Belajar cara membersihkan lensa camera dan sensor camera kotor untuk DLSR, ada tipnya


Kategori : Digital | Date : 7 August 2015
Cara membersihkan sensor DSLR dengan Swab

Cara membersihkan sensor CMOS DSLR dengan alat Swab

Tip ini untuk belajar membersihkan sensor dalam proses clean dengan alat Swab.

Tetapi ada baiknya anda mempertimbangkan sebelum membersihkan sensor CMOS sendiri atau lebih baik membawa camera DSLR ke servis center.

Layanan servis center memiliki peralatan yang tepat, pengalaman dan memastikan pekerjaan membersihkan sensor camera anda dengan benar.

Hal penting lain
Pastikan sensor kotor hanya bekas embun yang menempel di permukaan sensor.

Dan bukan kotoran atau partikel cukup keras yang menempel di permukaan sensor. Salah mengosok permukaan sensor camera dapat membuat goresan.

Seorang yang hobi foto memerlukan keahlian untuk membersihkan sensor yang kotor, beberapa pengalaman di ceritakan dibawah ini.

Sebelum anda membersihkan sensor sendiri. Di dalam camera terdapat fitur Clean sensor internal, misalnya Nikon / Canon memiliki sistem internal untuk membersihkan sensor camera. Dan sudah cukup untuk membersihkan bila ada partikel halus menempel di permukaan CMOS sensor.

Hanya saja kotoran yang agak membandel dan perlu dibersihkan secara manual. Misal camera di taruh di tempat lembab terlalu lama.
Sebelum membersihkan sensor CMOS, ada baiknya opsi internal cleaner camera tersebut digunakan.

Bila di foto anda terlihat ada beberapa debu sangat kecil di pojok foto anda. Sebenarnya kotoran tersebut normal. Bisa saja debu yang menempel di bagian sensor atau di lensa. Jadi jangan terburu buru menyimpulkan sensor anda kotor dan perlu dibersihkan sendiri. Kecuali sensor yang kotor muncul bercak yang besar seperti spot di tengah bagian gambar. Hal tersebut memang menganggu.
Pastikan kotoran tersebut bukan berasal dari lensa, seperti debu dan bercak yang menempel di depan lensa atau di bagian belakang lensa, tapi memang berada di bagian CMOS sensor.



Salah satu alat pembersih sensor camera mengunakan alat yang disebut swab.
Bila diperhitungkan, alat Swab pembersih sensor yang baik tidak murah dan alat Swab pembersih yang berkualitas juga tidak mudah di dapat di Indonesia.

Kecuali alat swab pembersih sensor camera yang kami coba adalah tipe CCD untuk sensor kecil.

Hal ini dilakukan karena terpaksa, melihat posisi kotoran muncul cukup banyak dan berada di tepi atas dan bawah. Berdasarkan cerita di Youtube, banyak yang memperlihatkan sensor camera mereka berhasil di bersihkan dalam satu kali.

Kenyataannya Tidak Seperti Itu.

Karena negara kita memiliki kelembaban tinggi, salah menaruh camera terlalu di tempat lembab atau membuka pasang lensa dari bodi camera. Memungkinkan kotoran, udara lembab atau uap air masuk ke bagian CMOS sensor. Pada akhirnya permukaan CMOS sensor akan terlihat bercak kecil.

Tergantung seberapa banyak kotoran yang menempel di sensor dan sudah berapa lama berada disana dan menjadi lengket (kondensasi) di atas permukaan kaca sensor camera.

Bila dihitung, salah mengunakan model Swab, anda harus melakukan beberapa kali, biaya untuk membeli alat swab dan kegagalan karena kurang pengalaman. Akhirnya memboroskan kantong kita atau merusak sensor ??. Sekali lagi ini satu pelajaran saja, bila tidak yakin sebaiknya tidak membersihkan sensor yang kotor sendiri.

Artikel ini hanya informasi bagi pembaca untuk membersihkan sensor camera, resiko dan biaya di tangan anda

Alat pembersih CMOS sensor termasuk Swab, Gel stick dan beberapa jenis perangkat lain.

Penyebab sensor kotor disebabkan beberapa hal, dari penyimpanan yang salah, penguna sering ganti lensa dan kotoran bisa masuk ke ruang sensor camera.

