Planet GJ1132b seukuran bumi


Science | 7 April 2017

Sebuah planet dengan jarak 39 tahun cahaya dari Bumi ditemukan. Disebut planet GJ1132b memiliki ukuran sebesar bumi. Walau ukuran seperti bumi, tapi tidak ada kemiripan dengan kehidupan di Bumi. Karena kategori Exoplanet GJ1132b jauh dari kata ideal untuk di tinggali manusia.

Jarak 39 tahun cahaya cukup menjanjikan manusia suatu hari bisa pergi kesana. Seandainya ada teknologi yang mampu membawa manusia pergi kesana dengan waktu singkat.

Planet GJ1132b mengitari sebuah bintang, dan bintang disana jauh lebih redup dibanding matahari kita. Astrofisikawan Drake Deming dari universitas Maryland menulis berita penemuan planet GJ1132b. Menjadi planet paling dekat dengan ukuran seperti bumi.

Planet GJ1132b ditemukan mengunakan teleskop array MEarth-South, dengan 8 teleskop berukuran 40cm yang terledak di Chile. Teleskop tersebut mencari posisi planet ketika transit di depan bintangnya, dan bayang planet dapat terlihat dari Bumi.

Dibutuhkan 1,6 hari untuk planet GJ1132b mengorbit ke bintang. Jadi sangat dekat dengan bintang induknya. Dibanding Bumi mengitari matahari selama 365 hari. Kesimpulannya, planet ini posisinya terlalu dekat dengan bintang induk, dan Panas.Walau bintang di Gliese 1132 memiliki ukuran jauh lebih kecil dari matahari.

Planet GJ1132b disebut juga sebagai Gliese 1132. Dimana bintang disana berukuran kelas M atau sebagai bintang kerdil yang kecil. Walau bintang di Gliese 1132 dimana planet GJ1132b mengorbit bintang induknya, posisi yang terlalu dekat membuat planet tersebut memiliki suhu 135-300 derajat C. Jadi mirip tinggal di planet Venus.

Planet GJ1132b memang panas, tapi tidak sepanas planet Corot-7b dan Kepler 10b. Disana memiliki suhu 2000 deg F. Seandainya sebuah planet ada dan posisinya terlalu dekat dengan bintang induk. Mengapa disana selalu masuk kategori tidak ideal untuk kehidupan. Dengan suhu terlalu panas, atmofer planet tidak mungkin bertahan seperti atmofer bumi.

Lagi lagi planet seukuran bumi ditemukan, dan lagi lagi planet yang panas.

Gambar pertama dari perbandingan planet dengan matahari di tata surya
Gambar kedua planet GJ1132b dengan bintang induk Gliese 1132




Planet seukuran bumi planet GJ1132b di tata surya Gliese 1132

Update April 2017
Mendeteksi sebuah planet yang memiliki atmofer seperti Bumi bukan hal istimewa, tapi kebanyakan yang terditeksi adalah planet gas seperti Jupiter atau Saturnus. Sedangkan menemukan planet dengan atmofer dengan ukuran kecil seperti Bumi, ceritanya berbeda. Tidak itu saja, planet ini diketahui memiliki atmofer.

Sebelum penemuan ini, astronom telah mengkonfirmasi menemukan planet 55 Cancri e. Ukurannya seperti planet Bumi, tapi bobot planet tersebut 8x lebih berat. Tidak itu saja, alih alih sebagai planet yang mendukung kehidupan. 55 Cancri e terditeksi sangat panas, mencapai 2050 derajat C. Jadi planet berukuran kecil ini ternyata berbeda dengan Bumi kita.
Cancri e ternyata terkunci orbitnya ke bintang disana. Jarak planet tersebut berada 40 tahun cahaya dari Bumi. Dan mengorbit ke bintang setiap 18 hari sekali. Lebih parah lagi planet Cancri e ternyata terkunci orbitnya ke bintang disana.

Bagaimana dengan planet GJ 1132b. Informasi dari Astronomical Journal, planet tersebut memiliki ukuran 1,6x massa Bumi dan radiusnya sekitar 1,4x lebih besar. Massa terendah planet ini kira kira tepat untuk suatu hari manusia bisa mampir kesana atau mungkin saja bisa menemukan alien.

Dipimpin Mak Planck Institute of Astronomy meneliti kandungan atau komposisi atmofer planet tersebut. Mengunakan teleskop GROND 2,2 meter milik ESO di Chile, planet GJ 1132b memiliki orbit 1,6 hari. Jadi disana sekitar 36 jam sehari. Bintang di planet tersebut juga berukuran kecil atau disebut katai merah.

Saat ini, planet GJ 1132b menjadi planet terkecil yang ditemukan dengan suasana seperti Bumi. Setidaknya ada atmofer di planet tersebut. Sementara planet berukuran seperti bumi lain yang telah ditemukan belum dapat dikonfirmasi apakah memiliki atmofer.

Disana mungkin ada air dan gas metana. Tetapi untuk menentukan planet ini memang baik, diperlukan teleskop berukuran lebih besar. Karena ada kemungkinan dengan mengandalkan analisa data ketika planet melintas di depan bintang dan terlihat oleh teleskop di Bumi. Data tersebut error atau salah. Louden fisikawan universitas Warwick mengatakan, setidaknya planet ini menjadi planet terkecil dan memiliki atmofer dibanding exoplanet lainnya. Karena data yang diberikan masih sama seperti melihat planet seukuran bumi, hanya atmofernya mirip seperti planet Neptunus dan Uranus.

