Jangan beli smartphone Android bermerek yang murah ini alasannya


Shortstory | 9 September 2015

Bila kita menanyakan merek smartphone Android yang baik, jawabannya tidak jauh dari Samsung, LG, Sony, HTC, LG dan lainnya.

Merek papan atas tersebut menawarkan smartphone Android kelas atas, seperti yang kita lihat di pasaran ditawarkan harga cukup mahal.

Tapi ada batasan dari nama besar produsen papan atas ketika anda ingin membeli smartphone kelas low end atau mid-range.

Sekarang semua produsen menawarkan model smartphone dari hardware model smartphone pemula sampai high end. Masalahnya, hampir setiap 3-6 bulan sekali, smartphone ditawarkan dengan  model baru.

Ketika melihat merek A, dipastikan produsen A tidak membuat satu model smartphone high end. Ada saja model lain ditawarkan lebih murah.

Dari smartphone kelas menengah sampai model murah dibuat dalam beberapa model. Ketika membeli produk Low End dari merek besar, sebaiknya membandingkan dengan merek lain dan bukan model dari merek papan atas.

Misalnya anda memilih smartphone Android Low End dengan alasan harga murah. Bila anda membeli merek terkenal, spesifikasi yang di dapat lebih rendah dibanding produk yang rata rata ditawarkan lebih murah.

Samsung J1 masuk smartphone budget, tapi datang dengan RAM 512MB. Bila memilih merek lain seperti Infinix Hot 2, harganya relatif sama maka anda mendapatkan smartphone dengan RAM 2GB.

Model top end pada tahun 2018, Seperti Xiaomi Poco F1, Oneplus 6T, Vivo Nex, Oppo FindX, Zenfone 5z mengunakan procesor Snadragon 845.
Tetapi harga dari beberapa model tersebut berbeda. Masing masing produk memiliki fitur dan keunggulan tersendiri.

Bukan spesifikasi yang rendah yang anda dapatkan. Smartphone kelas menengah seperti Xperia M4 Aqua memiliki internal storage 8GB. Tapi pembeli hanya mendapatkan 1,26GB space kosong, sisanya dipakai oleh produsen. Sisa storage harus dipindah dengan microSD.
Bila anda membeli smartphone dengan kebutuhan storage. Ada baiknya membeli smartphone dengan kapasitas storage cukup besar, seperti 64GB.

Bila mencari smartphone murah, atau kelas menengah. Beralihlah ke merek lain yang kurang ngetop di pasar global. Anda mungkin mendapatkan produk lebih baik, procesor lebih bagus. Atau alternatif membeli smartphone harga budget tapi ramai dibeli dan paling banyak terjual.

Pastikan procesor, RAM, internal memory yang memang disisakan untuk anda
Kualitas sensor camera, serta jaringan yang didukung sesuai kebutuhan anda. Anda harus mempertimbangkan apakah smartphone dengan camera selfie terbaik. Tapi teknologi camera memerlukan biaya dan anda perlu membayar lebih. Perbedaan resolusi sensor, kualitas sensor dan fitur software perlu dipertimbangkan



Terakhir purna jual dari merek yang tidak ngetop tersebut ikut dipertimbangkan. Membeli smartphone murah hari ini, 2 tahun kemudian tidak banyak baterai yang tersedia. Atau smartphone malah sudah bermasalah walau baru melewati waktu 1 tahun.
Setidaknya produsen dapat menawarkan baterai penganti yang dijual, setidaknya masih tersedia dalam 2-4 tahun mendatang.


Jangan beli smartphone Android bermerek yang murah

Tip memilih smartphone budget

Storage kapasitas terlalu kecil
Hindari memilih smartphone dengan storage kapasitas kecil. Karena storage 16GB adalah storage utama, sebagian kapasitas storage akan digunakan untuk OS, system Google dan bloatware produsen. Mungkin anda hanya mendapatkan separuh kapasitas internal memory atau sisa 8GB yang dapat digunakan.
Model smartphone di tahun 2018 banyak yang menawarkan storage diatas 32GB.

