Alien tingkat 3 belum terlihat manusia baru tingkat 0.7


Kategori : Science | Date : 20 January 2019
Pendapat Alien apakah mereka baik atau lebih berbahaya dari Manusia
Ada beberapa pendapat tentang teknologi Alien. Seandainya manusia bertemu dengan alien.
  • Apakah mereka memang baik
  • Apakah mereka berbahaya bagi mahluk lain
  • Atau jangan jangan manusia yang tidak layak bertemu mereka.

Pendapat Avi Loeb astrofisika Harvard

November 2018 Loeb dihubungi oleh media. Dengan pertanyaan Apakah anda percaya bahwa kecerdasaran luar angkasa ada.
Beberapa hari sebelumnya Loeb menerbikan makalah penelitian baru dalam jurnal astrofisika.
Tapi Loeb membahas topik secara hitoris sangat menarik yaitu Alien.

Meteor Oumuamua menjadi objek antar bintang yang bukan berasal dari Bumi. Melakukan perjalanan dalam waktu miliaran tahun. Melewati beberapa bintang lain, yang mungkin tidak terhitung jumlahnya sampai akhirnya meteor berbentuk cerutu tersebut lewat di bintang tata surya.

Loeb membuat penjelasan berbeda. Oumuamua bisa saja sebuah wahana yang sengaja dikirim ke tata surya oleh peradaban alien.
Pendapat Loeb didengar karena dia memiliki pengalaman dalam 2 dekade, dan di hormati dibidangnya. Dan dia seorang ketua departemen astronomi Harvard.

Pendapat tersebut menjadi lebih aneh. Desember 2017, teleskop radio Green Bank di Virginia Barat. Salah satu observasi radio paling kuat di dunia mencari Oumuamua. Dan mendengarkan adanya trasmisi radio yang samar.

Loeb ketika di wawancara oleh NYT mengatakan, Sangat mungkin itu dibuat oleh peradaban tinggi. Alasannya, asteroid tersebut tidak identik dengan hal yang kita lihat di tata surya. Loeb mengatakan Oumuamua adalah bukti. Dalam pandangannya, akselerasi asteroid tersebut merupakan teknik buatan, karena mengambil energi matahari untuk dorongan ekstra.
Loeb mengenal dengan teknologi angin matahari seperti Lighsail. Proyek bernilai jutaan dollar untuk pengembangan teknologi seperti itu.
Dimana sebuah pesawat dapat melaju dengan bantuan daya dorong bintang.

Pendapat Jason Wright

Awal tahun 2016 tim astronom Jason Wright dari universitas Pennsylvania melaporkan telah mempelajari 100.000 galaksi mengunakan teleskop Infrared Survey Explorer atau disingkat WISE.

Dia mencari tanda tanda apakah ada alien selain mahluk hidup diluar manusia.



Tim Jason Wright mencari tanda tanda peradaban tipe III, dimana mahluk hidup mampu memanfaatkan energi setingkat galaksi. Peradaban tingkat ini dikatakan sangat canggih, mampu menjelajah antar bintang di dalam galaksi dan memanfaatkan energi yang ada di sekitar alam semesta. Energi yang dimanfaatkan mahluk alien seperti ini tidak bisa dihancurkan, tetapi terpancar dalam emeisi panjang gelombang inframerah. Mirip seperti kinerja computer yang memancarkan panas dan tidak dapat kita lihat.

Tim Wright mengidentifikasi 93 sumber yang memperlihatkan emisi dari infra merah, baik dalam warna dan radiasi panas. Tapi hanya mendapatkan emisi dari bintang atau peradaban dari alam sendiri. Bukan disebabkan aktivitas mahluk hidup seperti alien

Bagaimana perkiraan mereka untuk menemukan alien.Menurut Wright berpendapat, mungkin mahluk hidup yang sangat canggih memang ada atau kemungkinan mereka tidak ada.(Jawaban yang klise)
Mungkin saja peradaban tingkat 3 memang belum ada di alam semesta ini. Artinya manusia masih aman dan bisa tidur nyenyak. Mahluk alien dengan peradaban canggih baru mencapai tingkat 2 dan  manusia di bumi tidak mendapat serangan atau mendapatkan invasi ke mahluk lain. Setidaknya mereka belum mampu menjelajah dan mencapai planet bumi

Tetapi ada hal lain yang tidak dikesampingkan. Bila alien yang sudah canggih dan mencapai kecerdasan tingkat 3, ternyata mereka tidak terlihat. Mungkin mereka mengunakan teknologi berbeda. Misal mereka mampu meredam panas dan teknologi mereka lalu tidak terlihat oleh peralatan manusia dan mahluk lainnya saat ini.

Dengan kata lain kegiatan mereka tidak dapat diamati dengan penglihatan teknologi konvensional, seperti mencari jejak panas inframerah atau sekedar melihat dengan teleskop. Kata sederhananya, mereka sudah hemat energi dan mengeluarkan limbah panas jauh lebih sedikit, yang mungkin diluar pemahaman ilmu fisika kita. Bahkan meredam semua emisi yang dihasilkan, dan mereka bisa menyembunyikan semua kegiatan mereka xeminimal mungkin agar tidak terlihat (diketahui). Berbeda dengan manusia di Bumi, semua kehidupan memancarkan radiasi, dari lampu kota, radio, satelit, siaran TV, gas buang pesawat dan lainnya.

