Galaksi MACS J067 7015 begitu jauh sampai 12 miliar tahun cahaya dari Bumi


Kategori : Science | Date : 24 October 2015
Disebut sebagai kelompok galaksi MACS J067 7015 ditemukan oleh tim astronomi Switzerland Hakim Atek dari Ecole Polytechnique Federale de Lausane bersama Johan Richard dari observasi Lyon Perancis. Mereka telah mengkonfirmasi melihat kelompok galaksi tertua yag usianya baru 600.000.000 - 900.000.000 tahun setelah terjadi Big Bang.

Sedangkan usia alam semesta termasuk umur galaksi kita sudah mencapai 13,7 miliar tahun.

Bila dilihat dari Bumi, bentuk galaksi disana masih berusia muda. Karena jarak Bumi ke galaksi tersebut mencapai 12 miliar tahun cahaya. Atau gambar yang ditangkap oleh teleskop Hubble ini adalah cahaya yang datang terlambat sampai terlihat di Bumi sampai 12 miliar tahun lamanya.

Kelompok galaksi MACS0647-JD ini yang difokus oleh peneliti, karena salah satu galaksi terjauh yang ditemukan saat ini. Usianya mencapai 420 juta tahun atau ketika itu baru terbentuk 3% kehidupan di alam semesta.

Rata rata ukuran kelompok galaksi tersebut hanya memiliki rata rata ukuran 500 tahun cahaya dan terbesar memiliki lebar 2000 tahun cahaya. Dibanding galaksi modern seperti galaksi kita memiliki lebar 120.000 sampai 150.000 tahun cahaya.

Galaksi MACS J067 7015 begitu jauh sampai 12 miliar tahun cahaya dari Bumi

Foto diatas dipublikasikan 15 November 2012. Mengalami pergeseran Redshift Z 0,592 dengan tingkat 11. Foto diambil di antara bintang Big Dipper dan Little Dipper di konstelasi Camelopardalis.

Gambar yang ditangkap oleh teleskop Hubble adalah gambar yang sangat tua dan datang terlambat. Bagaimana dengan bentuk dan nasib galaksi kecil disana. Mungkin saja sudah berubah setelah melewati proses 13,7 miliar tahun dan dikurangi oleh usia pada gambar sekitar 1 miliar tahun.

Bisa saja seluruh galaksi yang ada akan terpencar atau bergabung menjadi galaksi lebih besar. Tidak ada yang tahu.





Foto Zoom dari Hubble

+ ESA


Radiasi sinar X ditemukan di tengah galaksi Bima Sakti. Mei 2017 diumumkan. Sebuah bintang S2 bergerak sangat cepat mengorbit ke lubang hitam. Mencapai 3% kecepatan cahaya. Tahun 2018 diuji dengan kenyataan bila bintang tersebut berhasil lolos dan membuktikan teori Einstein kembali. Gravitasi dapat menarik cahaya, video ditengah galaksi

Cahaya dari galaksi MACS1149-JD1 memang sangat samar, hanya berupa sebuah titik merah. Yang diartikan melakukan perjalanan miliaran tahun sampai tertangkap oleh peralatan teleskop di Bumi. Menjadi salah satu galaksi terjauh dengan 13,3 miliar tahun cahaya. Tapi ada yang aneh, mengapa disana sudah bersinar. Sedangkan alam semesta baru berusia 13,8 miliar tahun

Sebuah galaksi generasi awal atau galaksi di awal alam semesta terbentuk tertangkap oleh teleskop Hubble. cahaya dari galaksi SPT0615-JD yang tertangkap oleh ke dua teleskop telah melakukan perjalanan sejauh 13,3 miliar tahun untuk sampai ke Bumi.



Secara umum bentuk galaksi dibagi dua, galaksi spiral dengan lengan dan galaksi elips yang terlihat bundar. Galaksi spiral, akan tampak berwarna kebiruan yang menandakan di galaksi tersebut lebih memunculkan cahaya bintang yang baru lahir.Mengapa lengan galaksi spiral lebih runcing.

