Polusi udara Kota New Delhi asap menghilangkan kota


Green | 7 November 2015

Oktober 2015
Gerah dengan asap dan polusi udara,  New Delhi lalukan Car Free Day setiap bulan. Di kota

New Delhi setidaknya bertambah 1400 kendaraan setiap hari, membuat kota ini masuk daftar kota tercemar di dunia. Pada hari Kamis kemarin, otoritas transportasi meminta pengemudi menghindari daerah macet, membentang sepanjang 6km dari ikon kota India.

Pemberlakukan Car Fre Day di  New Delhi akan diberlakukan setiap tanggal 22 setiap bulan. Karena pemerintah setempat sudah putus asa mengurangi kendaraan dan polusi.

Penduduk disana diberikan sarana beca roda 3 gratis di daerah bebas kendaraan bermotor. Dan mendorong keluarga untuk menikmati transportasi umum dengan bahan bakar gas yang lebih ramah lingkungan.

Mengapa pemerintah kota  New Delhi gerah, karena kendaraan bermotor menyumbang 62% polusi di kota tersebut. Partikel mencapai PM2,5 dan tidak terlihat tapi masuk ke paru paru penduduk. Walau ambang batas aman dari WHO masih mencantumkan angka PM10. Hanya polusi udara membuat masalah kesehatan kronis.

Tidak hanya  New Delhi, kota lain juga berjuang menurunkan polusi udara. Termasuk kota Bangkok, Beijing dan Paris sudah menempatkan hari bebas kendaraan.

Dimana saja kota yang mengalami polusi tertinggi.
New Delhi  mengalami masalah dari pembangkit listrik dan kendaraan bermotor.
Doha Quatar, dari konstruksi gedung dan kendaraan
Kabul Afghanistan, dari debu dijalan, plastik, ban
Dhaka Bangladesh, konstruksi, industri dan debu serta polusi kendaraan.
Ulaanbataar Mongolia, dari debu asap dan tunggu serta emisi kendaraan





November 2016
Delhi ibukota India dengan 25 juta penduduk. Benar benar bermasalah dengan polusi udara ekstrim. Beberapa minggu terakhir, membuat emosi warga dan memprotes di depan gedung parlemen karena kondisi udara terus memburuk.

Pemerintah kota telah meminta menghentikan konstruksi disekitar kota selama 5 hari, menghentikan pembangkit listrik selama 10 hari dan meliburkan 1800 sekolah selama 3 hari. Jika situasi tidak membaik, pemerintah kota akan membatasi jumlah kendaraan yang ada di jalan kota.

Alat pembersih udara tidak mampu membersihkan udara di dalam rumah. Dan masih di atas tingkat aman.

Senin kemarin, tingkat polusi mencapai 700mg, dan di beberapa tempat mencapai 1000. Angka tersebut 16x lebih tinggi dari ambang batas aman dan 70x lebih tinggi dari ketentuan badan WHO.
Tingkat polusi setara memasok 2 bungkus rokok bagi seluruh penduduk kota. Yang ramai adalah rumah sakit, pasien datang dengan keluhan sesak napas, pusing, nyeri dada dan lainnya.
Asap bersumber dari kendaraan bermotor, kebiasaan penduduk yang merokok, konstruksi dan terakhir kembang api ketika hari libur Dewali. Tidak itu saja, panen raya dengan pembakaran lahan di Punjab dan Haryana menyumbang asap ke kota Delhi.

Dibawah ini kota Delhi yang lenyap oleh asap


Berita terkait
Bumi mendapatkan suhu dari matahari. Tanpa cahaya yang cukup, bumi akan membeku. Bagaimana suhu bumi menjadi ideal, setidaknya sementara. Tetapi mengapa Bumi semakin panas, apa penyebabnya penjelasan dalam sain yang mudah di mengerti.

Pertama kali pembuktian dari partikel beracun dari kendaraan diesel dapat masuk ke paru paru dan masuk ke aliran darah. Penelitian sebelumnya tidak dapat membuktikan mengapa partikel dari gas buang kendaraan bisa masuk ke dalam tubuh. Jangan dekat dengan asap knalpot mobil diesel



Polusi asap dapat membunuh orang begitu banyak. 5,5 juta orang meninggal di tahun 2013 akibat asap. Polusi asap tidak menganggu kesehatan penduduk lokal, tapi asap dapat terbang tanpa perbatasan

Pohon bonsai ditanam tahun 1625, dan masih terus tumbuh. Terhitung usianya 391 tahun, dan menariknya pohon bonsai ini selamat dari bom di Hiroshima. Pohon tersebut dimiliki keluarga Yamaki, dan mereka tinggal hanya 2 km dari jatuhnya bom atom.

Xiaomi Mi Air Purifier 2 alat pembersih udara. Mengunakan filter buatan Toray Jepang dan sensor Sharp untuk mengukur kualitas udara. Alat pembersih udara dapat mengukur secara realtime kondisi udara yang dikeluarkan dan ditampilka ke smartphone




No popular articles found.
< /body>