Berita terkait
Astronom menemukan sebuah planet liar dan tidak mengorbit ke bintang. Ukuran 12x massa planet Jupiter dengan medan magnit sangat kuat. Pertama kali sebuah planet Rogue atau planet tanpa mengobit ke bintang induk, bahkan ditemukan karena terditeksi dari emisi radio. Bahkan peneliti mengatakan jangan jangan ada puluhan ribu planet liar seperti ini di galaksi kita.

Sebuah tata surya dengan bintang 55 Cancri, terdapat sebuah planet yang diketahui seperti tidak berputar. Planet 55 Cancri e masuk kategori super earth, tapi orbitnya lebih parahnya dengan  satu putaran 18 jam. Data tahun 2013 ditemukan kandungan atmofer planet, tetapi tetap saja menjadi planet panas



Planet Gliese 832c disebut sebagai Super Earth, katanya bisa sebagai planet untuk tinggal manusia. Jaraknya hanya 16 tahun cahaya. Tetapi peneliti bukan mencari 2 planet Gliese 832c dan b, yang diharapkan ada temuan planet ke 3 diantara kedua planet tapi belum terlihat saat ini.

Kita akan bertanya apakah tata surya lain memiliki planet gas seperti Jupiter. Dijawab ya, tapi peneliti melihat perbedaan ukuran planet gas di tata surya lain berdasarkan bintang induknya. Bintang dapat mempengaruhi ukuran planet lain ketika lahir.

Awal Desember 2016 peneliti melihat sebuah planet seukuran Jupiter. Tapi yang ini berbeda dengan posisi planet Jupiter kita. Planet dengan nama Hat P7b memiliki jarak 1044 tahun cahaya dari Bumi. Ukurannya yang bongsor, dan terlalu dekat ke bintang.

Badai dengan jutaan petir lebih kuat dari Bumi, menjelaskan mengapa sinyal planet HAT-P-11b tertangkap oleh teleskop ruang angkasa. Di tahun 2009, mengapa planet ini dapat mengeluarkan sinyal radio. Kondisi alam yang membuat sinyal planet bisa ditangkap oleh teleskop di Bumi

Michelle Kunimoto 22 tahun seorang mahasiswa di universitas Columbia. Dia tertarik dengan planet yang jauh. Sebagai mahasiswa dia mengambil bagian untuk menganalisa data dari teleskop ruang angkasa Kepler. Dan dia menemukan 4 planet dan satu planet diantaranya adalah seukuran planet Neptunus di posisi hangat.



Ketika tata surya terbentuk, embrio planet Jupiter dan Saturnus masih berada di dekat matahari. Bila Jupiter dan Saturnus tidak berpindah, mungkin bumi tidak ada. Hal ini dibuktikan dari simulasi terbaru. Kedua planet yang menarik pecahan bantuan sehingga bumi selamat

Tata surya Wolf 1061 tidak jauh dari Bumi, hanya 14 tahun cahaya saja. Dekat dengan tata surya Gliese 667cc yang jaraknya 22 tahun cahaya dari Bumi. Mengunakan sensor HARPS spectrograph yang dipasang di teleskop ESO 3,6 meter di La Silla di Chile. Tim UNSW Australia  mengunakan teknik baru untuk menemukan planet.

Teleskop Kepler yang kabarnya rusak sudah kembali beroperasi, walau tidak bisa beroperasi penuh. Kabar baik, ditemukan lagi planet dengan posisi Goldilocks Zone atau planet yang berada di  posisi untuk kehidupan. Bukan satu planet tapi sekaligus 8 planet. November 2015, planet Kepler 438b di coret dari daftar exoplanet yang mirip bumi.

3 planet kecil di tata surya Koi 961. Ukurannya mungkin sebesar planet Mars. Ketiga planet tersebut memiliki ukuran 0.78, 0.73 dan satu lagi lebih kecil 0.57 kali dari Bumi. Jarak ke planet di tata surya Koi 961 tidak terlalu jauh, hanya 120 tahun cahaya yang terletak di konstelasi bintang Cygnus.

Teleskop Kepler menemukan tata surya yang mirip kembaran Bumi. Tata surya Kepler 444 diteliti selama 4 tahun. Disana adalah tata surya tua yang umurnya 11,2 miliar tahun, memiliki 5 planet seukuran bumi mengelilingi bintang. Di tata surya tersebut 2,5 kali lebih tua umurnya dari tata surya kita.

Sebuah bintang HL Tau sedang dikelilingi oleh cincin debu dan gas. Kali ini difoto dari teleskop raksasa Atacam Large Milimeter di Chile. Disana sedang terbentuk tata surya baru, termasuk pembentukan bintang dan planet. Dengan teleskop ALMA akhirnya didapat sebuah gambar indah. Sebuah calon planet baru

Teleskop NuStar dirancang untuk mencari informasi lubang hitam. Tapi secara tidak sengaja menemukan hal berbeda. NuStar menemukan energi X-Ray sangat tinggi dari sebuah pulsar, tercatat sebagai radiasi paling tinggi yang pernah ditemukan di ruang angkasa.




No popular articles found.