Perkembangan format file gambar, paling umum mengunakan file JPG. Ada satu format lagi dari JPG yaitu JPG2000. Lebih bagus dari JPG tapi gagal diterima pasar. Karena masyarakat lebih mudah mengenal JPG.

Google pada tahun 2010 memperkenalkan format WebP. Tujuannya mengecilkan file tanpa menurunkan kualitas gambar terlalu banyak.

Tahun lalu muncul lagi format BPG. Berbanding JPG, untuk BPG hanya memerlukan separuh ukuran file JPG.

Terakhir format gambar Flif. Format Flif adalah singkatan Free Lossless Image Format. Diatas kertas kemampuan kompress file gambar FLIF sangat menarik.

Bila file gamba lain di kompress ke FLIF, ukuran menjadi lebih kecil antara 35  sampai 22%.
  • File PNG rata rata dapat diperkecil 35%
  • File Lossless JPEG 2000 sampai 37%
  • File WebP sampai 15%
  • File BPG dapat diperkecil sampai 22%


Perbandingan kompress file FLIF dengan JPEG2000 BPG PNG

Format file Flif memiliki kemampuan untuk warna grey, RBG dan RGBA, serta ketajaman warna 16 bit, mendukung interlace dan non-interlace serta animasi sepeti GIF.

Bila dibilang, format file Flif satu dari semua. Kompress file lebih kecil, warna lebih banyak dan dapat dibuat animasi seperti GIF.

Untuk foto, detail gambar yang menurun ketika file di kompress ke format file lain  misalnya JPG. Akan terjadi penurunan kualitas gambar, tapi tidak masalah bagi gambar umum.
Di bidang medis berbeda, dan dipilih format JPEG 2000 yang lebih baik dari JPG.

Hal baik dari teknologi kompress file gambar dari FLIF , tidak memerlukan lisensi. Siapa saja boleh mengunakan, dari produsen sampai ke user biasa.

Tim dari Jon Sneyers yang mengembangkan format Flif mengatakan sistem software gambar mereka masih dikembangkan dan belum final. Karena masih ada yang perlu ditambahkan. Seperti Metadata dimana file gambar dapat memasukan data tambahan dari foto dan pemiliknya, tambahan color space, tingkat lossy ketika file di kompress dan pengembangan bagi browser.

Tertarik dengan format file Flif. Informasi dapat dilihat via flif.info