Foto ini adalah foto 2 galaksi kuno ADFS-27 yang terlihat sekarang. Ketika awal alam semesta, dimulai galaksi terbentuk. Tetapi semua berukuran kecil. 2 galaksi tersebut sebagai contoh dari nenek moyang galaksi yang ada

Pertama ditemukan galaksi spiral tertua di alam semesta. Galaksi A1689B11, benda ini terlihat begitu jauh dengan usia 11 miliar tahun. \Kita lihat kembali berapa usia alam semesta kita ini setelah terjadi Big Bang.

Gugus galaksi Abell 370 letaknya 6 miliar tahun cahaya. Tapi terlihat dari bumi memberikan foto berbeda dari bentuk galaksi disana  Tetapi ada gambar galaksi yang terlihat pada busur biru adalah galaksi yang lebih jauh lagi. Dan berada di belakang kelompok galaksi Abell 370



Sebuah galaksi MACS 1423-z7p64 diumumkan10 April 2017. Menjadi galaksi terjauh dan terlihat seperti galaksi purba di awal pembentukan alam semesta. Galaksi MACS 1423-z7p64 ditemukan bukan melihat langsung dengan teleskop. Seperti terlihat pembesaran gravitasi lensa.

Galaksi yang dilihat dari atas dengan sudut bumi, maka terang di bagian inti galaksi. Galaksi dari sudut miring, dapat dipelajari adalah struktur lengan galaksi dan ukurannya. Bagaimana bila galaksi terlihat tepat dari sisi samping.

Peneliti menemukan sebuah galaksi Dragonfly 44, ukurannya tidak besar tapi sepi dengan bintang. Setelah diteliti ulang, bintang disana terkumpul sangat kompak dalam cluster masing masing.

Membutuhkan waktu sekitar 1000 jam untuk menangkap seluruh kombinasi cahaya yang begitu jauh. Diperkirakan baru berusia 5 miliar tahun  setelah terjadi Big Bang. Atau jauhnya mencapai 8-9 miliar tahun dari Bumi, mengingat usia alam semesta saat ini sekitar 13,8 miliar tahun.

Di daerah konstelasi Eridanus yang letaknya 50 juta tahun cahaya. Terdapat sebuah galaksi spiral berukuran besar yang dinamakan galaksi NGC 1532. Galaksi tersebut terlihat sudah mengunci sebuah galaksi yang jauh lebih kecil

Sinar gama adalah senjata terbesar di alam semesta. Diproduksi oleh peristiwa di antariksa seperti cahaya dari bintang meledak, semburan pulsar (bintang besar yang mati memancarkan cahaya radiasi), atau inti galaksi.



Tata surya Wolf 1061 tidak jauh dari Bumi, hanya 14 tahun cahaya saja. Dekat dengan tata surya Gliese 667cc yang jaraknya 22 tahun cahaya dari Bumi. Mengunakan sensor HARPS spectrograph yang dipasang di teleskop ESO 3,6 meter di La Silla di Chile. Tim UNSW Australia  mengunakan teknik baru untuk menemukan planet.

Tim astronomi dari universitas Yale dan UC Santa Cruz baru saja mengumumkan mereka menemukan galaksi paling jauh yang ditemukan saat ini. Galaksi EGZ-ZS8-1, diperkirakan memiliki jarak 13 miliar tahun cahaya. Bila dihitung mundur, baru terbentuk 670 juta tahun setelah alam semesta mulai terbentuk

Sebuah galaksi mengalami kejadian unik, dan terlempar dari kelompoknya sendiri. Disebabkan sebuah galaksi lain yang menabrak ke galaksi lebih besar, sampai menganggu sebuah galaksi mini. Akhirnya galaksi mini terlempar keluar sendirian.

Biasanya ukuran bintang besar akan berada dibagian dalam. Bintang di bagian tengah atau dekat inti galaksi memiliki kepadatan sampai 10x lebih banyak dibagian pusat. Sebuah galaksi merah disamakan bintang disana sudah berwarna merah atau bintang kuno. Semakin tua, sebuah galaksi akan membentuk tonjolan ditengah

Coma Cluster atau satu kluster galaksi berada di konstelasi Coma Berenices. Tapi bisa terlihat dengan teleskop ukuran besar untuk kelas amatir. Posisinya berada di antara rasi leo dan Bootes, dan paling mudah dilihat pada musim semi dan musim panas.


No popular articles found.