Bintang Globular Cluster M10 aka NGC 6254 memiliki orbit unik terhadap galaksi Bima Sakti


Kategori : Science | Date : 27 November 2015
Alam semesta ini unik, hal yang tidak biasa dapat terjadi. Planet mengorbit ke bintang seperti bumi mengorbit mengitari matahari. Apakah bumi memiliki putaran pada jarak yang sama, tentu tidak. Orbit bumi ke matahari terkadang dekat kadang menjauh.

Bentuk orbit tidak selalu berbentuk seperti garis lingkaran, sedikit elips. Pertanyaan lain, apakah orbit elips selalu melintas di garis yang sama, tidak juga. Salah satu yang unik seperti planet Merkurius. Posisi planet ke matahari kadang naik turun, dan jalur lintasan orbit terus berubah ubah.

Bagaimana dengan posisi kita dengan galaksi. Umumnya tata surya kita termasuk di dalamnya planet bumi dan planet lain serta matahari bergerak memutar inti galaksi. Tapi posisi  matahari sebagai titik tengah turun naik selama berputar mengelilingi inti galaksi. Tentu saja bumi dan planet lain ikut terbawa.

Penemuan tersebut sudah cukup unik di skala kosmos. Bila kita membayangkan matahari berputar lurus, ternyata matahari bergerak turun naik seperti spiral selama mengitari atau mengorbit di galaksi Bima Sakti.

Ada lagi yang lebih unik, salah satu kelompok bintang yang disebut Messier M10 atau M10 atau NGC 6254. Kelompok bintang disana sangat padat dan saling terkait satu dengan yang lain, kelompok bintang disana lebih terpusat di tengah.

Sekitar 532 bintang di M10 sudah diukur, dan 2 dari bintang variabel disana masuk tipe 2 Cepheid

kelas ukuran bintang di M10 terdapat 2 bintang ukuran raksasa

Jarak M10 atau MGC 6254 sekitar 14,3 ribu tahun cahaya dari Bumi. Memiliki lebar 41,6 tahun cahaya. Usia bintang disana sekitar 10 miliar tahun. Memutar 1 kali ke titik tengah galaksi setiap 140 juta tahun, tapi akan menyeberang di tengah piring galaksi setiap 53 juta tahun sekali.

Bintang di Globular Cluster M10 aka NGC 6254 memiliki orbit unik terhadap inti galaksi kita

Sebelum berlanjut sistem orbit benda di ruang angkasa memiliki beberapa pola aneh
Orbit Elips, kadang mendekati bentuk lingkaran, kadang sangat elips. Tidak ada planet yang mengorbit tepat dalam pola lingkaran, hanya mendekati pola lingkaran


Orbit cenderung lebih miring. Tidak rata , tapi terus berubah dan posisinya sedikit miring dari titik tengah.
Orbit benda di ruang angkasa kadang sangat miring dan terus berubah, bila digambarkan nantinya akan membentuk seperti garis dalam bentuk bola.
Orbit benda di ruang angkasa kadang acak. Berputar tapi jarak orbit ke titik tengah terus berubah ubah, bahkan seperti naik turun. Mirip seperti mengambar donat dimana bagian tengah tidak pernah dilintasi.

Pergerakan kelompok bintang M10 sekarang posisinya seperti gambar dibawah ini.

Bintang di Globular Cluster M10 aka NGC 6254 memiliki orbit unik 
terhadap inti galaksi kita

Apakah M10 berada ditempat yang sama bersama benda lain di galaksi kita.

M10 ternyata mengalami pasang surut selama mengorbit. Membuat kelompok bintang ini sangat berbahaya dan menganggu bintang lain. Sekarang posisinya sedang naik keatas, tapi di masa datang akan kembali turun

M10 Tidal Shock posisi sekarang

Peneliti harus melakukan pengamatan puluhan tahun untuk melihat pergerakan M10. Menjadi perhitungan paling akurat, tentu saja akurasinya harus ditunggu sampai jutaan tahun. Hanya siapa yang bisa menunggu selama itu untuk melihat tepatnya pergerakan M10

Bentuk pergerakan M10 terlihat acak bila dilihat dari tengah galaksi. Kadang kelompok bintang tersebut memang naik turun, tetapi pergerakannya tidak memiliki pola yang sama,.
M10 pola Tidal Shock dalam bentuk grafik

Berbahaya, pergerakan kelompok bintang ini tentu berbahaya. Khususnya ketika menyerang turun atau naik di tengah piring galaksi. Tetapi ini keunikan yang terjadi dalam alam semesta. Bumi mengorbit matahari, matahari mengorbit inti galaksi. Dan kelompok bintang ini malah mengorbit ke tengah galaksi sambil turun naik. Apakah benda ini meliki pola wajar sebagai anggota galaksi.

