Planet Wolf 1061c diperkirakan berada di zona habitat untuk kehidupan


Science | 18 December 2015

Tata surya Wolf 1061 tidak jauh dari Bumi, hanya 14 tahun cahaya saja. Dekat dengan tata surya Gliese 667cc yang jaraknya 22 tahun cahaya dari Bumi. Mengunakan sensor HARPS spectrograph yang dipasang di teleskop ESO 3,6 meter di La Silla di Chile. Tim UNSW Australia  mengunakan teknik baru untuk menemukan planet.

Ada 3 planet di Wolf 1061 yang ditemukan. Wolf 1061c memiliki ukuran masa 4x lebih besar dari Bumi. Salah satu planet yang mengorbit di sekitar bintang Wolf 1061.

Tim UNSW mengatakan ada 3 planet lain disana dengan ukuran 1,4x , 4,3x dan 5,2x dari ukuran Bumi. Dengan waktu orbit dari 5, 18 dan 67 hari waktu bumi. Posisi planet Wolf 1061c berada di nomor 2 setelah Wolf 1061c ke posisi bintang.

Melihat orbit planet begitu cepat dalam hitungan 5-18 hari  Apakah planet Wolf 1061c, tidak juga karena bintang disana masuk kategori katai merah atau bintang dengan ukuran kecil atau red dwarf

Dibawah ini posisi tata surya Wolf 1061 terletak di daerah konstelasi Ophiucus. 3 planet yang ditemukan baru diumumkan bulan Desember 2015

Planet Wolf 1061c diperkirakan berada di zona habitat untuk kehidupan

Posisi Wolf 1061c berada di zona habitat atau wilayah dimana panas dari bintang tidak membuat cairan menguap Atau disebut juga sebagai area Godilock zone Potensi dari planet Wolf 1061 memiliki kandungan batuan sama seperti bumi.

Pertanyaan yang perlu dijawab, apakah planet ini layak untuk manusia tinggal suatu hari nanti. Peneliti mengatakan dengan massa 4x dari Bumi, manusia tidak bisa tinggal disana. Planet ini masuk sebagai Super Earth atau planet dengan ukuran diatas planet Bumi. Tapi ini baru awal, siapa tahu ada planet lain di sekitar ke 3 planet tersebut yang ukurannya lebih kecil, setidaknya tidak berbeda jauh dengan ukuran massa Bumi.

Mengingat di galaksi kita sendiri diperkirakan memiliki 50 miliar bintang berukuran kecil (Red Dwarf) seperti tata surya Wolf 1061.


Berita terkait
Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang. Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Awalnya planet terlihat cocok untuk manusia. Tetapi penelitian lebih lanjut. Itu adalah Water World.

Bukan diakhiri karena ilmuwan akan mempertahankan pesawat ruang angkasa terus beroperai selama mungkin, walau misinya sudah selesai. Beberapa pesawat akhirnya tidak lagi mengirim data ke Bumi. Alias hilang kontak, akibat masalah power, software di dalam pesawat ruang angkasa dan hal lain.



Planet 3470b berada di tata surya Gliese 3470. Satu planet ini berwarna biru seperti Bumi. Dikonfirmasi planet ini memang ada pada tahun 2012 dan memiliki kandungan air. Tetapi penelitian tahun 2018, ini bukan planet biasa. Ukuran sebesar planet Neptunus, bahkan panas kerena mengorbit lebih dekat ke bintang.

Sebuah tata surya dengan jarak 11 tahun cahaya dari Bumi kembali ditemukan, disana terdapat planet. Planet Ross 128b berada di posisi yang tepat atau dikenal Goldilock. Planet ke 2 paling dekat ke Bumi setelah planet yang ada di Proxima

Planet EPIC 228813918b mengorbit ke sebuah bintang tipe M atau bintang kerdil. Memiliki kandungan 45% besi, dan mengorbit setiap 4,5 jam sekali atau seseorang akan berulang tahun setiap 4 jam sekali

Sebuah planet dengan jarak 39 tahun cahaya dari Bumi ditemukan. Disebut planet GJ1132b memiliki ukuran sebesar bumi. Walau ukuran seperti bumi, tapi tidak ada kemiripan dengan kehidupan di Bumi. Karena kategori Exoplanet GJ1132b jauh dari kata ideal untuk di tinggali manusia.

Update pesawat ruang angkasa Juno menangkap suara di planet Jupiter pada 27 Agustus 2016. Suara di ruang angkasa memiliki frekuensi. Tetapi suara yang di dengar di pesawat ruang angkasa adalah gelombang frekuensi rendah, berbeda dengan suara yang di dengar manusia yang harus melintas melalui media udara. Melewati batas tata surya, masih ada suara yang bisa di dengar oleh pesawat Voyager 1



Michelle Kunimoto 22 tahun seorang mahasiswa di universitas Columbia. Dia tertarik dengan planet yang jauh. Sebagai mahasiswa dia mengambil bagian untuk menganalisa data dari teleskop ruang angkasa Kepler. Dan dia menemukan 4 planet dan satu planet diantaranya adalah seukuran planet Neptunus di posisi hangat.

Sebuah tata surya , disana terdapat 2 bintang. Satu bintang dengan nama IRAS 08544-4431 akhirnya meledak dan tamat riwayatnya. Tetapi peneliti menemukan sesuatu yang aneh. Apakah akan muncul generasi planet kedua

Planet baru yang terlihat oleh tim ESO dapat diperkirkan seperti apa bentuk planet nantinya terbentuk. Awalnya masih sebatas teori, sekarang mulai dibuktikan bahwa planet baru akan menyapu debu dan gas dari sisa bintang dan membuat planet tumbuh menjadi besar.

Sebuah bintang berukuran kecil atau disebut White Dwarf ditemukan sebagai bintang unik. Peneliti dari Warwick melihat dibintang yang sudah mati tersebut terlihat cincin berwarna merah. Cincin tersebut terbentuk akibat bintang tersebut hancur, dan cincin yang terlihat adalah sampah seperti batuan dan debu mengelilingi bintang.

Kelompok galaksi MACS J067 7015 diabadikan oleh teleskop Hubble. Usianya sangat muda, kurang dari 1 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta. Bentuk galaksi kuno ini berukuran kecil dan jumlahnya cukup banyak. Gambar diabadikan Hubble datang terlambat untuk dilihat oleh teleskop sampai 12 miliar tahun cahaya.

Nebula Veil adalah bekas dari jejak bintang yang meledak. Diperkirakan sekitar 8000 tahun lalu sebuah bintang disana meledak. Ukuran bintang dari bekas nebula Veil, 20x lebih besar dari Matahari. Nebula Veil letaknya sekitar 2100 tahun cahaya dari Bumi

Bintang Hen 2-427 memiliki nama lain yaitu Nebula M1-67, dan di tengah yang menyala adalah bintang WR 124. Berada di konstelasi Sagitarius dan jaraknya 15.000 tahun cahaya dari Bumi.




No popular articles found.
< /body>