Hardware terlalu rendah
Khususnya bagian CPU dan GPU. Pabrikan chip menawarkan berbagai model procesor untuk smartphone.
Bila kita tidak jeli, produk yang mana yang seharusnya kita gunakan. Terlalu rendah spesifikasinya, mungkin smartphone kita akan terbebani dengan pengembangan aplikasi.
Melihat model procesor Snapdragon di seri 600 mungkin hanya berbeda satu angka, tapi kemampuan procesor berbeda. Satu model mengunakan core berbasis Arm Cortex 5x + 5x, tapi procesor dengan angka berbeda mengunakan Arm Cortex 5x + 7x. Performanya tentu berbeda.

Belajar mengenal tipe procesor smartphone sebelum membelii, lebih mudah bagi kita untuk menentukan model smartphone.
Produsen smartphone menganggap anda tidak tahu. Dan membuat beberapa model murah dan merilis varian dengan tipe procesor berbeda.
Nomor model procesor terlihat mirip, tetapi performa jauh berbeda.

Disain komponen smartphone
Sejak tahun 2018, tampil teknologi dual camera, triple camera bahkan quad apalah. Fitur tersebut mungkin dibutuhkan oleh penguna smartphone.
Atau tampilan layar notch dan notch water drop. Camera yang tampak seperti garis kecil diatas layar. Terlihat menjadi tren model smartphone baru.
Ukuran layar dengan tebal tipis dapat dipertimbangkan untuk memilih disain smartphone.
Dan ukuran resolusi layar smartphone, seperti HD+ atau FHD+.

RAM
Untuk penguna umum, dapat memilih 3GB bahkan 2GB. Asalkan tidak terlalu banyak mengunakan aplikasi, sudah terasa cukup.
Bila kedepan membutuhkan aplikasi cukup banyak seperti 2-3 aplikasi chatting, beberapa tipe browser, dan aplikasi lain yang harus stand-by setiap saat.
Pertimbangkan memilih kapasitas RAM lebih besar, setidaknya 4GB. Untuk permainan seperti Game dibutuhkan RAM, GPU dan CPU lebih baik.

OS Android
Saran, gunakan smartphone tipe Android One yang ditawarkan oleh produsen. Google menjamin memberi update untuk 2 kali pembaharuan OS.
Bila anda membeli smartphone tipe kelas menengah, pastikan produk yang dipasarkan cukup banyak.
Agar produsen rajin mengupgrade OS Android di masa mendatang lebih cepat.



Model ternama dan ramai digunakan menjadi alternatif yang baik
Semakin banyak sebuah model smartphone terjual. Semakin besar jumlah smartphone yang bernasib sama dalam 2-4 tahun kedepan.
Bila produsen tidak memberikan update OS lagi, disini ada kesempatan bagi pengembangan OS alternatif membantu menyediakan OS upgrade.

Bila jumlah smartphone cukup besar, modder akan membuat OS Android alternatif.
Dan memberikan OS gratis untuk di update oleh penguna smartphone.
Artinya kita dapat menguprade OS smartphone, walau mungkin saja hanya 1 atau 2 versi lebih tinggi dari sebelumnya.
Artinya juga, banyak penguna smartphone model yang bernasib sama tidak akan membuang smartphone. Karena ramai ramai dapat mengupgrade dari OS tidak resmi.

OS Android Alternatif
Sudah umum bagi penguna smartphone tidak mau membeli smartphone baru. Karena sudah cukup mengunakan smartphone lama.
Kedepan bila OS Android sudah tertinggal, mungkin masih mengunakan OS Android 6, pastikan model smartphone dari beberapa merek produsen yang baik.
Umumnya ada beberapa modder OS membuat alternatif atau update OS mengunakan OS Stock ROM dari Google.
Anda dapat mengugprade OS dari OS Modder seperti LineageOS yang banyak membuat OS bagi beberapa smartphone. Dan ada kesempatan smartphone anda untuk di update sendiri.

