2015 Oktober
Bagi penumpang pesawat yang membawa baterai lithium apa saja. Sebaiknya mengikuti aturan untuk layanan penerbangan ke Eropa. Salah satunya maskapai British Airway telah mengeluarkan aturan bagi penumpang yang membawa baterai lithium Barang bawaan harus dilaporkan sebelum masuk ke ruang kabin dan bagasi.

Tidak terkecuali untuk penumpang first class sampai ekonomi. FAA mengeluarkan aturan ketat terbaru. Bagi baterai notebook, camera, baterai cadangan dan lainnya.

Beberapa tahun ini menunjukan baterai lithium adalah baterai yang tidak stabil. Dapat memicu kebakaran di dalam pesawat yang penuh dengan oksigen.

Seperti keterangan dibawah ini.
Tipe baterai dengan kekuatan 100Wh kebawah. Seperti baterai notebook, baterai dalam kemasan, smartphone tidak perlu dilaporkan. Baterai lithium tersebut boleh dibawah ke ruang kabin penumpang dan bagasi. Tapi baterai cadangan tidak diijinkan masuk ke ruang bagasi atau dimasukan ke dalam tas bagasi

Tipe baterai dengan kekuatan diatas 100-160Wh. Seperti camera besar, termasuk bateri cadangan dan peralatan medik. Harus diketahui dan dilaporkan ke petugas bahwa baterai lithium yang dibawa memiliki kekuatasn diatas 100wh. Aturannya sama seperti baterai dibawah 100Wh, baterai cadangan tidak boleh dimasukan ke bagasi pesawat. Baterai lithium boleh di perangkat dan dimasukan kedalam ruang bagasi seperti koper. Tapi harus terlindung.

Untuk baterai cadangan yang masuk ke ruang penumpang, harus dilengkapi dengan proteksi dari kerusakaan, atau terjadi short. Maksimum baterai yang diijinkan 2 unit per satu penumpang untuk baterai 100Wh keatas. Dan 4 unit untuk baterai lithium cadangan dibawah 100Wh.

Aturan membawa baterai lithium di pesawat - British Airway


Aturan dari KLM
Baterai camera drone masih di ijinkan dibawah ke kabin. Atau unit baterai dapat baterai cadangan boleh dibawah, tetapi dilarang dimasukan ke bagasi.

Yang harus mendapat persetujuan pihak penerbangan, seperti baterai camera profesional, drone profesional. Dengan batas kapasitas baterai > 160Wh


Rokok elektronik, power bank masih dijinkan dibawa ke kabin pesawat, tapi tidak boleh dimasukan ke bagasi.
Kendaraan minimal Hoverboard, sepeda listrik, baterai kering (Accu) dilarang dibawa oleh penumpang.

Aturan membawa baterai lithium di pesawat - KLM

Aturan membawa baterai lithium oleh penerbangan Indonesia
Aturan membawa cairan termasuk shampo, jenis tabung aerosol dilarang dibawa ke pesawat. Maskapai Indonesia mengikuti aturan dari IATA.

Untuk baterai memiliki aturan berbeda beda.
Sebagai contoh, Cathay Pacific Airline perwakilan Indonesia
Kendaran seperti Hoverboard, Vape atau rokok elektronik di beberapa negara sudah dilarang dibawah ke pesawat.
Baterai lithium ukuran C, dan baterai cadangan juga dibatasi
Baterai lithium termasuk powerbank tidak boleh disimpan di bagasi pesawat dan harus dibawa ke kabin pesawat.

Air Asia
Melarang membawa kursi roda dengan power baterai kecuali dalam kondisi tertentu seperti baterai dikeluarkan.

Khususnya untuk penerbangan ke luar negeri. Memiliki aturan berbeda-beda. Seperti maskapai penerbangan domestik di Amerika sudah mencabut larangan membawa baterai notebook pada bulan Juli 2017. Tapi terbatas sampai kapasitas baterai tertentu yang diijinkan.