Harganya Swab relatif, ada yang murah dan mahal. Tipe berbeda beda ukuran Swab berdasarkan tipe masing masing sensor termasuk KUALITAS dan FUNGSI.

Mengapa debu bisa masuk ke dalam sensor., kebiasaan ini yang perlu diketahui
  • Kadang debu dapat masuk ke ruang sensor dan dibawa dari lensa, dan terbang masuk. Misalnya ketika menganti lensa, ternyata di sekeliling anda banyak debu berterbangan. Tidak lama akan masuk dan menempel di permukaan sensor.
  • Camera ditaruh di tempat lembab, membuat jentik kecil mengotori bagian sensor CMOS camera. Atau camera di simpan dalam tas dan lembab. Embun bisa masuk masuk ke bagian sensor.
  • Atau ketika membuka lensa ketika banyak debu, partikel yang sangat kecil masuk ke ruang sensor, tertiup angin dan akhirnya terbawa lebih dalam ke permukaan sensor camera.
Kenali ukuran swab. Ada yang dibuat seukuran sensor CCD, sensor APS-C dan sensor Full Frame.

Alat Swab terbagi dalam ukuran
Swab tipe 1 untuk pembersih sensor Full frame camera DSLR lebar 24mm
Swab tipe 2 untuk pembersih sensor APS-C camera DSLR lebar 15
Swab tipe 3 untuk pembersih sensor CCD disebut Swab Square ukuran 17mm, tapi di ujung Swab lebih kecil dari Swab tipe 2.

Bentuk bahan berbeda, ada yang berbentuk kuas khusus yang harus diberikan cairan, dan diteteskan 1-2 tetes cairan pembersih (kiri). Atau dalam kemasan paket praktis (kanan) yang sudah diberikan cairan dalam kemasan tertutup rapat, dibuat dari serat dan lainnya seperti busa.

Pastikan sensor camera anda mengunakan ukuran yang tepat dengan ukuran sensor. Mungkin ukuran lebih kecil tidak masalah, tapi kemungkinan harus dilakukan 2 atau 3 kali.

Alat pembersih sensor camera disebut Swab Cleaner

Dibawah ini ukuran Swab tipe 3 Square untuk CCD untuk sekali pakai.

Tipe ini dibagi 2 ada yang Swab kering untuk debu biasa, dan Swab basah untuk kotoran yang sukar dibersihkan.
  • Disarankan mengunakan Swab Dry tipe kering, karena lebih efektif membersihkan sensor. Kotoran di lensa paling umum adalah debu dan jentik kelembaban dapat dibersihkan dengan alat ini.
  • Sedangkan Swab basah atau Wet Swab mungkin untuk kotoran yang lebih sulit dibersihkan di permukaan sensor CMOS. Yang merepotkan swab basah atau setengah basah, cairan pembersih (alkohol) dapat tertinggal karena ketika kering akan menarik jentik air dari udara. Kadang membuat kotoran atau cairan berpindah ke sisi lain, dan harus dilakukan berulang kali dengan Swab kering. Atau swab basah malah mengotori sensor karena bercak alkohol yang mengering. Akhirnya harus dibersihkan dengan Swab kering.
Hati hati dengan pelapis di permukaan pelindung sensor, salah mengunakan Swab dapat merusak pelapis filter sensor.

Dibawah ini model Swab Wet / swab basah menjadi alat terakhir, untuk membersihkan debu yang menempel di permukaan sensor CMOS kamera. Mengunakan Swab Wet atau Swab basah seperti ini tidak pernah berhasil membersihkan sensor.

Alat pembersih sensor camera seperti ini, harganya relatif murah dan tidak lebih 50 ribu.
Masalahnya bagian cairan pembersih sensor camera mengunakan cairan seperti alkohol. Di Indonesia dengan suhu udara terlalu panas, kekeringan pada bagian ruang sensor dapat menarik uap air, atau terjadinya kondensasi. Bukan sensor lebih bersih, malah menjadi lebih kotor.

Disarankan mengunakan swab tipe basah bila kotoran memang membandel. Dilanjutkan dengan membersihkan dengan swab kering.

Ini pengalaman pribadi mengunakan CCD Wet Swab seperti gambar dibawah ini. Yang dibersihkan hanya 2 spot kecil, setelah mengunakan Swab basah malah muncul bercak dimana-mana.