Seandainya alien dengan kecerdasan tingkat 3 tidak ada. Bagaimana dengan kecerdasan tingkat 2.
Pada tingkat ini , mahluk alien sudah mampu memanfaatkan energi dari bintang. Mahluk seperti ini mungkin lebih umum untuk ditemukan dibanding alien tingkat 3 yang jauh lebih canggih. Sayangnya melihat kehidupan alien tingkat 2 juga belum terlihat.

Bagaimana dengan manusia bila dibandingkan dengan kecerdasan alien oleh mahluk lain. Ini yang menyedikan pada pernyataannya : kecerdasaran manusia baru di tingkat 0,7 dalam pemanfaatan energi. Alias terlalu boros mengunakan energi untuk hal yang tidak perlu, dan tidak mencadangkan energi di masa depan.

Pendapat Profesor Stephen Hawking

Alien cerdas mungkin bisa menghancurkan manusia, tapi kita lihat dahulu penyebabnya. Sejak tahun 2010, Hawking berbicara secara terbuka tentang kecemasannya dengan alien yang canggih. Hawking ikut dalam proyek Breakthrough Listen dimana Hawking menjadi anggota. Proyek tersebut bertujuan mendengar dan menditeksi adanya sinyal dari Alien dari luar angkasa.

Tapi Hawking meminta ilmuwan tidak memancarkan sinyal  ke mereka (bila ditemukan tanda tanda kehidupan)
Alien yang mendengar bisa saja hidup secara nomaden / berpindah pindah, menaklukan dan mengkolonisasi planet apapun yang bisa mereka capai untuk bangsanya.
Sangat masuk akal bila mereka melakukan ekploitasi ke planet baru. Lalu membangun ruang gerak mereka, alien dapat berpindah pindah untuk mencari sumber daya kehidupan mereka. Siapa yang tahu, dan apa yang menjadi batasannya. Bila mereka melihat Bumi yang indah, lalu semuanya diambil untuk mendukung kehidupan mereka. Manusia yang sangat rendah di mata mereka akan dianggap seperti hewan primitif.

Lihat saja moral manusia. Ketika Colombus datang ke benua Amerika, apakah mereka membawa damai. Kenyataannya tidak, bangsa Eropa datang menjajah dan membuat budak manusia ke manusia.
Sekarang antara negara yang lebih kuat menguasai negara lain. Perbatasan menjadi sengketa antar negara. Bahkan negara yang miskin saja bisa melakukan penghapusan etnis dari bangsa mereka sendiri. Coba kita pikirkan keburukan manusia dengan manusia.
Sampai hari ini saja masih terjadi, karena buruknya sifat manusia ingin menguasai manusia lain. Dari perbudakan pekerja, dan ... lainnya. Apakah alien bisa berpikir seperti manusia, tentu saja bisa. Bahkan mereka sangat kuat untuk mengusai seluruhnya.
Ketika miliaran tahun lalu, bumi masih damai. Dan hanya bakteri seperti amuba atau parameciu bersel tunggal dan beberapa jenis lainnya saja yang hidup. Sekarang kita lihat dampak dari manusia.

Otak manusia 3x lebih besar dibanding kerabat dekat. Simpanse, memiliki sifat membuat koloni untuk menghadapi atau menguasai koloni lain. Sementara manusia masih memiliki otak yang jauh dari damai (setidaknya sampai hari ini). Bagaimana dengan otak alien, apa mereka datang dengan damai, itu yang di khawatirkan peneliti. Bisa saja mahluk lain lebih agresif dibanding manusia. Datang, musnahkan seluruh isi planet dan merampas apa yang mereka inginkan dan pergi. Tujuannya mempertahankan koloni, dan semua mahluk harus dimusnakan. Manusia dianggap seperti mahluk primitif yang kerjanya memerangi mahluknya sendiri akan dianggap mahluk jaman batu di mata mereka. Atau mereka melihat manusia hanya kumpulan bakteri di sebuah planet.

Manusia tidak tahu apa apa tentang alien, tapi mereka mungkin sangat mengenal manusia. Jika mereka melihat sejarah manusia, dan manusia saat ini hanyalah mahluk kurang cerdas di mata mereka. Dan dari sudut pandang mereka yang sangat canggih, melihat manusia hanya kelompok bakteri yang menganggu isi alam semesta dan suatu hari nanti akan menimbulkan bencana di antara bangsa lain di masa depan.
Pastinya alien akan melihat roket buatan manusia seperti benda di jaman batu mereka, dan alien melihat manusia suatu hari akan maju dan sifatnya dari ribuan tahun lalu tidak berubah untuk menguasai apapun.
Tentu pantas bila mereka musnahkan mahluk lain yang dianggap kurang beradab, sebelum teknologi lebih maju dan menyerang balik mereka. Yang mungkin saja sudah mereka lakukan kepada mahluk lain yang tidak pernah mencintai kedamaian.

