Agustus 2015
Pesawat pembom strategis dan pembawa rudal Tupolev TU 160 adalah satu satunya pesawat yang memiliki kemampuan khusus dengan terbang supersonik di kelas pesawat pembom.

Pertama terbang pada tahun 1981, dan dimiliki 2 negara saja

Pemilik pesawat utama adalah Rusia, dan kedua Ukraina yang mendapatkan TU-160 sebagai penganti pesawat tua TU 16 dan TU 22.

Ukraina memiliki 19 pesawat, sisanya ada di armada angkatan udara Rusia. Kabarnya 8 pesawat diberikan kembali ke Rusia tahun 1999. Rusia hanya mengoperasi 6 pesawat Tu-160, dan hanya 16 pesawat yang bisa terbang

Pesawat TU 160 hanya diproduksi 35 unit pesawat saja, terakhir di produksi tahun 2008 dan sisanya masih bertugas sampai sekarang.

NATO memberikan nama sebagai pesawat Blackjack menjadi pesawat pembom terbesar dengan kecepatan supersonik diluar Amerika. Tandingan bomber Amerika Rockwell B-1B Lancer yang akhirnya digantikan oleh pesawat stealh bomber B2 Spirit

Tupolev TU 160 memerlukan 4 penerbang, pilot, co-pilot, bombardir dan operator pertahanan. Panjang pesawat 54 meter dengan lebar sayap yang dapat dibuka dari 35m sampai 55 meter.
Dalam kondisi kosong, berat pesawat mencapai 110 ton, bila dipersenjatai mencapai total berat 267 ton.

Memegang 44 rekor, dengan top speed 2200km perjam, tetapi batas aman dibatasi sampai 2000km perjam agar operasi mesin dan badan pesawat lebih awet.

Ini yang menarik. Sebagai pesawat pembom strategis, Tupolev TU 160 mampu mencapai kecepatan 2 mach atau 2200km perjam. Ketika terbang biasa dapat mencapai kecepatan 0,9 mach / sekitar 960km perjam
Tetapi jarak jelajah pesawat ini mampu mencapai jarak 12,300 km tanpa refuelling dengan kecepatan pesawat rata rata 0,7 mach dan dapat terbang nonstop selama 15 jam..
Bila pesawat harus ngebut, mampu menempuh jarak 2000km dengan kecepatan 1,5 mach..

Di badan pesawat dapat membawa bom seberat 40 ton. Atau digantung dengan sistem rotari dengan 6 rudal Raduga tipe MkBs ebagai persenjataan utama. Rudal yang dibawa dapat mencapai kecepatan 5 mach untuk mengejar dan menjatuhkan pesawat musuh. Rudal tersebut dirancang khusus, hanya di pesawat TU-95MS, TU-22M dan tentu saja TU 160.
Salah satunya rudal berkepala nuklir dapat dipasangkan di dalam pesawat.

Tupolev TU 160 mengunakan 4 mesin Kuznetsov NK 32 sebagai mesin paling kuat dalam mesin pesawat jet tempur.
Tupolev TU 160 tidak membutuhkan teknologi Stealth Fighter, karena sudah dilengkapi sistem dielectrik dihidung pesawat dan teknologi infrared. Pada tanggal 25 April 2006, pesawat ini pernah masuh ke wilayah Artik tanpa terditeksi oleh angkatan udara Amerika USAF.

Pesawat pembom strategis Tupolev TU 160

Pesawat pembom Rusia TU-160M2 Blackjack (Oktober 2017)
Model terbaru TU-160M2 Blackjack akan diproduksi tahun 2022. Angkatan udara Rusia diperkirakan memesan 30-60 unit pesawat pembom strategis tersebut.
Pesawat TU-160 generasi pertama dihendikan produksi sebelum tahun 1991.

Perusahaan pembuat pesawat Rusia United Aircraft Corp Yuri Slyusar mengatakan, pihaak pemerintah telah berdiskusi dengan pemesanan pesawat pembom ini.
Perubahan pesawat seri M2 Blackjack ini lebih nyata dan kemampuan lebih baik seperti perbaikan yang sempurna.

Kemampuan pesawat tidak berubah, dengan kecepatan 2Mach, kemampuan peluncuran rudal misil yang mampu membawa senjata nuklir. Perubahan pada disain avionik, rangka pesawat dan beberapa bagian lain seperti sistem presisi peluncuran bom.