AAlat Swab Wet untuk kotoran ringan di CMOS sensor

Sebelum mengunakan tipe Wet. Sebaiknya mengunakan tipe Swab Dry atau Swab kering sepeti gambar dibawah ini.

Bentuk Swab keraing dapat terbuat dari kain micro fiber atau dikemas dalam bentuk busa tebal dan kering.

Seperti contoh gambar dibawah ini, setelah Swab Dry digunakan. Kotoran yang dibersihkan menempel di bagian atas permukaan Swab kering.

Alat Swab Dry untuk kotoran ringan di CMOS sensor

Berapa kali Swab dapat dipakai untuk membersihkan sensor camera

Hanya 1 kali

Ketika anda mengunakan Swab pembersih sensor kamera, disarankan hanya mengunakan 1 kali di setiap sisi.

Sekali di tarik diatas permukaan sensor dan tidak boleh dipakai kembali. Bila memungkinkan, masih bisa mengunakan sisi sebaliknya. Mengapa Swab hanya boleh digunakan satu kali. Ketika Swab ditarik diatas permukaan sensor, memungkinkan kotoran akan menempel di lapisan atau plastik fiber Swab.

Bila digunakan kembali, bisa saja kotoran kembali menempel ke permukaan sensor. Bukan lebih bersih tapi semakin kotor karena kotoran dari swab dapat menyebar dan berpindah tempat. Disini kita berbicara partikel debu yang sangat halus dan kecil.

Untuk mengunakan Swab, di camera DSLR ada bagian untuk membuka Shutter di camera. Agar bagian sensor bisa terlihat dari luar.

Untuk membuka shutter camera, dapat mengunakan setting di camera seperti gambar dibawah ini.

Setting camera untuk membuka bagian sensor dari Shutter dengan Lock Mirror

Bila anda ingin belajar, ada baiknya mengikuti tip dibawah ini agar mengetahui apa yang dilakukan anda memang berhasil membersihkan sensor yang kotor.



Sebelum memulai pembersihan sensor camera dengan Swab
  • Ambil satu gambar dengan mengarahkan camera ke arah cahaya terang misalnya lampu, langit terang (tanpa awan) sampai seluruh gambar di viewfinder terlihat putih/ atau gambar penuh.
  • Bila tidak yakin dengan keberadaan debu, coba buat 2 foto pada posisi sedikit berbeda dengan ISO rendah small aperture (f/22) dengan 1-3 detik  untuk membandingkan dimana bintik hitam (letak kotoran) memang berada di posisi yang sama dari ke dua foto.Tidak masalah bila camera goyuang
  • Pastikan lensa anda memang bersih, mungkin bukan sensor yang kotor, tapi lensa di bagian dalam sudah terkena debu dan berdampak di setiap gambar foto.
  • Gunakan aplikasi Lightroom / photoshop untuk memastikan keberadaan debu yang menganggu hasil foto dan mengeser di opsi Dehaze
  • Carilah tempat bersih sebelum membuka jendela shutter.
  • Hindari mengunakan alat lain selain Swab. Misalnya anda iseng mengunakan CottonBut, alat ini tidak steril / bersih kdang serat kapas dapat masuk dan urusannya akan panjang. Sekali lagi jangan mengunakan Cottonbut dari kapas, urusannya akan semakin konyol
  • Siapkan pencahayaan yang baik untuk melihat bagian dalam sampai ke bagian sensor, bila diperlukan gunakan senter.
  • Mengingat sekecil apapun kotoran masuk dan menempel di bagian sensor akan menganggu hasil foto.
  • Sebelum membuka shutter camera. Gunakan blower tangan untuk meniupkan udara untuk membersihkan kotoran yang ada di bagian selipan camera tetapi  tanpa membuka jendela shutter
  • Jangan meniup blower langsung ke arah ruang dimana sensor berada... ini N I G H T M A R E. Bila anda mencoba meniupkan udara langsung ke sensor, debu akan terbawa masuk dan bertebaran di dalam. Sekali saja anda mencoba melakukan hal ini, anda akan pucat melihat hasil yang baru anda lakukan.
Memulai pembersihan sensor camera
  • Bersihkan tangan dengan sabun agar tidak ada minyak yang tertinggal di tangan.
  • Baterai camera dalam kondisi penuh.
  • Buka shutter dari setting camera untuk Lock Mirror.
  • Buka alat Swab (paket swab kering)
  • Lalu tempelkan ujung Swab ke bagian "paling" tepi sensor misalnya dari sisi kiri, dan ditarik ke sisi kanan dengan menekan lembut  Hanya sekali tarik dari sisi tepi ke tepian. Jangan di mundar mandir, dan jangan digosok dan jangan ditekan terlalu keras.
  • Tarik dari tepi sensor, lalu ke arah sebelahnya sambil  menaikan ujung Swab sedikit di naikan agar bagian tepi yang paling sukar dapat ikut dibersihkan
  • Selesai proses membersihkan dengan Swab, tutup shutter (matikan camera). Dan ambil gambar dengan mengarahkan ke objek putih atau cahaya lampu kembali. Lihat apakah anda berhasil membersihkan sisa debu yang menempel di permukaan sensor sebelumnya.
  • Bila belum bersih, ulangi dengan membuka shutter seperti langkah diatas dan disarankan mengunakan Swab baru. Dan bersihkan area yang terlihat belum bersih.
  • Jangan lupa sensor camera mengambil gambar terbalik. Misal kotoran ada di bagian atas foto, maka kotoran ada di bagian bawah camera.
  • Sudah berulang kali dan kotoran di sensor malah berpindah pindah. Sebaiknya bawa ke tempat servis, sebelum uang anda habis lebih banyak membeli swab cleaner CMOS.