Orbit benda di ruang angkasa bisa saja unik dan biasa terjadi di alam semesta, kata Dr Meghan Gray di Youtube Messier 10 and Orbits - Deep Sky Videos

Tata surya kita sangat stabil, juga isi galaksi kita. Seluruh benda mengorbit ke tengah galaksi,a. Apakah semuanya memang seperti perkiraan kita. Peneliti mengatakan bintang Velocoty bukan dari galaksi Bima Sakti. 2018 mereka bukan dari galaksi kita, tapi mungkin mereka datang dari galaksi lain.

Sebuah bintang MWC 758 adalah bintang muda yang baru lahir. Dan sedang membentuk tata surya, terlihat terdapat sebuah cincin dengan 2 lingkarang yang menyala. Cincin tersebut adalah calon protoplanet, setidaknya sudah tampak 2 planet baru akan hadir di orbit bintang MWC 758

Bintang K2-239 diperkirakan disana terdapat 3 planet, bahkan ketiga planet memiliki ukuran seperti Bumi. Dan besarnya tidak jauh berbeda dengan Bumi. Bintang K-240 juga ditemukan 2 planet seperti bumi dengan permukaan batuan, diperkirakan 2 planet tersebut memiliki ukuran 2x lebih besar dari Bumi.



Sebuah bintang GJ9827 jaraknya 100 tahun cahaya terletak di konstelasi Pisces. Membuat bingung penelit, awalnya terditeksi seperti Super Earth atau seperti planet Bumi tapi ukurannya lebih besar. Tidak ada planet seperti ini di tata surya

Bintang Antares sebagai bintang raksasa merah, memiliki atmosfer bintang yang melebar. Atmofer bintang dapat melbar mencapai radius 1,7x dari ukuran bintang sendiri, bahkan lebih agresif dibanding bintang yang akan meledak

Bintang seukuran matahari kita rata rata lahir dengan kembaran bahkan 3 bintang bersamaan. Bintang biner atau bintang kembar akan terpisah 500 AU. Sedangkankan bintang ukuran lebih besar juga memiliki bintang kembar tapi menyatu menjadi satu bintang. Kemana kembaran matahari sekarang

Para ilmuwan telah mengambil gambar paling jauh dengan foto X-Ray. Ada sebuah tempat terlihat seperti ledakan sinar X, tetapi jauhnya mencapai 10,7 miliar tahun cahaya dari bumi. Diperkirakan sumber tersebut berasal dari sebuah galaksi.



Kelas bintang KSw adalah salah satu bintang langka yang ditemukan di galaksi kita. Bintang ini memiliki putarn sangat cepat, memancarkan radiasi X-Ray, dan ukurannya bongsor. Mengapa bintang kelas KSw membentuk seperti ini. Salah satu penyebab dari gaya tarik gravitasi 2 bintang yang bergabung.

Daerah komplek bintang Delta Orionis ternyata memiliki bintang yang unik. Disana terdapat 3 bintang berjajar dikenal dengan nama Mintaka. Dapat terlihat ketika malam hari, posisinya berada di sisi barat. Dengan teleskop optik, ketiganya tidak terlihat. Dan hanya tampak dengan teleskop X-Ray Chandra

Bertahun tahun bintang Polaris atau Bintang Utara dijadikan panduan, khususnya dunia pelayaran. Termasuk astrografer atau fotografer bintang yang ingin membuat trail dari lintasan bintang yang melingkar. Setelah dihitung ulang, bintang Polaris lebih dekat 100 tahun cahaya. Abad ini posisi berada tepat diatas, 14000 tahun lagi akan turun dibawah

Astronom telah melihat sebuah benda yang jaraknya 5000 tahun cahaya. Dan sebuah kejadian dalam 3 tahun dapat diamati oleh teleskop di rumah anda. Karena sebuah bintang Pulsar akan menarik satu bintang lain. entu saja kejadian tabrakan kedua bintang tersebut sudah terjadi di masa lalu.

Mengunakan data teleskop Wise dapat diperkirakan mengapa 2 lengan lebih banyak terbentuk bintang. Sedangkan Bumi berada disisi lengan galaksi lebih kecil Sagittarius Arm. Mengapa 2 lengan di galaksi kita lebih banyak terbentuk bintang.

Bintang di malam hari hanya tampak beberapa bintang yang cahayanya paling terang. Sedangkan bintang lain tidak terlihat seakan bersembunyi. Karena kekuatan cahaya bintang dihitung dengan angka magnitude, dan beberapa bintang memiliki jarak sangat jauh dari Bumi.



Dalam sebuah galaksi terdapat kelompok bintang di beberapa tempat yang disebut globular cluster. Dimana bintang tersebut berkelompok dan jumlahnya sangat banyak. Bila bintang disana menjelang mati, akhirnya diketahui bintang akan bergerak menjauh dari kelompoknya

Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah


No popular articles found.