Electronic Warfare sedang di uji coba di Suriah


Technology | 9 October 2015

Suriah menjadi tempat pengujian senjata modern. Senjata high-tech warfare Rusia terakhir berada disana, dan rudal Rusia sempat nyasar masuk ke Iran. Kapal perang Rusia berada di laut Caspian, dan menembakan 26 rudal ke arah Suriah. Tapi 4 nyasar ke Iran dan Irak. Rudal Kaliber adalah persenjataan baru milik Rusia dan pertama kali diterjunkan dalam perang.

Rusia juga meluncurkan drone untuk memantau operasi mereka disana. Pemerintah Iran membantah bila rudal Rusia jatuh di negara mereka.

Dua insiden ketika pesawat Rusia di dekat Drone miliki Amerika. Kejadian pertama terlihat tidak di sengaja, tapi insiden kedua terlihat di Rusia memang memantau dari dekat penerbangan pesawat tanpa awak milik Amerika.

Inggris baru mengumumkan akan mengirim pasukan ke negara negara Baltik. Tapi kehadiran Rusia terakhir ini menarik, dan intensif melakukan pengeboman pemberontak di Suriah.

Terakhir Rusia menyiapkan serangan dari laut ke darat melalui kapal perang, dengan rudal jelajah, dan perlengkapan paling penting adalah elektronik Krasukha EW/ Electronic Warfare

Krasukha 4 adalah sistem jamming multi fungsi, dirancang menetralisir satelit sinyal satelit low orbit dari satelit mata mata seperti US Lacrosse /Onyx. Dimana menganggu sinyal EW musuh dan komunikasi.

LetJen Hodges komandan US Army Eropa berkomentar, Rusia telah menunjukan tingkat ofensif kemampuan EW terhadap pasukan Ukraina di Donbas dengan peralatan tersebut.

Sejarah peralatan EW mulai dikembangkan setelah Perang Dunia II oleh Inggris untuk pertahanan Axis Bomber dan sistem mata mata. Sejak itu sistem EW menjadi elemen tempur utama dari persenjataan di seluruh dunia. Amerika, Rusia dan Eropa berinvestasi miliaran dollar untuk pengembangan sistemEW seperti teknologi Jammer.

EW semakin penting ketika perang di Korea, Vietnam, Arab / Israel, Balkan, operasi Desert Storm, Afghanistan dan terakhir Ukraina.

Electronic Warfare sedang di uji coba di Suriah



Barat memiliki teknologi EW termasuk satelit orbit rendah pengintai Lacrosse / seri Onyx (disebut sebagai satelit mata mata), pesawat pengintai AWACS, USAF RC135 Rivet Joint, RAF Sentinel termasuk Reaper Drone. Dengan Drone, pasukan tidak perlu datang, cukup di remote dari jauh dalam melakukan serangan.

Rusia mendukung Assad dengan persenjataan serta memberi pelatihan bagi pasukan Suriah. Karena Rusia menganggap ketidaktegasan barat menangani konflik, dan Rusia memutuskan memberikan dukungan militer ke Suriah. Rusia menyadari negara Barat dapat melihat persenjataan yang dimiliki mereka. Untuk itu EW dari Rusia digunakan agar membutakan dan membungkam telinga pengintai negara negara Nato.

Apakah sistem EW dari Rusia efektif, terlihat demikian. Sistem pengintai Rusia tidak hanya melihat pergerakan pesawat Nato di Suriah, tetapi mengenal jenis dari peralatan perang negarabarat

Satelit Lacrosse dan AWACS beroperasi mengunakan frekuensi S-Band, sedangkan peralatan Sentinel di X-Band, untuk Drone mengunakan J-Band. Kehadiran posisi satelit mata mata Lacrosse terus dilacak oleh Rusia. Membuat sistem jammer Krasukha 4 untuk di program agar menolak dan menganggu pengumpulan intelijen barat.

Ibarat sebuah promosi. Sistem radio tempur Rusia merupakan bagian penting dalam perang. Dan haganya relatif lebih murah serta berpotensi melumpuhkan kemampuan lawan, seperti sistem komunikasi, dan kontrol serangan kapal perang.

Dengan perang di Suriah, Rusia dapat menguji kondisi di medan tempur dari peralatan Electronic Warfare mereka. Sedangkan Barat juga menguji ECCM terhadap sistem pertahanan EW lain.
Perang dengan IS jadi promosi produk dan pengujian alat tempur. Yang sial tentu mereka yang tidak memiliki teknologi dan negara yang sedang ribut disana.

Berita terkait
Pesawat jet Thunderbolt A-10 dengan nama Warthog dirancang khusus untuk penghancur tank. Membawa senjata mesin tipe GAU-8 yang ditanam di depan hidung pesawat seukuran VW kodok. Tetap dioperasikan sampai tahun 2022, sisa pesawat mungkin mendapat sayap baru. Rahasia kekuatan Thunderbolt tank terbang.

Menurut Bloomberg, pada tahun 2011 Amerika menghabiskan dana 589 milyar dollar untuk pertahanan. Setara 40% belanja untuk militer global. Dibelakangnya adalah China dengan 129 milyar dollar. Rusia, Perancis, Inggris, Jepang dan negara lainnya jauh lebih kecil.



Pesawat pembom B2 Spirit adalah pesawat Stealh Bomber, menjadi pertahanan udara paling mahal milik Amerika. Tidak aktif terakhir tahun 2013, kembali melakukan serangan pada Januari 2017. Mengapa pesawat ini harus melakukan misi di Libia. Walau disana tidak ada yang membahayakan bagi serangan udara.

Pesawat pembom nuklir supersonik XB-70 Valkyrie tampil di era 1968. Jet pembom XB-70 Valkyrie mampu terbang sampai kecepatan 3 mach+ berada di ketinggian 21 ribu meter. Dengan posisi yang sangat tinggi dan cepat, pesawat pembom ini tidak mampu dicegat ketika masuk ke daerah musuh

Pesawat F16 dari Turki mendarat sangat dekat dengan penonton yang berada di ujung landasan. Pesawat landing di acara Waddington Airshow. Asli bikin kaget penonton yang ada di ujung sana.




No popular articles found.
< /body>