November 2015
Lenovo memberikan merek smartphone ke divisi Motorola. Lenovo melakukan restrukturisasi dengan merampingkan unit merek dan produksi.

Pengabungan unit smartphone Lenovo ke Motorola untuk menghilangkan duplikasi merek, sehingga pengembangan produk, rancangan dan produksi smartphone lebih efektif.

Motorola akan memimpin unit smartphone yang dimiliki Lenovo dibawah badan hukum Motorola. Rick Osterloh sebelumnya menjadi presiden Motorola, akan berada dibawah wakil presiden senior Chen Xudong MBG.

Perusahaan Motorola diambil alih oleh Lenovo, setelah Google melepas Motorola. Google hanya mengambil alih Motorola untuk paten dan proyek penelitian, sedangkan unit produksi dan pengembangan berpindah menjadi milik Lenovo.

Dari media sebelumnya sudah mengabarkan bahwa Lenovo akan membubarkan divisi smartphone mereka sendiri. Dan kembali di pertegas oleh Presiden Direktur Lenovo Mobile Grup, smartphone Lenovo akan digabung dengan Motorola dan menjadi merek Motorola.

Keputusan tersebut diduga masuk dalam perencanaan selama 1 tahun terakhir. Setidaknya Lenovo bisa memutuskan cara terbaik untuk mengelola dua perusahaan yang terpisah menjadi satu.

Satu lagi merek Zuk dikabarkan adalah merek yang mengeluarkan smartphone high end dari unit Lenovo. Tidak jelas unit ini apakah akan masuk ke divisi Motorola atau tetap berdiri sendiri. Zuk terkenal dengan penjualan smartphone online high-end.

Merek Motorola belum sesukses merek Lenovo di pasar Asia.

Lenovo akan menghapus model smartphone Vibe di kelas smartphone Androdi menengah dan atas. Dan menganti dengan merek Lemon, mungkin yang dimaksud sebagai smartphone kelas murah
Produk gabungan Lenovo dan Motorola nantinya akan menargetkan pasar smartphone di kelas $200-800.
Sedangkan Lenovo Lemon untuk pasar antara $200 ke bawah.

November 2016
Kabar lain menyebutkan, Lenovo akan mengunakan merek Moto untuk semua produk smartphone. Melihat langkah Lenovo menjual smartphone di Amerika, sudah mengunakan merek Moto.