Hawking menyarankan sebaiknya manusia tidak mengirim pesan ke mereka sebelum manusia mampu menguasai teknologi seperti alien. Lebih baik mendengar mereka itu memang ada.

Astrofisikawan Martin Rees mementahkan pendapat Hawking.

Alien mungkin sudah melihat kita ada disini. CEO Cosmos Studios Ann Druyan mengatakan hal berbeda. Seharusnya peradaban manusia menjauhi kekerasan. Demikian juga mahluk alien yang sudah melihat lebih jauh. Mereka akan merasakan kehidupan dalam satu kosmos, dimana dapat menghargai kehidupan mahluk lain dan menganggap manusia sebagai bangsa primitif tapi cinta damai.
Sedangkan Direktur SETI Jill Tarter juga berpendapat yang sama dan bertentangan dengan kekhawatiran dengan pendapat Prof. Hawking

Menjadi pertanyaan kita apakah begitu canggihnya teknologi alien
Dari beberapa clip video dibawah ini. Mungkin kita bertanya, mungkin mereka sudah ada disini. Bagaimana mereka memiliki peralatan yang terbang begitu cepat, entah potongan video dibawah ini adalah mungkin salah satu kecanggihan dari alien atau mungkin kesalahan dari presepsi kita. Bila video ini benar, bisa dibayangkan sedemikian majunya teknologi alien. Bahkan kita tidak bisa melihat mereka.





Beberapa saksi mata yang melihat UFO

Pilot Andy Danzinger adalah mantan pilot pesawat Presiden Barrak Obama ketika kampanye presiden 2008. Dia sempat diwawancarai oleh FoxNews dan mengungkap pengalamannya dalam dunia penerbangan.
Tahun 1989 menceritakan telah melihat UFO, tapi baru bercerita dengan jelas di tahun 2015.
Mengapa akhirnya baru kemarin dia mengungkap tentang UFO ?.

Alasannya seorang pilot yang memulai karier dan berusia 28 tahun. Dia baru bekerja di sebuah perusahaan penerbangan. Pilot menceritakan UFO ke media adalah hal yang lucu di awal karirnya.

Seperti cerita video diatas, Andy menceritakan dia membawa pesawat dari kota Kansas ke Iowa, langit bersih di kota Kansas dengan membawa pesawat ukuran kecil. Dia melihat sebuah disk di belakang awan, yang awalnya dikira bulan. Andy baru menyadarai bila bulan bukan disana tapi ada di sisi lain (membelakangi pesawat). Ukuran disk sangat besar, apakah UFO tersebut mengikuti. Tidak, Andy mengatakan UFO itu seperti meledek ketika pesawat mendekati landasan di kota Waterloo, dan akhirnya wujud UFO berubah berwarna merah. Andy telah meninggal di usia 61 tahun 2015

Paul Hellyer mantan menteri pertahanan Kanada di wawancarai kantor berita Rusia RT.com. Tahun 2005 menjadi berita utama publik, karena dia percaya keberadaan UFO. Di konferensi Toronto dia mengatakan telah melihat UFO.

Cerita menarik dari perang intergalaktik yang disiapkan George W Bush, dan mengijinkan militer Amerika membangun pangkalan pertahanan di bulan. Tujuannya untuk melacak UFO dan melihat siapa yang datang ke bumi lalu dihancurkan.

Tahun 2007, masyarakat kota Ottawa melaporkan bahwa Hellyer menuntut pemerintah dunia mengungkap teknologi alien yang digunakan untuk memecahkan masalah perubahan iklim.
Saya (Hellyer) melihat (alien) memiliki teknologi yang mungkin bisa digunakan dan tidak merusak iklim dunia dengan energi bersih mereka.

Tahun 2014, Hellyer melanjutkan ceritanya, mengatakan tentang bukti sejarah penampakan UFO. Setidaknya ada 4 spesies alien lebih telah mengunjungi bumi. Mereka hadir disini seribu tahun lalu. Dan mereka datang dari sistem bintang berbeda. Sepertinya mereka khawatir dengan bom nuklir di bumi, dan koloni alien adalah koloni damai yang merasa cemas dengan ulah manusia. Alien melihat manusia bukan penjaga planet yang baik di Bumi ???
Kenapa alien tidak dijatuhkan. Satu kata oleh Paul Hellyer, "bila satu UFO jatuh oleh kita, itu sama perang intergalaktika bagi manusia". Yang dimaksud, manusia memang akan dihabiskan oleh alien, karena menganggu kedatangan mereka ke Bumi.