Masalah di Swab basah

    Swab basah / swab wet banyak dijual dengan harga lebih murah , tapi alat tersebut adalah tool paling akhir sebagai alternatif membersihkan sensor, artinya bila Swab kering tidak lagi mampu mengusir kotoran. Produk swab basah yang berkualitas tidak murah.
    Tetapi hal yang perlu di ingatkan. Swab basah mengunakan cairan seperti alkohol. Bila kita membeli Swab basah, cairan Swab basah malah menarik air dari udara dan mengotori seluruh bagian sensor. Dan bercak cairan akan semakin tampak pada foto.
    Satu produk pembersih sensor camera menyediakan 2 tipe, Swab Wet dan Swab Dry. Paket seperti ini lebih baik digunakan dibanding membeli model Swab terpisah. Satu produk memberikan 1 Swab basah dan unit lain tipe Swab kering. Swab basah untuk alternatif dan membantu mencairkan kotoran sebelum dilakukan clean dengan swab kering lain.

    Dari Adorama, memberikan tip mengunakan brush atau sikat statik untuk membersihkan debu di sensor.
    Tapi menurut Blake Rudis sebaiknya tidak mengunakan kuas statik ke atas permukaan sensor, karena hanya memindahkan kotoran ke lain tempat. Gunakan langsung dengan tipe Swab kering akan lebih aman.

    Bagian dalam sensor camera gambar ketika dibersihkan dengan alat
Swab

    Beberapa gambar dalam proses pemeriksaan membersihkan sensor camera.

    Bagian dalam sensor camera gambar ketika dibersihkan dengan alat Swab

    Memeriksa sensor camera yang kotor
    Cara memeriksa sensor kotor atau tidak. Mengunakan Lightroom untuk memastikan posisi debu sebelum proses membersihkan sensor CMOS camera. Gunakan fitur DeHaze dari Lightroom untuk melihat kotoran.
    Terlihat terdapat spot pada gambar, dan spot tersebut akibat adanya kotoran di sensor camera. Tentu menganggu, karena berada di tengah gambar.

    Melihat bagian sensor yang terkena debu dengan software Lightroom

    Proses setelah dibersihkan, dan diperiksa ulang dengan software untuk melihat hasil foto.



    Ukuran Swab Cleaner
    Hati hati membeli produk Swab cleaner untuk sensor camera. Perhatikan ukuran CMOS anda, Full frame memiliki lebar 24mm, APS-C Nikon 15,6mm, APS-C Canon 14,8mm, Micro Four 13mm.