2017 Oktober
Badan otoritas penerbangan Amerika kembali mengeluarkan aturan ketat tentang barang bawaan baterai termasuk baterai camera.

ICAO atau International Civil Aviation Organization dibawah PBB, membuat saran bagi barang bawaan di penerbangan.

FAA telah menguji masalah baterai notebook dalam kondisi Full Charge atau penuh. Membuat baterai tidak stabil dan beresiko (meledak). FAA telah melakukan simulasi resiko kerusakan yang ditimbulkan bila baterai meledak di ruang bagasi dan membakar ruang dibawah penumpang tersebut.

Bila baterai meledak dan terdapat sebuah kaleng aerosol, dapat menimbulkan ledakan api dalam hitungan menit.
Kerusakan dari kebakaran mungkin tidak cukup merusak struktur ruang kargo pesawat, tapi di ruang cargo pesawat tipe C akan berbeda.

FAA merekomendasikan baterai yang lebih besar dari baterai smartphone akan dilarang masuk ruang barang bawaan (bagasi pesawat).
Kecuali disetujui khusus oleh pihak maskapai.

Badan regulasi penerbangan Eropa / ESA dan Airbus setuju dengan usulan tersebut.

DGP is invited to consider the amendments in Appendix A that require devices larger than a cell phone or smartphone containing lithium metal or lithium ion batteries (laptops, smartphones, tablets, etc.) to be transported in carry-on baggage and not be placed in checked baggage unless approved by the operator. PDF Scribd



Jika aturan baru tersebut diberlakukan bagi seluruh penerbangan di dunia. Dapat menyebabkan masalah bagi mereka yang membawa baterai lithium dalam jumlah besar untuk perangkat elektronik.

Seperti profesional video maker dan fotografer umumnya mengunakan baterai jenis kapasitas besar dan jumlah cukup banyak.
Setidaknya mereka harus meminta ijin dari pihak bandara dan staf penerbangan untuk membawa.

Setidaknya penguna harus membawa baterai langsung ke ruang kabin pesawat
Bahkan TSA baru baru ini mewajibkan penumpang yang membawa camera melalui jalur khusus untuk diperiksa.

Sebelum membawa baterai yang sudah masuk larangan tersebut, ada baiknya menanyakan ke pihak maskapai penerbangan.
Aturan diatas resmi untuk maskapai dari Uni Eropa beradasarkan data file PDF. Aturan lengkap dapat dibaca via FAA.Gov

Maret 2018

Aturan baru dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tertanggal 1 Maret 2018.
Setelah kejadian sebuah baterai power bank meledak di atas tempat duduk penumpang di China. Dan menimbulkan api dan membuat staf kabin harus menyiramkan air ke baterai.

Kapasitas 100Wh jika dikonversi dalam mAh (biasa tertulis dalam kemasan powerbank) adalah sebesar 27.000mAh. Jadi powerbank yang bisa dibawa  ke dalam kabin adalah yang berkapasitas di bawah 27.000mAh dengan voltase 3.6V – 3.85V.  Setara 8-10 baterai tipe lithium 18650

Korek api kecil atau korek api gas yang melekat pada orang (saku) dan tidak mengandung bahan bakar cair yang tidak terserap.
Diperbolehkan dibawa penumpang dalam kabin. Namun korek api batang, dan gas tersebut tidak diijinkan dibawa bila dimasukan ke dalam bagasi kabin.

Aturan diatas tidak baku. Rating maksimum dapat dibawa ke kabin dari IATA adalah 150Wh.

Tapi pihak maskapai penerrbangan  dapat menentukan  dan memberi kebijaksaan tersendiri.

Khusus kapasitas baterai lithium yang tidak dijinkan, =>160Wh sama sekali tidak diijinkan.

Bila membawa power bank, pastikan terdapat keterangan angka kapasitas baterai yang tertera pada label produk.

Bila tidak tertera, besar kemungkinan akan diminta di tinggal oleh petugas bandara.

Link pengumuman dari Kemenhub tertanggal 1 Maret 2018