Alien mungkin bersembunyi agar tidak terlihat

Pendapat Profesor David Kipping dan Aley Teachey memberi pendapat lebih menarik. Alien yang cerdas mungkin menyembunyikan keberadaan mereka. Walau teknologi teleskop manusia bisa melihat planet yang sedang transit di depan matahari. Dan memperkirakan adanya kemampuan sebuah planet untuk manusia bisa tinggal. Mungkin suatu hari bila teknologi ruang angkasa lebih maju, maka kita bisa pergi kesana.
Tapi kedua astronom tersebut mengatakan pandangan berbeda. Alien mungkin memilih hidup tenang di planet mereka, dan menyembunyikan planet mereka agar tidak terlihat oleh mahluk lain.

Sama seperti pendapat profesor Stephen Hawking, manusia seharusnya takut bertemu dengan Alien. Karena mereka bisa datang, menghancurkan bumi dan mengambil keuntungan dari semua sumber daya yang ada. Sama saja ketika invasi bangsa Eropa ke Amerika. Mereka datang tidak jinak, tapi menyingkirkan penduduk asli.

Bagaimana Alien bersembunyi, disebut sangat mudah. Kita dapat membuat dengan kekuatan cahaya laser 30MW yang dipancarkan selama 10 jam sekali untuk menghilangkan cahaya tranmisi ke alam semesta. Setidaknya cahaya yang tampak membuat planet Bumi samar seperti cahaya bintang. Energi dapat diambil setara energi dari stasiun ruang angkasa selama setahun. Lalu dibentangkan dengan sistem array dengan total daya 250MW.
Ini adalah teknologi cloaking atau menghilangkan planet. Dengan membuat cahaya buatan, dan planet mereka menjadi samar serta sulit terlihat dengan teleskop mahluk lain. Manusia mungkin tidak bisa melihat planet mereka, karena cahaya seperti laser membuat planet mereka akan disamarkan di balik cahaya bintang mereka
Bila manusia bisa memikirkan teknik menghilangkan Bumi agar tidak dilihat dengan membuat tirai planet dari cahaya buatan. Merekapun bisa berpikir yang sama dengan menghilangkan planet mereka agar tidak terlihat kita.
Bagaimana dengan manusia. Memilih menampakan planet kita agar terlihat dengan alien atau lebih memilih untuk menghilang.
Kedua ilmuwan memberi saran, sebaiknya tim pencari alien / SETI memodifikasi sinyal transit. Karena alien jauh lebih cerdas, dan teknologi astronom saat ini mungkin tidak bisa melihat keberadaan mereka.

Pendapat ilmuan China

China saat ini sudah memiliki teleskop radio FAST terbesar di dunia, dan beroperasi penuh tahun 2016. Tapi beberapa pendapat ilmuwan China yang menyatakan alam semesta ini seperti perburuan.

Mao Shude direktor astrofisika dari Beijing Universitas Tsinghua. Memberikan pendapat, bahayanya bila manusia mencoba mencari peradaban diluar bumi yang canggih. Mereka yakin kehidupan alien memang ada, dan planet bumi bukan hal yang unik. Karena di galaksi Bima Sakti dimana kita tinggal, memiliki miliar bintang, termasuk banyaknya sistem tata surya seperti kita atau mirip seperti kita.
Dan diluar galaksi kita masih ada jutaan galaksi lain. Bila Bumi disebut unik sebenarnya tidak, karena bisa saja banyak bumi lain dengan kerumunan kehidupan.

Mao mengatakan, kehidupan primitif cenderung sangat banyak, tapi kehidupan cerdas mungkin jarang.

Astronom China akan mengunakan teleskop raksasa Fast untuk mencari Biomarker atau jejak bekas kehidupan. Dengan menganalisa spektrum planet yang jauh dan menditeksi biomarker kehidupan. Tanda yang dicari seperti molekul oksigen. Misalnya oksigen pernah ada di planet Mars, karena disana terlihat batuan yang teroksidasi.
Dalam 10 tahun terakhir saja, astronom sudah menemukan 3000 exoplanet (planet lain ) diluar planet tata surya kita. Dari ukuran planet gas raksasa, sampai ukuran planet berbatu yang sangat besar. Dan beberapa puluh planet diperkirakan mirip ukurannya seperti Bumi dan bisa saja memiliki air. Terakhir dimulai teknologi pencarian planet dengan teleskop Tess



Pendapat astronom dan para ahli lainnya.