    Kami menemukan produk yang tidak sesuai dengan lebar dari ukuran Swab dengan gambar yang diberikan.
    Pada gambar terlihat ukuran Swab Cleaner tepat seukuran camera DSLR. Tapi ukuran Swab aslinya hanya 14mm dan efektif dibawah 13mm. Sedangkan di keterangan produk tertulis 15mm. Cleaner ini tidak cocok untuk sensor Nikon APS-C yang lebih lebar.

    Kualitas Swab ?. Seperti foto dibawah ini harga yang ditawarkan cukup murah. Ketika di coba, selembar benang serat dari fiber Swab  malah lepas dan jatuh di atas sensor. Akhirnya harus dibersihkan ulang dengan swab unit yang baru, sampai berkali kali unit diganti dan sensor tidak berhasil dibersihkan.

    Foto 1Foto 2



    Ukuran Swab Cleaner DSLR APS-C Full Frame MicroFour Third

    Pendapat
    • Tidak sulit membersihkan sensor camera. Asalkan kita tahu resiko yang dihadapi. Tidak boleh salah, seperti tidak menjatuhkan benda yang berbahaya sampai masuk dan membuat goresan sensor ketika shutter sedang terbuka. Ingat, kesalahan bisa terjadi setiap waktu bila kita kurang teliti. Dan sensor salah satu komponen camera paling penting dan rentan.
    • Tidak mengunakan alat lain kecuali senter dan Swab selama proses pembersihan. Jauhi semua alat yang tidak diperlukan.
    • Gunakan Swab dengan menarik dari sisi tepi ke tepi lain, sesuai ukuran tipe Swab dan sensor camera. Salah mengunakan tipe Swab, hasilnya jadi lucu.
    • Jangan mengunakan swab berkali-kali. Umumnya kotoran dapat bersih dengan sekali pembersihan. Bila debu atau kotoran sudah lama berada di atas permukaan sensor, maka proses pembersihan perlu dilakukan berulang kali antara 2-3 kali atau lebih. Kami mencoba dan ternyata benar, kotoran dapat muncul disisi lain.
    • Mengunakan Swab Basah, adalah hal yang tidak perlu. Walau Swab basah dijual lebih murah. Tetapi cairan pembersih seperti alkohol akan tertinggal di permukaan sensor. Bukan membersihkan, malah membuat sensor lebih kotor dari kondisi sebelumnya
    • Satu paket Swab clean sensor DSLR, umumnya diberikan antara 6-10 unit sebagai cadangan.
    • Jangan Paranoid untuk membersihkan semua debu di sensor, selama kotoran tersebut tidak terlalu menganggu hasil foto. Mungkin sensor agak sedikit kotor, dan terlihat 3-5 titik sangat kecil dan nyaris seperti  ukuran pixel di gambar, itu biasa dan biarkan kotoran tersebut.
    • Membersihkan sensor camera adalah pekerjaan paling beresiko, karena kita tidak tahu bentuk kotoran tersebut apakah cukup keras dan dapat mengores sensor. Bila ragu disarankan membersihkan sensor ke service center.
    • Kata Akhir -> bila gagal membersihkan sensor atau anda tidak mau mengambil resiko. Dibanding membeli alat Swab berkualitas dan harganya mahal. Sebaiknya Meminta Bantuan ahli camera  yang sudah mengetahui teknik membersihkan sensor camera.

    Video dibawah ini bukan teknik membersihkan sensor DSLR, tapi memberikan teknik untuk menentukan posisi kotoran yang nyaris tidak terlihat pada foto mengunakan software Lightroom




    Menjaga camera tetap prima
    • Lengkapi peralatan pendukung untuk membersihkan camera. Dari alat blower, pembersih lensa dan lainnya.
    • Belajar dari para ahli bagaimana membersihkan atau merawat camera.
    • Ketahui cara menyimpan camera tipe DSLR dengan baik. Bila diabaikan bisa saja camera terkena jamur, dan ini paling repot untuk di bersihkan.
    • Jaga camera dengan baik, khususnya ketika dibawa. Seperti tempat khusus bagi lensa, jangan sampai terbentur atau camera jatuh sampai membuat goresan di kaca depan.
    • Ketahui teknik melepas lensa dari badan camera. Biasakan memasang lensa dengan posisi camera menghadap ke arah bawah agar terhindar dari debu halus masuk
    • Jangan menganggap camera tipe DSLR adalah camera yang kuat. Karena di dalamnya memiliki sirkuit dan motor yang sama pada bagian lensa dan bodi camera. Dipaksakan bekerja akan rusak juga.
    • 100% membersihkan kotoran sensor dengan teknik diatas, tentu tidak. Kita hanya mampu membersihkan kotoran yang besar yang menganggu hasil foto. Kotoran lebih kecil tidak masalah. Total bersih, ada di tempat servis camera

