia. Lampu LED sebenarnya berkedip cepat tapi tidak terasa oleh mata. Usia muda saat ini dapat menyebabkan penurunan kemampuan melihat, seperti mata terganggu ketika membaca dan sulit mengenal wajah.

Anda sering melihat sebuah kantong kecil di dalam kotak barang elektronik, sepatu atau tas baru. Jangan dibuang, benda tersebut adalah silika gel. Bentuk seperti bola kecil bening, memiliki beberapa manfaat.

Dengan teknologi smartphone, masyarakat lebih mudah menerima pesan email. Tetapi kemudahan ini malah membawa seseorang terganggu tidurnya. Bagian tubuh dapat terganggu dengan smartphone. Bagaimana kebiasaan orang menjadi berbeda dengan 20 tahun lalu.



AC disain modern mengunakan lengkungan di bodi, dapat diatur dengan remote smartphone. Mesin AC SmartMi DC Air Conditioner dengan rating 1,5HP. Memiliki kapasitas pendingin 3500W dan pemanas 4500W dengan volume udara 700 meter persegi perjam.

Mengkonsumsi kacang termasuk hazelnut, walnut, sebanyaksegengam setiap hari atau sekitar 20g. Usia kita akan bertambah panjang. Kacang memiliki serat tinggi, magnesium dan lemak tak jenuh ganda. Nutrisi tersebut memainkan peran penting untuk memotong resiko penyakit kardio dan mengurangi kolesterol

Belum ada bukti langsung dampak rabun jauh terhadap pengunaan TV, computer dan smartphone. Namun kekhawatiran mulai muncul ketika melihat monitor secara terus menerus dengan intensitas lebih terang dan membaca tulisan lebih dekat. Mata kita menyesuaikan bentuk dengan penglihatan jarak dekat

Indera penciuman menjadi indikasi umur seseorang, bila penciuma mulai menghilang maka peneliti mengatakann usia seseorang mungkin tidak lebih dari 5 tahun lagi. Antara tahun 2005 dan 2006, Jayant Pinto dari universitas Chicago bersama rekannya meminta peserta melakukan test penciuman.



Dalam sebuah survei, 70% dari pekerjaan berpengaruh terhadap kopi yang di minum. Salah satunya Wartawan adalah pecandu kopi tertinggi. Mereka meminium lebih banyak kopi dibanding kelompok profesi lain. Apa resiko bagi kesehatan


No popular articles found.