Baterai.
Setiap model smartphone memiliki disain baterai sendiri. Lepas dari suku cadang, seperti pengantian layar yang pecah karena terjatuh.
Baterai smartphone dalam 2-3 tahun pemakaian akan redup, alias drop.
Semakin banyak penjualan sebuah model smartphone, maka part baterai dipastikan masih tetap tersedia.
Pertimbangkan kapasitas baterai. Kapasitas baterai lebih besar membuat smartphone sedikit lebih berat dan tebal.
Nah disini anda sendiri yang mempertimbangkan. Kemampuan smartphone untuk stand-by selama 1 hari penuh atau lebih, atau sampai malam hari maka baterainya sudah habis.
Jadi dapat dipertimbangkan oleh kita sendiri, apakah kebutuhan komunikasi, internet yang intensif dan kebutuhan jaringan cepat seperti 4G. Karena jaringan 4G relatif lebih boros power.
Atau anda lebih banyak mengunakan smartphone untuk navigasi di kendaraan, tentu kapasitas baterai cukup penting.

Info dari Mobility

Berita terkait
OS Lineage berbasis Android memberikan OS untuk update.
Update LineageOS 17 Berbasis Android 10 Samsung S10 Exynos, Galaxy S4, HTC One, Moto Z1Asus ROG PhoneI II
Update LineageOS 16 berbasis Android Pie Moto G7, Zenfone Max Pro, Galaxy S III Neo, LeEco Le 2, Xperia Z3, Realme 3 Pro, Nubia Z17

Android Go versi OS Android ringan. Ukuran APK hanya 50%, 10% lebih cepat, tidak memakan storage besar, terbarau Android Go 10 bekerja di smartphone 1,5GB. Resmi dirilis 5 Desember 2017, 2018 perangkat Android Go. 2019 diluncurkan Android Go 10 untuk smartphone



Android Paranoid memodifikasi Android 7 mulai 2017, Android 8 mulai Agustus 2018. Tim ini baru merelease Android Paranoid 7.3 dengan app camera sendiri. Tidak masalah bila perusahaan Oneplus tidak menguprade OS Android ke versi terbaru. Update untuk Nexus

Bagi penguna smartphone Huawei dengan OS khusus untuk procesor Kirin. Smartphone akan mengunakan tampilan EMUI 8 sebagai standar smartphone seri Kirin procesor. Bagi mereka yang tidak suka dengan tampilan tersebut, ada alternatf menganti dengan OS Android OpenKirin.

CypherOS adalah OS Android alternatif. Sementara dikembangkan dari OS Android 5. Fitur terbaru tampilan depan dapat menampilkan informasi cuaca yang selalu on disebut Ambient Weather.

Smartphone China model high end tapi dijual lebih murah. Ketika sebuah procesor baru diumumkan, 3 bulan Huawei merancang lebih dahulu. Ketika chip procesor tiba, di pasang ke smartphone terbaru. Tidak ada test, prototipe, dan pengujian karena sudah sesuai standar. Dari barang KW menjadi produk inovasi.

OmniROM adalah pengembang OS Android modifikasi , cukup terkenal di era Android Jelly Bean atau KitKat. Sekarang mereka kembali dengan menawarkan upgrade OS Android 8 ke beberapa model smartphone



Pertama kali OS Android lebih banyak digunakan untuk online dibanding OS Windows. Data StatCounter mencatat sampai Maret 2017, OS Android mencapai 37,9%. Windows hanya 37.9%.

Blu menawarkan smartphone baru Blu Pure XL. Layar besar 6 inci, 3GB RAM, 64GB storage, NFC dengan 2 Ghz Octa Core, lengkap dengan sensor sidik jari. Tapi smartphone ini dijual lebih murah, sekelas harga smartphone kelas menengah saja. Satu yang menarik adalah layar 6 inci dengan Super AMOLED Quad HD

Xiaomi dikabarkan sudah memesan panel smartphone ke Sharp. Tahun depan diperkirakan produsen smartphone China akan mengeluarkan smartphone high end dengan bodi tipis dan layar resolusi Full HD. Ukuran layar antara antara 5.46 sampai 5.98 inch, dan resolusi 2560x1440pixel.

Xiaomi dan OnePlus hanya mengandalkan promosi melalui media sosial, menjual via toko online. Bahkan menjual smartphone dengan harga biaya produksi sehingga lebih murah. Kualitas nyaris sama tapi dijual hanya separuh dari produk pesaing.




No popular articles found.
< /body>