  • Li Di mengatakan banyak sinyal dari ruang angkasa terditeksi, tapi tidak diketahui dari mana asal sinyal tersebut. Selama 50 tahun, tidak terlihat alien itu ada. Apakah kita mengunakan metode yang "salah"
  • Jin Hairong wakil Beijing Planetarium mengatakan Bumi memiliki permukaan tanah dan lautan. Mungkin disana akan berbeda sama sekali dibanding Bumi.
  • Liu Cixin seorang penulis fiksi ilmiah China mendapatkan penghargaan Hugo untuk novel The Three Body Problem. Mengasumsikan alien bisa berkomunikasi dengan panjang gelombang. Tapi peradaban mereka benar benar canggih, mungkin jauh lebih maju misalnya memanfaatkan teknik gelombang gravitasi.
  • Mao Shude percaya banyak metode yang dapat dicoba. Ketika mencari jawaban tentang asal usul kehidupan. Akhirnya mendapatkan jawaban buntu yaitu Bumi sebagai contoh. Bila kita menemukan lebih banyak contoh maka lebih mudah mencari jawaban. Ketika para ilmuwan mencari planet diluar tata surya, mereka membayangkan harus menunggu setahun (seperti orbit Bumi), ternyata sebuah planet dapat muncul dengan orbit 4 hari di depan sebuah bintang. Jangankan mengambil contoh dari tata surya kita, malah mempersempit pemikiran para ilmuwan. Mao masih bertanya kepada dirinya sendiri, bila ada kehidupan bagaimana para alien bisa menyebar di alam semesta dan mereka ternyata terdistribusi merata dalam satu ruang atau berkerumun.
  • Liu Cixin mengambarkan alam semesta adalah sebuah hutan, dimana ada sebuah peradaban sebagai pemburu tersembunyi. Mereka yang terkena akan hilang
  • Han Song seorang penulis fiksi ilmiah mengatakan alien memiliki pemikiran seperti manusia, mereka kesepian dan mereka mencoba mencari peradaban lain dan semua ingin membuktikan bahwa mereka juga tidak sendirian. Bila manusia bisa bertemu dan dibantu, membuat peradaban manusia jauh lebih maju dari sekarang.

Peneliti fisikawan Adler Planetarium Lacianne Walkowicz

Walkowicz seorang fisikawan dari proyek Kepler Mission mengatakan. Bila peradaban alien memang canggih diluar sana. Akankah mereka ramah dengan peradaban lain atau merusak kita. Katanya mungkin mereka dapat menjadi bencana bagi manusia. Bila kita mengirim pesan ke seluruh alam semesta, untuk mendapatkan perhatian dari mahluk cerdas. Belum tentu kita mendapatkan yang terbaik dengan kepentingan mereka.
Walkowicz mempelajari aktivitas magnetik bintang dan pengaruhnya terhadap kelayakhunian sebuah planet. Dia menyebutkan, galaksi kita dibanjiri dengan planet. Setiap bintang yang kita lihat mungkin saja ada kehidupan disana atau ada dunia lain.  Pada umumnya planet seukuran bumi yang mengoda, apakah disana tinggal mahluk cerdas.

Peneliti Harvard

Kelompok astronom Harvard membuat proposal mengapa Alien belum tampak. Mungkin manusia berkembang terlalu dini, sekarang kita harus menunggu kehidupan lain lahir. Mungkin kita lahir lebih dahulu dan yang lainnya dalam perjalanan (evolusi)

Alasannya, dengan menghitung waktu probabilitas kemungkinan hidup. Mereka meneliti 30 juta tahun setelah terjadi Big Bang. Kehidupan yang ramah dapat terjadi, tapi baru tampak dalam 10 triliun tahun usia alam semesta. Jika ditanya kapan kehidupan muncul, kita mengatakan saat inilah kata penulis Avi Loeb. Tapi menemukan kemungkinan lain, kesempatan kehidupan lebih tinggi masih jauh di depan.

Bintang katai merah atau Red Dwarf sebagai bintang lebih dingin

Kehidupan sebuah mahluk tergantung dari bintang, Diperkirakan kehidupan lahir dari bintang katai merah / Red Dwarf / bintang kerdil. Dan usia bintang tipe ini di semesta nantinya akan tetap bersinar lebih lama, setidaknya sampai semua bintang padam. Seandainya kehidupan disana lahir, usianya akan sangat lama berkembang dan bintang disana memiliki usia sangat panjang dibanding matahari kita. Mungkin di masa mendatang akan lebih banyak kehidupan dari sekarang, karena alien baru lahir setelah jutaan tahun dari sekarang. Tapi pendapat tersebut dipertanyakan.

Bila tata surya memiliki bintang dengan ukuran 4x lebih besar dari matahari, mungkin mereka tidak akan pernah hadir. Karena mereka akan dihancurkan sendiri oleh bintangnya. Sama saja seperti planet Bumi, bila matahari berukuran 4x lebih besar. Mungkin manusia tidak pernah hadir.
Bila tata surya kita memiliki memiliki sebuah bintang dengan ukuran matahari, yang lahir adalah kita "manusia". Tetapi kita lahir prematur atau lebih dahulu sebelum mahluk lain ada. Tata surya sudah berusia 4,5 miliar tahun (ketika dimulainya pembentukan planet dan matahari). Sedangkan alam semesta ini sudah berusia 13,8 miliar tahun jadi sangat jauh perbedaan usia alam semesta dengan bumi.

Bila tata surya memiliki matahari dengan ukuran lebih kecil, mungkin kehidupan lain di masa mendatang akan hadir lebih banyak dari bintang yang tidak panas seperti matahari. Kehidupan manusia mungkin tidak terjadi saat ini, tapi nanti.
Karena memiliki tingkat keberhasilan mahluk hidup muncul 1000x lebih besar di masa mendatang. Tapi kemungkinan lain, bintang berukuran kecil mungkin lebih berbahaya dan kehidupan disana datang sangat terlambat, bahkan kemungkinan mahluk hidup tidak akan hadir selamanya. Karena bintang berukuran kecil memiliki  radiasi kilatan atau Flare bintang dapat menghapus lapisan atmosfer planet termasuk munculnya kehidupan.

