Antri membuat kita lebih baik walau efek dari psikologi


Green | 18 December 2015

Cerita menarik dari film Star Wars The Force Awakens mulai tayang di bioskop minggu ini. Tapi tiket sudah dijual sejak 2 bulan lalu, jadi penonton tidak perlu antri karena bisa di pesan sebelum film di tayangkan Seperti kata antri sudah berlalu, tidak ada lagi orang berkemah untuk mendapatkan tiket pertama.

Apa benar demikian, semua sudah disiapkan jauh hari, sehingga pembeli dan penonton tidak perlu antri lagi. Menjadi pertanyaan mengapa mereka antri, hal ini yang di ungkap oleh peneliti.

Manusia memang tertarik dengan antrian, ingin mendapat yang pertama atau berada di garis depan antrian. Menunggu di antrian tiket bioskop dapat meningkatkan rasa menikmati sebuah film atau produk kata peneliti.

Antrian sebenarnya positif bagi sebagian orang. Sama saja ketika orang berkemah di sebuah toko yang menjual produk gadget esok ahri. Mereka tidak sadar ketika menikmati sensasi sebuah produk yang akan dibeli besok. Ketika seseorang tidak tahu apa yang mereka tunggu akan berguna, membuat kesimpulan tentang nilai yang tersedia. Hal ini menjadi alasan seseorang antri kata peneliti perilaku konsumen di Sungkyunkwan.

Antri membuat kita lebih baik walau efek dari psikologi

Semakin panjang antrian semakin baik untuk mereka yang berada di depan. Jadi ketika anda sudah menunggu di depan lebih lama, dengan melihat ke belakang akan merasakan lebih baik. Karena memberikan informasi terhadap orang yang menunggu. Semakin banyak antrian, diri kita akan mengatakan ada hal yang harus ditunggu sampai lebih banyak orang di belakang anda.
Itu sugesti dari sebagian orang tentang psikologi manusia. Antri adalah hal menarik dan membuat diri mereka lebih baik (mungkin sesaat)

Bila anda tidak tertarik antri untuk menonton film Star Wars terbaru, tidak masalah. Tapi bagi sebagian orang memang ingin menikmati seperti itu. Dan membuat diri mereka lebih baik dengan pengalaman mereka untuk menghargai sesuatu dengan nilai lebih tinggi.

Berita terkait
Saran olahraga selama 30 menit setiap hari tidak cukup. Khususnya mereka yang bermasalah pada kesehatan seperti darah tinggi dan jantung. Butuh 2 sampai 4 kali dari rekomendasi dokter. Seperti data penelitian terbaru. Kalau berolahraga, tekanan darah atas meningkat apakah berbahaya. Studi menyebut kemungkinan besar tidak, asalkan seseorang memang bugar

Dahulu seseorang yang berpergian harus memesan tikat jauh hari. Hari ini tinggal tekan dan tiket akan muncul. Salah satu kecepatan teknologi ternyata membuat efek negatif dengan perasaan kesal. Sisi buruknya hampir terjadi di sebuah aktivitas masyarakat. Untuk itu dapat kita pelajari, mengapa orang menjadi tidak sabaran.



Bagaimana memanfaatkan baju bekas. Mungkin sudah sedikit sobek atau terkena kotoran tinta. Dan tidak layak di pakai lagi. Satu tip daur ulang baju bekas dapat di jadikan sarung bantal. Mengunakan baju bekas orang dewasa menjadi baju baru anak anak.

Lampu ZappLight mengunakan cahaya lampu LEd untuk penerangan, tapi dibagian atas terdapat jebakan untuk nyamuk. Mengunakan soket lampu biasa, sekaligus sebagai alat pembasmi nyamuk. Kekuatan cahaya lampu mencapai 920 lumen dengan cahaya White.

Udara di kantor membuat pekerjaan anda lebih berat bahkan membahayakan kesehatan. Kita menghabiskan waktu 90% berada di dalam ruangan. Dimana udara tercemar dengan bahan bangunan, produk pembersih dibanding udara di luar.

Ingin adik atau keponakan pintar, bawalah mereka ke alam. Studi dari Chih Da Wu seorang ilmuwan universitas Chiayi National mengatakan anak anak yang dilingkungan sekolah dikelilingi kebun dan pohon. Mereka cendering lebih pintar di bidang bahasa dan matematika.




No popular articles found.
< /body>