Timelapse Island in the Sky galaksi dan permadani awan


Digital | 27 November 2012

Dibuat oleh photographer Christoph Malin dari Austria. Video terbarunya dengan judul Island in the Sky diambil dai kaldera gunung berapi pulau La Palma di kepulaian canary lepas pantai barat Afrika. Malin mengatakan membuat video tersebut dalam rentang satu setengah tahun.

Berkali kali dia mendaki untuk menangkap urutan sempurna, termasuk mendaki dan bersepeda untuk mengabadikan keindahan pulau tersebut. Hasilnya memang layak ditonton. Tayangan permadani, Bimasakti menjadi satu.

Inhale the fresh air, smell the scent of the pine forests. Hear nothing but the wind in the trees. See the deep blue sky above black volcano sands. Hike epic volcanic trails far above the atlantic ocean. Feel the elements. Be yourself.

This short film, a hommage to the beautiful Island of La Palma - "Europe's Hawaii" (en.wikipedia.org/wiki/La_Palma) - seemed like a never ending project for me. More than one and a half years of work.... photographing, processing, re-processing, selecting and de-selecting footage, some weeks filming, more than 1 TB worth of RAW data...

Timelapse Island in the Sky

 

Island in the Sky from Christoph Malin on Vimeo.


Berita terkait
www.obengplus.com/artikel/articles/103/1/Aplikasi-Astronomi-di-Android
Alexander Gert seorang astronot tinggal 6 bulan di stasiun ruang angkasa ISS. Dia mengabadikan 12500 foto dan dibuat menjadi video dengan teknik Timelapse. Dapat melihat tipisnya atmofer bumi, atau galaksi Bima Sakti dari ruang angkasa.

Video ini memperlihatkan video dalam bentuk Timelapse. Ketika waktu berlalu di bumi selama 23 September 2013. Badan Antariksa Rusia mengunakan satelit Elektro-L. Mengabadikan foto bumi selama Equinox di musim gugur.



Fotografer Gavin Heffernan memiliki keahlian dalam foto stargazer. Bulan Mei lalu dia pergi ke Grand Canyon dan Valley Navago di Arizona. Hasilnya video 4 menit, gambar video galaksi yang dibuat memang indah dan tajam. Lengkap dengan pengalaman mencari tempat di hutan..

Sebuah perusahaan asal New Zealand Syrp memperkenalkan peralatan Timelapse untuk foto atau video.  Bentuk alatnya kecil, dengan motor kecil untuk mengerakan posisi camera. Ide awalnya dari 2 orang pendiri Syrp yang frustasi peralatan Timelapse dijual terlalu mahal, rumit dan besar.

Ini dia gaya 2 supermen Ludovic Woerth & Jokke Sommer di Rio de Janeiro. Keduanya terjun dari 2 hang glidding terus turun dengan wing suit dan melintas di celah sebuah gedung.

Video dari Vienna Time Lapse dibuat selama  14 hari dalam kurun waktu 3 bulan. Mengabadikan kota Vienna. Film tersebut dihasilkan dari 16.023 foto dengan 2 Canon T3i, satu Canon T2i, 4 tripod dan satu Gorilla tripod, satu pocketslider dan Magic Lantern.

Video musik Havoc - While you slept diambil dengan camera Red Epic berkecepatan tinggi 300 frame perdetik dengan lensa 75mm master prime. Pembuatan video hanya berlangsung 18 detik membuat efek slow motion,



DJ Goldierocks menjadi relawan untuk melihat proses pengambilan foto. Ditangani oleh mereka yang ahli menangani foto dan make up, tim seperti ini berada dibelakang layar sebuah media. Membuat seseorang menjadi model glamor dan melakukan editing foto sampai tampil seperti model.

David Mayhew seorang fotographer , salah satu objeknya mengejar topan, badai dan tornado. Hasilnya foto yang dibuat memang bagus dan berbeda dengan fotographer lain.




No popular articles found.
< /body>