Penelitian dari 4000 exoplanet yang berpotensi munculnya mahluk hidup. Hanya 20 planet saja yang terlihat mirip dengan bumi. Ini menarik, karena membuat kita berpikir bahwa tempat lain mungkin memiliki kesempatan 0 untuk munculnya kehidupan.

Pendapat Alien sudah punah atau baru muncul nanti.

Usia alam semesta sudah berusia 13,8 miliar tahun, tentu dalam pengamatan para ilmuan di Bumi. Jika ada 1000 peradaban di galaksi kita sendiri, jika mereka sudah hadir dan pintar lebih dahulu seperti puluhan atau ratusan ribu tahun lalu tetapi mereka gagal keluar dari planet mereka. Mungkin semuanya sudah punah sebelum manusia hadir, karena mereka gagal mengunakan teknologi dan mereka akhirnya harus tetap di planet mereka sendiri sampai planet mereka hancur.

Woodruff Sullivan dari universitas Washington mengatakan kabar tersebut berdasarkan data teleskop Kepler.
Mahluk lain yang sudah ada, tapi tidak berkembang lalu punah sebelum kita hadir. Kita (manusia) memiliki banyak kesempatan untuk mencari peradaban, atau setidaknya mereka "alien" harus bertahan lebih lama dari usia hidup manusia sekarang. Seandainya manusia gagal mengunakan teknologi untuk kemajuan manusia sendiri, tentu manusia akhirnya punah lebih dahulu sebelum alien lahir.

Teleskop manusia melihat alien mungkin primitif bagi teknologi
alien

Frank, profesor fisika dan astronomi di University of Rochester.
Sekarang kita melihat bintang dan 1/5 di setiap bintang memiliki planet di zona layak huni. Manusia modern sudah hadir 10 ribu tahun, tapi apakah alien bisa bertahan selama itu atau lebih lama lagi.
Frank memberikan rumus probabilitas. 1 planet Bumi dari 10 miliar trilun planet di alam semesta, probabilitas angkanya sangat besar. Jadi kesempatan mahluk lain hidup jelas ada di depan kita.
Seandainya mereka ada, dan berada di jarak 20 ribu tahun cahaya dari Bumi, bagaimana kita berkomunikasi dengan mereka mengunakan teknologi kita.
Bila manusia mengirim sinyal radio secara acak. Komunikasi satu kali saja memakan waktu 40.000 tahun.

Kita mengatakan halo dengan gelombang radio, dan pesan sampai disana setelah 20 ribu tahun nanti. Seandainya mereka menangkap dan menjawabnya. Pesan baru sampai ke Bumi 40.000 tahun nanti. Yang artinya, mungkin diterima oleh ilmuwan kita yang hidup di tahun 40000 setelah pertama kita mengirim kata Halo

Pendapat Arthur C. Clarke manusia terlalu primitif melihat mereka
Mantan ahli astronom Inggris fisikawan Lord Martin Rees percaya dengan alien. Pendapatnya daripada mendengar sinyal dan cahaya mereka, mungkin mereka mengunakan teknologi lebih cepat dan canggih. Misalnya neutrino atau gelombang radiasi dari struktur ruang waktu. Atau mengunakan komunikasi seperti kita tapi kita tidak memahami.
Arthur berpendapat, kita tidak melihat bukti apapun dengan mahluk pintar di luar Bumi. Mungkin teknologi kita ditertawakan karena terlalu primitif. Manusia seperti orang liar hutan mendengar denyut, sementara orang modern sudah berbicara dengan kata kata.

Pendapat Lord Rees
Rees ahli kosmologi dari Royal Society Inggris. Mereka "alien" bisa menatap wajah kita, tapi kita tidak mengenal mereka. Karena kita mencari terlalu banyak. Di ibaratkan manusia adalah primitif dibanding teknologi alien, seperti simpanse tidak mengerti teori kuantum, jadi realitas yang diluar sudah diluar kapasitas otak kita.

Pendapat Paul Davies
Davies menunjukan teknologi canggih alien, dimana materi yang tidak mungkin dibuat oleh kita. Memiliki batasan yang tidak terdefinisikan. Apakah dinamika untuk skala ruang dan waktu, atau sebaliknya. Lihat saja 500 tahun lalu, teknologi elektron belum hadir. Smartphone baru muncul 10 tahun lalu, dan teknologi satelit GPS baru hadir 20 tahun lalu. Kita harus terbuka bila alien bila mereka memiliki 1 miliar tahun lebih maju, mungkin kecerdasaran mereka jauh lebih pintar dari manusia. Teknologi alien dengan kita, seperti kita seperti kita melihat kecerdasan simpanse

Pendapat Milan Corkovic
Dia dari observasi astronomi Belgrade. Mengatakan hal sederhana, usia rata rata planet di daerah terrestrial galaksi Bima Sakti sekitar 1,8 miliar tahun. Dan ada yang lebih tua dari usia kehidupan di Bumi. Berarti usia rata rata peradaban teknologi lain harus lebih besar dari peradaban manusia

Anggap saja UFO dan Alien memang ada. Mungkin cerita manusia kuno dengan tanda tanda alien di candi atau tempat bersejarah sudah tertulis nama dan keberadaan mereka. Seperti bangsa Inca dan Mesir kuno, mungkin sudah berhubungan dengan alien. Lalu mengapa kita harus bertanya, apakah mereka berbahaya. Sebaliknya, kita yang berbahaya bagi mereka.

