Foto panorama rumah ibadah dari depan ke belakang


Kategori : Digital | Date : 6 October 2015
Richard Silver membuat foto panorama tidak biasa. Foto panorama umumya dibuat dari sisi kiri lalu  ke kanan, atau sebaliknya. Membuat foto sangat lebar memperlihatkan sebuah pemandangan.

Tapi Richard tidak membatasi kreativitasnya dengan foto panorama biasa. Dia membuat foto panorama beberapa gereja dari sisi depan ke belakang. Seperti apa urutannya, yang diambil dari bagian depan, lalu langit langit rumah ibadah Gereja sampai ke pintu masuk.

Hasilnya berbeda dan menarik, dan disebut Vertical Churches. Richard memulai proyeknya di tahun 2012 membuat foto gereja, dari tempat tinggalnya di New York. Sejak itu dia sudah berada di 75 negara dan 220 kota.

Beberapa foto dibawah ini diambil dari gereja di beberapa kota seperti Bratislava Slovakia, Budapes Hungarya, Goa India, Krakow Polandia, Mexico City Mexico, Reykjavik Iceland dan banyak lagi.

Richard mengatakan tekniknya panorama seperti foto dibawah ini hanya membutuhkan 6 sampai 10 foto, dan digabung atau merger sebagai foto panorama

Foto panorama rumah ibadah dari depan ke belakang
Bisa dibayangkan bila ada fotographer di Indonesia dapat mengkoleksi foto panorama diatas. Seperti Masjid, entah berapa banyak gambar indah akan di dapat di negara kita sendiri.

Salah satu ornamen Masjid sangat indah ada di Iran yang dibuat oleh Mohamad Reza.

+ Richard Silver

Berita terkait
Membekukan sebuah foto mungkin butuh kesabaran, tapi fotografer ini super sabar. 6 tahun dia menghabiskan waktu untuk sebuah foto yang sangat akurat. Alan mulai mengunjungi danau dimana dia pernah bersama kakeknya. Rata rata menghabiskan 100 hari setiap tahun, untuk menunggu sebuah burung Kingfisher tepat sebelum menyelam kedalam air. Tapi niatnya baru tercapai bertahun tahun.

Dari ketinggian 4000 meter lebih, pembuat video yang masih menyelesaikan studi astronomi di universitas Hawaii. Dia mendapatkan akses untuk masuk ke fasilitas. Sean membuat 3 malam pada April dan 4 malam pada musim panas kemarin.



Justin Ng masih memiliki foto pemandangan alam di Bromo yang menampilkan sisi dari galaksi. Justin bisa mengabadikan galaksi Bimasakti, awan Megallanic dan satu bintang Canopus. Itu di Bromo loh, dan fotonya masuk di website Space.com. Tidak mengunakan teropong, hanya camera saja

Seorang fotographer Alessandro membuat foto lain dari yang lain. Bulan dibuat lebih besar. Satu hari itu dia bersiap dengan membawa camera Canon 1D X, 400mm f2.5 dan 2 teleconverter

Jared Earle seorang admin dan fotographer mengabadikan foto supermoon atau bulan. Uniknya dia hanya mengandalkan iPhone dan sebuah teleskop. Mengunakan teleskop Celestron 5 inch, dan iPhone 4s, hasilnya mantap.

Seorang fotographer asal Singapura Justin Ng, mengabadikan pemandangan gunung Bromo dengan teknik Timelapse. Dia menghabiskan waktu 12 hari disana. Pemandangan gunung Bromo, Semeru yang dibuat tidak kalah menarik.




No popular articles found.