Satelit Terra realtime untuk pemantau kabut asap


Kategori : Technology | Date : 13 October 2015
4 Oktober 2015, satelit Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) dari satelit Terra milik Nasa menangkap gambar arus asap di pulau Sumatra Selatan. Garis pada foto menunjukan hot spot atau arus mapans di permukaan luar biasa hangat yang menandakan adanya kebakaran

Asap abu abu melayang dari pulau Sumatra dan memicu peringatan kualitas udara di Indonesia termasuk negara tetangga.

Kebaran umumnya terjadi di pulau Sumatar terjadi antara September dan Oktober, karena banyak pembukaan lahan baru.

Satelit MODIS mengambil gambar setiap 2,5 jam sekali. Seperti apa pemantau satelit dari Nasa dengan kondisi Bumi
Dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Satelit Terra untuk pemantau kabut asap

Ingin tahu lebih lanjut gambar pencintraan satelit cuaca dan bahaya dari pengamatan satelit. Dapat dilihat dari Link Nasa Gov Modis dan click daerah yang ingin dilihat

lance-modis.eosdis.nasa.gov/imagery/subsets/?subset=Sumatra_South.2015286.terra.250m
lance-modis.eosdis.nasa.gov/imagery/subsets/?subset=AERONET_Bandung.2015286.terra.1km
Earth Wind Map peta arus angin secara global. Memperlihatkan gerakan angin, kecepatan angin, laju arah angin dan awan hujan di belahan timur bumi secara realtime. S8 Juli 2018 adalah posisi bumi terjauh dengan matahari. Disebut aphelion ketika orbit bumi paling jauh dengan posisi matahari. Equinox Oktober 2018 cahaya matahari tepat di atas Selatan Indonesia.

Tahun 2018, satelit navigasi China Beidou memasuki tahap akhir. Nov 2017, Januari, Februari, Maret 2018 telah 8 satelit dikirim. Tahun 2018 Agustus menyusul 12 satelit menyusul untuk satelit navigasi terbaru Beidou-3. 25 Agustus 2018 2 satelit baru Beidou-3 dikirim dari provinsi Sichuan dan sudah berada di orbit

SpaceX berencana meluncurkan misi ke 15 pada hari 7 Agustus 2018, 18 Agustus sudah berada di atas selat Karimata. Satu satelit akan diluncurkan oleh roket SpaceX adalah satelit Telkom dari Indonesia. Memasuki test  orbit selama 25 hari. Bila sukses, satelit siap digunakan pada minggu ke 3 bulan September 2018.



Satelit cuaca GOES-16 dan GOES-17 mampu mengambil gambar setiap 30 detik. 2 satelit cuaca memantau secara realtime petir di permukaan Bumi, meningkatkan peringatan dini dengan badai dan tornado dan kondisi cuaca lainnya.

Akhirnya siaran video langsung live dari ruang angkasa bisa tayang. High Definition Earth Viewing atau HDEV sudah disiapkan sejak 18 April 2014 , April 2017 dapat dilihat dengan resolusi 4K

Dari ketinggian 34 ribu km, disana terdapat satelit cuaca Himawari-8. Mengambil gambar untuk peringatan cuaca, seperti topan yang berada di Asia dengan resolusi tinggi 5500x5500 pixel. Keunggulan satelit Himawari dapat mengambil foto setiap 10 menit, atau rata rata sehari mengirim gambar cuaca 144 gambar

2004 perangkat Switch Hub mampu mendistribusi jaringan computer agar bekerja lebih efisien. Tapi perangkat tersebut mencapai $5000, 10 tahun lebih berlalu harga switch hub semakin murah. Mampu menangani trafik data lebih efisien dalam jaringan puluhan computer.



Peneliti universitas Morelos Mexico mengembangkan teknologi antena TV digital dan analog paling kecil. Ukuran hanya 6,4cm dan tebal 6mm. Antena aslinya hanya 12g, tapi di kemas dengan pelindung 80g.

Foto gedung di Jakarta tertutup kabut pada tanggal 9 Desember 2015. Bukan hanya di Dubai, membuat sebagian kota seperti hilang tersisa puncak gedung Ketika kota Jakarta berada di musim hujan dan tidak banyak kegiatan, beberapa gedung tinggi seperti tertutup awan pagi hari.

Data NOAA sudah mengkonfirmasi suhu panas dari catatan yang ada adalah bulan Juli 2015. Seperti apa kondisi suhu terpanas di Bumi tahun ini dan gejala yang terjadi. Disusul Agustus dan rekor Oktober 2015. Indonesia belum mencapai rekor terpanas.

Berapa jumlah satelit di ruang angkasa yang mengorbit Bumi. Mungkin terbayang ratusan atau ribuan. Satu data satelit realtime ini memberikan gambaran, bahwa bukan Bumi saja yang sesak dengan pesawat terbang. Tapi di ruang angkasa kondisinya sama dengan 1000 lebih satelit. Amerika memiliki separuh satelit di ruang angkasa


No popular articles found.