Mereka melihat manusia sebagai koloni simpanse sampai saat ini. Yang saling bertarung untuk mendapatkan makanan dan mempertahankan koloninya. Di mata Alien yang sangat cerdas dan damai. Mereka mungkin telah mengawasi ulah manusia ribuan tahun dari ruang angkasa. Dan melihat apakah manusia akan berhenti berperang lalu damai bersatu. Atau terus saja saling menghancurkan terlebih dahulu, dan baru menyadari sampai lahirnya manusia baru yang baik. Bila manusia masih seperti ini, mereka mungkin menunggu sampai manusia berdamai dan membangun planet Bumi. Mungkin disanalah mereka mau menampakan dirinya.

Adam Frank tim peneliti astrofisika universitas Rochester

Frank melihat dari sisi berbeda. Manusia dapat melihat planet lain di luar tatasurya. Penemuan planet terkait dengan astrobiologis planet. Biosfer planet, ukuran planet dan dibagi dalam 5 kelas. Kelas paling bawah dimana sebuah planet mati dan tidak dapat ditinggali mahluk hidup, dan planet yang paling ideal sampai melahirkan kecerdasan luar biasa dimana penguni planet dapat menyelesaikan masalah.
Planet dapat diatur oleh penguninya sendiri. Manusia misalnya, melakukan siklus biogeokimia nitrogen dan fosfor bumi yang dirubah secara radikal untuk pertanian dan pengunaan pupuk.

Frank mengatakan, kita sudah tahu banyak tentang planet kita bekerja dan bagaimana Bumi merespon input dari kimia dan biologi sebuah peradaban. Hasil sepenuhnya dapat diprediksi. Namun semua peradapan dapat memanfaatkan energi dan mengunakannya. Setiap peradaban alien yang seperti kita juga mengalami masalah yang sama, dengan perubahan iklim ketika berkembang.
Kita seharusnya berada dalam kontek tersebut, tapi saat ini belum tahu caranya.
Seandainya alien memang sangat cerdas. Mungkin mereka berhasil dengan menguasai teknologi dan memilih tinggal di planet mereka serta menjaganya dengan baik.

Disitulah klasifikasi sebuah planet baru masuk. Frank memasukan semua unsur dari perubahan es, laaut, litosfer dan lingkungan. Semua saling terkait. Tanpa fiosfer, bumi tidak memiliki oksigen. Dan hari ini emisi gas rumah kaca sudah berlebihan sampai menganggu atmofer lebih jauh.

Disini Frank membagi tipe planet dalam beberapa kelas
Planet kelas 1, dunia dengan planet yang mirip planet Merkurius.
Planet kelas 2, dunia dengan atmofer tipis dan menghadapi gas rumah kaca. Seperti kondisi planet Mars tidak ada kehidupan.
Planet kelas 3, dunia dengan biosfer tipis dan mampu menghasilkan kehidupan paling dasar. Tidak ada planet seperti tipe ini di tata surya kita. Bumi dahulu, dan kita sudah melewati masa tersebut.
Planet kelas 4, dunia kita yang ada saat ini. biofer yang tebal didukung aktivitas fotosintentis termasuk kehidupan cerdas sangat mempengaruhi keadaan planet.
Planet kelas 5, sebuah dunia dengan peradaban yang selaras untuk hidup dan planet. Masih menjadi hipotesa, dimana peradaban di sebuah planet dapat memanen energi dengan baik dan tidak merugikan planetnya sendiri. Sampai akhirnya sebuah peradaban cerdas tidak membunuh dirinya sendiri.

Kehidupan planet dengan dukungan biosfer planet


Sebuah peradaban yang telah belajar memikirkan kelangsungan planet dan menemukan aturan sendiri. Mereka dapat memodifikasi aktivitasnya, sampai biofer planet. Sehingga usia planet dapat lebih panjang.

Avi Loeb astronom dari Harvard Smitsonian Astrofisika yang tidak terlibat dengan studi Frank mengatakan. Kerangka tersebut memiliki hubungan praktis untuk mengamati planet di masa depan. Serta mendorong kita melihat efek alami yang terjadi di Bumi. Teori ini lebih baik dibanding melihat alien, sementara kita tidak melihat kondisi planet sendiri. Dan membuka mata politisi untuk memperbaiki planet kita.
Ini cara menarik dimana bidang astronomi dapat dimanfaatkan dan membuka mata manusia sendiri.