    support.nikonusa.com/app/answers/detail/a_id/539/~/how-do-i-clean-the-camera-lens?
    Low pass filter di sensor dibuat oleh pabrikan camera agar sensor dapat menangkap gambar lebih baik dan menghindari efek moire. Tetapi apakah masih dibutuhkan. Camera modern tidak membutuhkan low pass filter, karena dapat menurunkan kualitas gambar

    Seorang fotografer hanya belajar dalam 2 tahun. Memperlihatkan perbedaan foto amatir dan foto profesional. Philips membandingkan dua gambar ditempat sama dari karyanya sendiri, dan  foto setelah 2 tahun belajar. Tekniknya pencahayaan dan perpektif gambar hal penting dalam fotografi

    Khusus bagi penguna camera dSLR, untuk mengabadikan foto dengan Burst Mode. Camera terus mengambil puluhan foto untuk sebuah objek. Kecepatan camera membedakan antara camera kelas pemula dan profesional. Khususnya untuk foto olahraga, aksi dan lainnya yang membutuhkan camera mengambil foto sebanyak munkgin



    Pabrik lensa tidak banyak, salah satunya Nikon yang mampu membuat lensa. Sebuah video menceritakan teknologi lensa Ed Nano Crystal. Menceritakan produksi lensa Nikon yang khusus dirancang untuk optic film. Video terbaru menceritakan divisi Hikariyang membuat lensa untuk Nikon

    Dari produk lensa, hanya Canon yang menawarkan lensa di seri L dengan warna putih.  Apakah terkait dengan cara marketing atau estetika agar lensa terlihat lebih baik. Canon memiliki alasan khusus, dan bukan marketing atau nilai estetika pada lensa

    Memiliki camera kadang ribet, kalau urusah kebersihan. Karena bagian dalam camera harus di jaga tetap bersih, tetap saja ada debu yang masuk sampai membuat bercak di gambar foto. Satu alat ini adalah vacuum cleaner dengan bentuk seperti lensa, akan menarik semua debu dari dalam camera.

    Berapa biaya service di Nikon Service Center dengan garansi resmi. Biayanya cukup terjangkau, karena camera perlu masuk service setelah 2 tahun dipakai. Lama service camera hanya 3 hari di Nikon Service Center.



    Apa kata penting tentang fotographer. Lensa atau bodi camera, pastinya lensa. Bodi camera akan usang dalam 3-5 tahun. Apakah lensa kit yang diberikan ketika membeli camera DSLR kurang berkualitas, karena harganya memang murah.

    Satu video memberikan pelajaran tentang lensa Nikon atau Nikkor. Dampak dari pelapis Fluorine di lensa, dan seberapa efektif lapisan fluor di lensa mereka. Permukaan lensa lebih terlindung dari air dan noda.

    Dunia fotografi terkadang banyak marketing, lensa murah dibuat dari plastik katanya tidak sebaik lensa mahal dengan bodi metal. Kata marketingnya, lensa tahan cuaca atau kualitas konstruksi untuk profesional. Apa benar seperti itu.

    Membeli camera dengan lensa kit, atau langsung naik kelas ke tele zoom. Ada yang mengatakan sebaiknya belajar dari Kit lens, tapi menurut JP Morgan langsung membeli lensa sesuai kebutuhan.

    Tripod camera Induro 75mm Hi-Hat - LFB75 sebuah alat untuk dudukan camera kecil. Memiliki berat 1.5kg dan dapat menahan beban camera sampai 70kg. Bahan mengunakan aluminium, tetapi bentuknya yang kecil dan mudah dibawah.

    Ada yang mengatakan 100, tetapi hidup sampai 200. Ada yang menyebut 100 tapi sudah blep di 50 ribuan sudah ngaco. Melihat berapa kali shutter sudah dibuka di camera untuk jumlah total jepretan camera. Coba hitung berapa banyak camera anda membuat foto.


    No popular articles found.