Klasifiikasi Frank masih jauh dari sempurna. Karena masih banyak misteri dengan peradaban di luar Bumi.

Sinyal WOW pernah tertangkap radio teleskop mengunakan frekuensi Narrowband. Pada 15 Agustus 1977, Jerry R Ehman bekerja untuk proyek SETI di radio teleskop Big Ear milik universitas Ohio.3 pencarian di tahun berbeda, sinyal lenyap. Teori sinyal WoW dicoba untuk dibuktikan, walau butuh 2 tahun

Jumlah exoplanet berpotensi untuk dihuni di galaksi kita, jumlahnya miliaran planet di galaksi kita. Kita bertanya mengapa manusia belum melihat mereka. 2000 tahun cahaya akan berisi 100 juta bintang, termasuk satu manusia. Mereka mungkin ada, atau terlalu jauh, atau kita yang belum mampu melihat. Atau mereka berbeda dari kita



John Podesta mengungkap UFO itu memang ada. Sedangkan Boyd Bushman mantan ilmuwan senior di Lockheed Martin mengklaim alien memang ada di Bumi dan nyata. Tinggi mereka 1,5 meter, memiliki jari lebih panjang, usianya mencapai 230 tahun. Mereka mungkin sangat jauh lebih tua dari kita.

5 sinyal misterius dari ruang angkasa tertangkap teleksop radio dalam bentuk sinyal yang disebut Fast Radio Burst. Sejauh ini ada 11 sinyal radio yang pernah di rekam sebelumnya diterima oleh para astronomi. Akhirnya terjawab di tahun 2017

Nebula Orion yang berjarak 1344 tahun cahaya dan membentang 12 tahun cahaya. Dapat diabadikan untuk di foto dari Jakarta, ketika langit cerah. Benda ruang angkasa paling mudah di foto. Nasa membuat gambar 3D Ultra HD, menarik melihat Nebula Orion dari dekat

Frank Drake seorang pencipta formula persamaan Eponymouse untuk memprediksi probabilitas kemungkinan menemukan kehidupan d luar bumi dengan komunikasi. Pesan dari tranmisi yang ditangkap dari ruang angkasa adalah ide konyol, mahal. Manusia hanya mentolerir kecepatan 10% kecepatan cahaya.

Masih penampakan UFO tertangkap satelit SOHO. Memiliki 4 lengan seperti sedang mengambil energi dari matahari, terlihat ukurannya sangat besar. Bahkan tim antusias UFO menyebut, Nasa menutupi penampakan seperti ini.

Planet di galaksi Bima Sakti tidak pernah sama, baik urutan, ukuran dan bentuk bintang. Beberapa planet yang ditemukan, memiliki kondisi ekstrem dengan orbit berbentuk elips. Planet HD80606b memliki suhu 500 deg.C tapi naik ke 1000 deg.C dalam hitungan 6 jam.



Sebuah video tentang Accelerating Universe atau pembuktian apakah benda di alam semesta terus menjauh. Bila ada benda berada di ruang hampa seperti alam semesta ini, apakah semua akan diam ditempatnya. Dijawab semakin cepat menjauh dan terus bergerak semakin menjauh.

Tim pengumpul dta UFO memberi laporan jam berapa UFO melakukan penampakan. National UFO Reporting Centre sebuah badan non profit mengumpulkan puluhan ribu penampakan UFO di Amerika. Termasuk bentuk UFO yang dilihat oleh saksi mata.

Salah satu program mengirim pesan ke Alien adalah program Lone Signal. Mengirim pesan ke bintang Gliese 526. Bagaimana ilmuwan mengirim berita ke Alien, apakah dengan bicara biasa. Tentu saja mengunakan bahaya paling umum

John Greenewald disebut sebagai pengemar UFO atau tepatnya mengumpulkan data tentang UFO. Dia mengumpulkan data dari proyek Blue dari Amerika yang mencatat pesawat tidak dikenal.

Berita tentang UFO tertangkap di camera ISS oleh pengamat Toby. Bulan ini sebuah benda terlihat mengambang di ruang angkasa dan tertangkap camera stasiun ruang angkasa 15 Januari 2015. Di stasiun ISS terpasang camera Live yang menyiarkan langsung posisi Bumi dari ruang angkasa.

Pernah mendengar cerita planet X, planet yang tidak dikenal di tata surya kita sendiri. Mungkin planet ini memang ada, tapi jauh di kegelapan dan mungkin saja berada sangat jauh di luar planet Pluto. Tetapi jumlah planet tersebut tentunya tidak pasti, karena orbitnya begitu jauh, dan sulit diamati dari Bumi dengan teknologi yang ada

3 tahun lagi ada sebuah teleskop TESS untuk mencari planet kembaran bumi. Disusul 1 tahun kemudian teleskop James Webb. Update dari Dr Natalie tentang teknik pencarian kembaran bumi

Satu tayangan video, di duga 2 UFO sedang piknik ke bumi. Direkam selama 10 menit.



No popular articles found.